IMPLEMENTASI PERAN LEMBAGA PERLINDUNGAN ANAK DALAM PENANGGULANGAN BULLYING YANG DIATUR PASAL 72 AYAT (2) UNDANG - UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK PERSPEKTIF FIQH SIYASAH TANFIDZIYYAH (Studi Di Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Tengah)

MUTIARA, RAMADHANNY (2025) IMPLEMENTASI PERAN LEMBAGA PERLINDUNGAN ANAK DALAM PENANGGULANGAN BULLYING YANG DIATUR PASAL 72 AYAT (2) UNDANG - UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK PERSPEKTIF FIQH SIYASAH TANFIDZIYYAH (Studi Di Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Tengah). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of bab 1,2 dapus & lampiran.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of skripsi Mutiara FIX Alhamdulillah(4) (3).pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Perundang-undangan tentang perlindungan anak di Indonesia semakin mendapat perhatian dengan banyaknya peningkatan kasus kekerasan, termasuk bullying, yang mengancam kesejahteraan anak. Pasal 72 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak memberikan peran kepada Lembaga Perlindungan Anak dalam menanggulangi permasalahan tersebut. Maraknya kasus bullying perlu diantisipasi oleh masyarakat dengan melibatkan lembaga-lembaga seperti kepolisian dan lembaga perlindungan anak, khusus untuk penanganan pada usia anak-anak sampai remaja. Kasus bullying yang terjadi di Kabupaten Lampung Tengah dari tahun ketahun semakin mendapatkan perhatian khusus dari Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Tengah itu sendiri. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana Peran Lembaga Perlindungan Anak dalam upaya penanggulangan bullying yang diatur Pasal 72 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Perubahan atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan bagaimana tinjauan fiqh siyasah tanfidziyyah terhadap peran lembaga perlindungan anak dalam upaya penanggulangan bullying tersebut. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan (field research), yang bersifat deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data yang diperoleh dari wawancara, dokumentasi atau bahkan tulisan. Data-data yang diperoleh kemudian dijadikan sebagai rujukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran LPA Kabupaten Lampung Tengah telah menjalankan peran yang sangat signifikan dalam upaya penanggulangan bullying, mereka tidak hanya bertindak sebagai pelaksana hukum yang diamanatkan oleh Undang-Undang tetapi juga sebagai penyedia layanan sosial dan psikologis yang komprehensif, Langkah-langkah yang diambil oleh LPA dalam menanggulangi bullying seperti pendampingan psikologis, mediasi, penyuluhan, menunjukkan bahwa LPA mampu mengimplementasikan Pasal 72 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 secara efektif. Analisis fiqh siyasah tanfidziyyah terhadap peran LPA menunjukkan bahwa LPA Kabupaten Lampung Tengah dalam penanggulangan bullying sejalan dengan prinsip-prinsip keadilan, tanggungjawab, dan kepedulian sosial yang menjadi inti dari fiqh siyasah. LPA telah menerapkan prinsip-prinsip ini dalam kebijakan dan program mereka, memastikan bahwa tindakan yang diambil untuk melindungi anak anak sesuai dengan nilai-nilai syariat Islam. Kata Kunci : Bullying, Lembaga Perlindungan Anak, Fiqh Siyasah Tanfidziyyah. ABSTRACT The legislation regarding child protection in Indonesia has gained increasing attention due to the rise in cases of violence, including bullying, that threaten children's welfare. Article 72, paragraph (2) of Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection assigns a role to child protection agencies in addressing these issues. The widespread cases of bullying need to be anticipated by society by involving institutions such as the police and child protection agencies, particularly for handling issues related to children and adolescents. The problem formulation in this study is: What is the role of child protection agencies in efforts to address bullying as regulated in Article 72, paragraph (2) of Law Number 35 of 2014, which amends Law Number 23 of 2002 concerning Child Protection? And how is the perspective of fiqh siyasah tanfidziyyah on the role of child protection agencies in efforts to address bullying? This research is categorized as field research, which is descriptive and qualitative in nature, with data collection methods that include observation, interviews, documentation, and even written sources. The collected data is then used as a reference. The research findings show that the role of the Child Protection Agency (LPA) of Central Lampung Regency has been highly significant in addressing bullying. The steps taken by the LPA in tackling bullying, such as psychological counseling, mediation, and counseling, demonstrate that the LPA is able to effectively implement Article 72, paragraph (2) of Law No. 35 of 2014. The analysis of fiqh siyasah tanfidziyyah regarding the role of the LPA of Central Lampung Regency in addressing bullying is in line with the principles of justice, responsibility, and social concern. Keywords: Bullying, Child Protection Institutions, Fiqh Siyasah Tanfidziyyah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 04 Nov 2025 07:34
Last Modified: 04 Nov 2025 08:10
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41366

Actions (login required)

View Item View Item