POLA KOMUNIKASI DA’I DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN JAMA’AH PADA KAJIAN RUTIN DI MASJID AL-MUSLIMIN PAHOMAN KOTA BANDAR LAMPUNG

SRI, WAHYU NOVIANTI (2025) POLA KOMUNIKASI DA’I DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN JAMA’AH PADA KAJIAN RUTIN DI MASJID AL-MUSLIMIN PAHOMAN KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI SRI WAHYU NOVIANTI Cover-BAB II-Dapus.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI SRI WAHYU NOVIANTI FULL.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Pola komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam proses dakwah, karena menentukan efektivitas penyampaian pesan keagamaan kepada jamaah. Komunikasi yang baik tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun pemahaman, keterlibatan emosional, serta motivasi untuk mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks dakwah, keberhasilan penyampaian nilai-nilai Islam sangat bergantung pada pola komunikasi yang digunakan oleh da’i termasuk pemilihan metode, gaya bahasa, dan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik audiens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi lapangan (field research), serta teknik snowball sampling dalam menentukan subjek. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para da’i menerapkan pola komunikasi primer,pola komunikasi sekunder, pola komunikasi linear dan sirkuler yang bersifat partisipatif, dialogis, dan menyentuh aspek spiritual jamaah. Pola ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman keagamaan jamaah yang mencakup lima dimensi menurut teori Glock & Stark, yaitu dimensi keyakinan, pengalaman religius, pengetahuan agama, praktik ibadah, dan konsekuensi sosial. Dakwah yang disampaikan dengan pendekatan komunikatif tidak hanya memperluas wawasan keIslaman, tetapi juga mendorong perubahan sikap dan perilaku religius jamaah. ABSTRACT Communication patterns are very important in the process of preaching, because they determine the effectiveness of conveying religious messages to the congregation. Good communication not only conveys information, but also builds understanding, emotional involvement, and motivation to practice religious teachings in everyday life. In the context of preaching, the success of conveying Islamic values is highly dependent on the communication patterns used by the preacher, including the selection of methods, language styles, and approaches that are appropriate to the characteristics of the audience. This study uses a qualitative descriptive method with a field research approach, as well as a snowball sampling technique in determining the subject. With data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out with an interactive approach that includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the da'i employed primary communication patterns, secondary communication patterns, linear and circular communication patterns that were participatory, dialogical, and addressed the spiritual aspects of the congregation. These patterns have been shown to enhance the congregation's religious understanding, encompassing five dimensions according to Glock & Stark's theory: belief, religious experience, religious knowledge, worship practices, and social consequences. Da'wah delivered with a communicative approach not only broadens Islamic insight, but also encourages changes in the congregation's religious attitudes and behavior.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 03 Nov 2025 02:13
Last Modified: 03 Nov 2025 02:13
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41292

Actions (login required)

View Item View Item