Kelvin, Pratama Putra (2025) STRATEGI HUMAS RUMAH FILM KPI FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI UIN RADEN INTAN LAMPUNG DALAM KOLABORASI PRODUKSI FILM RELIGI. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Industri film Indonesia mempunyai potensi besar dalam menyampaikan nilai-nilai moral, budaya, dan agama kepada masyarakat. Salah satu genre yang terus mendapat perhatian adalah film religi, yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga sebagai media dakwah yang efektif. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah meningkatnya permintaan terhadap film-film yang mengangkat nilai-nilai religi, seiring dengan tumbuhnya kesadaran spiritual di kalangan masyarakat Indonesia. Berdasarkan permasalahan diatas, maka tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan Strategi Humas Rumah Film KPI Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi Uin Raden Intan Lampung Dalam Kolaborasi Produksi Film Religi. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian lapangan (field research), dengan sifat penelitian deskriptif dan pendekatan penelitian kualitatif. Sumber data dalam Penelitian ini adalah sumber data primer yang menentukan Informan menggunakan Teknik Purposive Sampling sehingga diperoleh 11 informan dan sumber data sekunder dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian Teknik analisis data dari penelitian ini menggunakan Miles N Hubberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Teori dalam penelitian ini menggunakan teori Strategi Humas Rumah Film KPI Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi Uin Raden Intan Lampung Dalam Kolaborasi Produksi Film Religi. Hasil peneliitian menunjukan bahwa tahapan strategi humas Rumah Film KPI dalam kolaborasi produksi film religi terdiri dari tiga tahapan utama. Pertama, identifikasi Masalah, Humas Rumah Film KPI Memulai tahapan mendfiniskan Problem (atau Peluang) dikaitkan dengan Kolaborasi Produksi Film Religi, menemukan Kelemahan Rumah Film KPI dalam melakukan Kolaborasi Memiliki beberapa problem keterbatasan pengetahuan tentang isu-isu keagamaan, yang dapat menimbulkan kesalah pahaman dan kontroversi jika pesan tidak tersampaikan secara akurat. Riset mendalam dan sumber terpercaya sangat penting untuk produksi. iii iv Rumah Film KPI melakukan mapping stakeholder untuk melihat kondisi stakeholder yang dimiliki organisasi dan menentukan stakeholder yang dijadikan kolaborator untuk memproduksi Film Religi. Dalam peoses ini, Rumah Film KPI memilih sineas film sebagai target kolaborasi. Hal ini dikarenakan sineas film merupakan salah satu bagian dari target segmen organisasi dalam melaksanakan kolaborasi produksi film religi. kolaborasi yang telah dilakukan oleh Rumah Film KPI yaitu dalam pembuatan Film Religi yang berjudul At-office dan Sembunyi di Balik Topeng dalam tahapan. Evaluasi yang dilakukan di RFK bertujuan untuk mengukur efektivitas strategi hubungan masyarakat dalam mendorong kolaborasi produksi film religi. Secara keseluruhan strategi humas Rumah Film Kpi terbukti berperan penting dalam memperluas jariangan, Salah satu genre yang terus mendapat perhatian adalah film religi, yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga sebagai media dakwah yang efektif. Kata Kunci: Strategi Humas, Kolaborasi, Film Religi, Rumah Film KPI ABSTRACT The Indonesian film industry holds significant potential for conveying moral, cultural, and religious values to the public. One genre that continues to receive attention is religious films, which serve not only as entertainment but also as an effective medium for preaching. Another noteworthy consideration is the increasing demand for films that promote religious values, along with the growing spiritual awareness among Indonesians. Based on the aforementioned problems, the objective of this study is to determine the stages of the Public Relations Strategy of the KPI Film House, Faculty of Da'wah and Communication Sciences, UIN Raden Intan Lampung, in Collaborating on Religious Film Production. This research is a field research study with a descriptive nature and a qualitative approach. The data sources used are primary data, which determined the informants using purposive sampling techniques, resulting in 11 informants, and secondary data sources. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used Miles N. Hubberman's data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. The theory in this study uses the Public Relations Strategy of the KPI Film House, Faculty of Da'wah and Communication Sciences, UIN Raden Intan Lampung, in Collaborative Religious Film Production. The results of the study indicate that the KPI Film House's public relations strategy in collaborative religious film production consists of three main stages. First, Problem Identification. KPI Film House Public Relations begins the stage of defining the Problem (or Opportunity) associated with the collaborative religious film production. KPI Film House's weaknesses in the collaboration are identified. KPI Film House faces several challenges, including limited knowledge of religious issues, which can lead to misunderstandings and controversy if the message is not conveyed accurately. In-depth research and reliable sources are crucial for production. KPI Film House conducted stakeholder mapping to assess the organization's stakeholder base and determine which stakeholders to collaborate with in producing religious films. In this process, KPI Film House selected v vi filmmakers as the collaboration target. This is because filmmakers are one of the organization's target segments for collaborative religious film production. The collaboration undertaken by Rumah Film KPI (KPI Film House) in the production of the religious films At-office and Semhidyi di Balik Topeng (Hide Behind the Mask) is currently underway. The evaluation conducted at RFK aims to measure the effectiveness of public relations strategies in encouraging collaborative religious film production. Overall, Rumah Film KPI's public relations strategy has proven instrumental in expanding its network. One genre that continues to receive attention is religious films, which serve not only as entertainment but also as an effective medium for preaching. Keywords: Public Relations Strategy, Collaboration, Religious Films, Rumah Film KP.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 21 Oct 2025 07:56 |
| Last Modified: | 21 Oct 2025 07:56 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41160 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


