PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI DESA JABUNG KECAMATAN JABUNG LAMPUNG TIMUR

RENDI, KUSUMA (2025) PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI DESA JABUNG KECAMATAN JABUNG LAMPUNG TIMUR. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of bab 1,2 dapus & lampiran (19).pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of REVISI SKRIPSI RENDI DAKWAH.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan strategi pemberdayaan masyarakat dalam pelestarian budaya lokal di Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur. Pelestarian budaya lokal menjadi penting sebagai upaya mempertahankan identitas dan warisan budaya di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, aparat desa, dan pelaku budaya, serta dokumentasi kegiatan kebudayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui penguatan kapasitas kelompok seni tradisional, pelatihan generasi muda dalam seni budaya lokal, serta dukungan kelembagaan dari pemerintah desa dan lembaga adat. Faktor kunci keberhasilan pemberdayaan adalah partisipasi aktif warga, kepemimpinan lokal yang peduli budaya, serta integrasi antara program pelestarian dengan kegiatan ekonomi kreatif berbasis budaya. Namun demikian, tantangan masih ditemui, seperti minimnya dana dan kurangnya regenerasi pelaku budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelestarian budaya lokal akan efektif bila dilakukan secara partisipatif dan berkelanjutan melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga sosial budaya. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, budaya lokal, pelestarian. iii ABSTRACT This study aims to examine the forms and strategies of community empowerment in preserving local culture in Jabung Village, Jabung District, East Lampung Regency. The preservation of local culture is crucial as an effort to maintain cultural identity and heritage amid the currents of modernization and globalization. This research employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews with community leaders, village officials, and cultural practitioners, as well as documentation of cultural activities. The findings show that community empowerment is carried out through strengthening the capacity of traditional art groups, training the younger generation in local arts and culture, and institutional support from the village government and traditional institutions. Key success factors of empowerment include active citizen participation, culturally concerned local leadership, and the integration of preservation programs with culture-based creative economic activities. Nevertheless, several challenges remain, such as limited funding and the lack of regeneration among cultural practitioners. The study concludes that the preservation of local culture will be effective if conducted in a participatory and sustainable manner through synergy between the community, the government, and socio-cultural institutions. Keywords: community empowerment, local culture, preservation.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 03 Nov 2025 04:29
Last Modified: 03 Nov 2025 04:29
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41310

Actions (login required)

View Item View Item