KEMALA, SARI (2025) PENGARUH RASIO EARLY WARNING SYSTEM TERHADAP TINGKAT SOLVABILITAS PADA PERUSAHAAN ASURANSI JIWA SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2020 - 2024. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (2MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio Early Warning System (EWS) terhadap tingkat solvabilitas pada perusahaan asuransi jiwa syariah di Indonesia selama periode 2020 – 2024. Rasio EWS yang digunakan dalam penelitian ini meliputi rasio beban klaim dan rasio retensi sendiri. Tingkat solvabilitas merupakan indikator penting dalam menilai kemampuan perusahaan asuransi dalam memenuhi kewajiban finansialnya yang diukur melalui pendekatan Risk Based Capital (RBC). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis data panel. Sampel penelitian terdiri dari 26 perusahaan asuransi jiwa syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa keuangan (OJK) dan secara konsisten menerbitkan laporan keuangan tahunan selama periode pengamatan. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji statistik deskriptif, uji chow, uji hausman dan uji hipotesis (uji t dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, rasio beban klaim dan retensi sendiri memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat solvabilitas. Secara simultan, kedua rasio tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap solvabilitas. Temuan ini sejalan dengan teori sinyal, yang menyatakan bahwa rasio – rasio keuangan dapat memberikan sinyal kepada pemangku kepentingan terkait kondisi keuangan perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan manajemen risiko dan peningkatan transparansi laporan keuangan di industri asuransi jiwa syariah. ABSTRACT This study aims to analyze the effect of the Early Warning System (EWS) ratio on the solvency level of sharia life insurance companies in Indonesia during the period 2020 - 2024. The EWS ratios used in this study include the claims load ratio and the selfretention ratio. The level of solvency is an important indicator in assessing the ability of insurance companies to meet their financial obligations, measured through the Risk Based Capital (RBC) approach. This research employs a quantitative approach with panel data analysis methods. The sample consists of 26 sharia life insurance companies registered with the Financial Services Authority (OJK) that consistently publish annual financial reports during the observation period. The analysis techniques used include descriptive statistical tests, Chow tests, Hausman tests, and hypothesis tests (t-tests and Ftests). The research results indicate that partially, the claim load ratio and self-retention ratio have a significant effect on the level of solvency. Simultaneously, both ratios also significantly affect solvency. These findings are in line with signaling theory, which states that financial ratios can provide signals to stakeholders regarding the financial condition of the company. This research is expected to contribute to strengthening risk management and improving the transparency of financial reports in the Islamic life insurance industry.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Perbankan Syariah |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 23 Oct 2025 07:02 |
| Last Modified: | 23 Oct 2025 07:02 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41205 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


