INTERAKSI SOSIAL IMIGRAN ASING DENGAN MASYARAKAT LOKAL DI KELURAHAN JAGABAYA 3 KECAMATAN WAYHALIM KOTA BANDAR LAMPUNG

ATHAHYRA, DANISSA IMANDA (2025) INTERAKSI SOSIAL IMIGRAN ASING DENGAN MASYARAKAT LOKAL DI KELURAHAN JAGABAYA 3 KECAMATAN WAYHALIM KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI LENGKAP.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI PERPUSTAKAAN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Abstrak Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis, bersifat timbal balik antara individu dan individu, antara individu dan kelompok, antara kelompok dengan kelompok. Hubungan antara masyarakat asing dengan masyarakat lokal akan saling bertemu, bergaul dan saling berhubungan sosial. Proses tersebut terjadi karena adanya kontak sosial, baik antara perorangan maupun kelompok. Penduduk pendatang (imigran) tentu memerlukan sebuah proses interaksi sosial di lingkungan baru demi melaksanakan kehidupan sehari-hari. Proses interaksi sosial yang dilakukan bertujuan untuk menghormati norma-norma masyarakat dan menghindari adanya konflik antara masyarakat lokal dan imigran asing. Hubungan sosial yang sehat juga dapat tercipta jika adanya reaksi yang baik antara kedua belah pihak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, bagaimana interaksi sosial imigran asing dengan masyarakat lokal serta dampaknya, di Kelurahan Jagabaya 3 Kecamatan Wayhalim Kota Bandar Lampung? Tujuan penelitian ini adalah, untuk mengetahui interaksi sosial imigran asing dengan masyarakat lokal serta dampaknya, di Kelurahan Jagabaya 3 Kecamatan Wayhalim Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan (field reserch). Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder yang digunakan untuk mendukung hasil penelitian. Dalam wawancara yang digunakan kepada informan menggunakan teknik purposive sampling dan dokumentasi yang didapatkan dari penelitian “Interaksi Sosial Imigran Asing dengan Masyarakat Lokal di Kelurahan Jagabaya 3 Kecamatan Wayhalim Kota Bandar Lampung”. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan untuk menganalisis dalam penelitian ini adalah teori Interaksionisme Simbolik yang dikemukakan oleh George Herbert Mead. iii Hasil dari penelitian ini, interaksi sosial antara imigran asing dan masyarakat lokal, melibatkan serangkaian proses komunikasi, adaptasi, dan negosiasi makna yang terjadi dalam interaksi sosial sehari-hari. Imigran asing dan masyarakat lokal di Kelurahan Jagabaya 3 saling melibatkan diri dengan saling beradaptasi satu sama lain, sehingga membentuk suatu proses interaksi sosial yang baik. Akibatnya, terjadi suatu kehidupan sosial yang rukun antara imigran asing dan masyarakat lokal, di mana mereka bisa hidup saling berdampingan, serta saling tolong menolong, terutama dalam kegiatan yang diadakan di Kelurahan Jagabaya 3. Keberadaan imigran asing memberikan banyak dampak positif dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat lokal di Kelurahan Jagabaya 3. Salah satunya adalah, meningkatkan kemampuan berbahasa dan pemahaman antar budaya. Keberadaan imigran asing di Kelurahan Jagabaya 3, memungkinkan masyarakat lokal untuk lebih banyak berinteraksi dengan bahasa asing, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kemampuan bahasa dan komunikasi lintas budaya. Kata Kunci : Interaksi sosial, imigran asing, masyarakat lokal iv Abstract Social interaction is a dynamic, reciprocal social relationship between individuals and individuals, between individuals and groups, between groups and groups. The relationship between foreign people and local people will meet each other, socialize and interact with each other socially. This process occurs because of social contact, both between individuals and groups. Immigrants certainly need a process of social interaction in a new environment in order to carry out their daily lives. The social interaction process carried out aims to respect community norms and avoid conflicts between local communities and foreign immigrants. Healthy social relationships can also be created if there is a good reaction between both parties. The formulation of the problem in this research is, what is the social interaction of foreign immigrants with the local community and its impact, in Jagabaya 3 Village, Wayhalim District, Bandar Lampung City? The aim of this research is to determine the social interactions of foreign immigrants with local communities and their impact in Jagabaya 3 Village, Wayhalim District, Bandar Lampung City. The method used in this research is descriptive qualitative using field research. This research uses primary and secondary data sources which are used to support the research results. In the interviews used with informants, purposive sampling techniques and documentation were obtained from the research "Social Interactions of Foreign Immigrants with Local Communities in Jagabaya 3 Subdistrict, Wayhalim District, Bandar Lampung City". The data analysis method used in this research is data reduction, data presentation and data verification or drawing conclusions. The theory used to analyze this research is the theory of Symbolic Interactionism proposed by George Herbert Mead. The results of this research, social interactions between foreign immigrants and local communities, involve a series of processes of communication, adaptation, and negotiation of meaning that occur in everyday social interactions. Foreign immigrants and local communities in Jagabaya 3 Subdistrict involve themselves by adapting to each other, thereby forming a process of good social interaction. As a result, there is a harmonious social life between foreign immigrants v and local communities, where they can live side by side, and help each other, especially in activities held in Jagabaya Village 3. The presence of foreign immigrants has had many positive impacts on the social and cultural life of local communities in Jagabaya Village 3. One of them is increasing language skills and intercultural understanding. The presence of foreign immigrants in Jagabaya 3 Subdistrict allows local people to interact more with foreign languages, which in turn can improve language skills and cross-cultural communication. Keywords: Social interaction, foreign immigrants, local community

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 04 Nov 2025 07:41
Last Modified: 04 Nov 2025 07:41
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41369

Actions (login required)

View Item View Item