AMELIA, FAJRIA (2025) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK PENGUPAHAN PEKERJA PENAMBANG PASIR (Studi Desa Sriminosari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Upah adalah uang atau imbalan yang harus dibayarkan kepada pekerja sebagai bentuk penghargaan atas kerja dan usaha yang telah mereka lakukan. Seperti halnya pada praktik pengupahan pekerja tambang pasir di Desa Sriminosari, ketua tambang seharusnya membayarkan upah secara penuh tanpa adanya pengurangan sedikit pun. Namun, dalam pelaksanaannya, sering kali terjadi pengurangan upah yang tidak seharusnya, yang mengakibatkan ketidakadilan dalam sistem pembayaran. Situasi ini membuat para pekerja merasa dirugikan atas hasil kerjayang telah mereka lakukan. Dalam rumusan masalah yang di angkat dalam penelitian ini adalah Bagaimana Praktik Pengupahan Pekerja Penambang Pasir di Desa Sriminosari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur dan Bagaimana Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Pengupahan Pekerja Penambang Pasir di Desa Sriminosari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur. Dengan tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Praktik Pengupahan Pekerja Penambang Pasir di Desa Sriminosari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dan sifat penelitian ini yaitu deskriptif analisis dengan menggunakan sumber data primer dan skunder yang di peroleh melalui wawancara dan dokumentasi. Populasi penelitian ini terdiri dari 9 pekerja tambang pasir dan 1 ketua tambang. Adapun teori yang di gunakan dalam penelitian ini merupakan teori ijārah. Berdasarkan hasil penelitian dapat di jelaskan bahwa praktik pengupahan pekerja tambag pasir di Desa Sriminosari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur dalam pembayaran upah ketua tambang tidak sepenuhnya membayarkan upah kepada anggota pekerja. Meskipun upah awal telah ditentukan berdasarkan jumlah pasir yang di jual pada hari itu, sering kali buruh tidak menerima jumlah yang sesuai dengan hasil kerja mereka. Praktik pengupahan pekerja tambang pasir di anggap tidak sesuai dengan hukum ekonomi syariah, karena belum terpenuhinya prinsip-prinsip ijārah yaitu prinsip keadilan (zulm). ABSTRAK Wages are money or compensation that must be paid to workers as a form of appreciation for the work and effort they have done. As in the practice of paying sand miners in Sriminosari Village, the mine manager should pay wages in full without any deductions. However, in practice, there are often unnecessary wage deductions, which result in injustice in the payment system. This situation makes workers feel disadvantaged by the results of the work they have done. In the formulation of the problem raised in this study is How is the Practice of Wage of Sand Miners Workers in Sriminosari Village, Labuhan Maringgai District, East Lampung Regency and How is the Review of Sharia Economic Law on the Practice of Wage of Sand Miners Workers in Sriminosari Village, Labuhan Maringgai District, East Lampung Regency. With the purpose of this study is to determine the Practice of Wage of Sand Miners Workers in Sriminosari Village, Labuhan Maringgai District, East Lampung Regency. This study employed qualitative research methods. This type of research employed field research and was descriptive in nature, utilizing primary and secondary data sources obtained through interviews and documentation. The study population consisted of nine sand mine workers and one mine manager. The theory used in this study was Ijārah theory. Based on the research results, it can be explained that the practice of paying wages to sand mining workers in Sriminosari Village, Labuhan Maringgai District, East Lampung Regency, in paying wages to mine managers, does not fully pay wages to worker members. Although the initial wage has been determined based on the amount of sand sold that day, workers often do not receive an amount that matches their work results. The practice of paying wages to sand mining workers is considered not in accordance with Islamic economic law, because the principles of ijarah, namely the principle of justice (zulm), have not been fulfilled.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 03 Nov 2025 06:50 |
| Last Modified: | 03 Nov 2025 06:50 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41317 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


