ZAINAL, ABIDIN (2025) TINJAUAN SIYĀSAH TANFIŻIYYAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 6 AYAT (1) PERDA NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG PENANGGULAN KEMISKINAN (Studi di Desa Batu Badak Kecamatan Marga Sekampung Kabupaten Lampung Timur). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Kemiskinan merupakan suatu permasalahan yang kompleks serta bersifat multidimensional yang dihadapi oleh beberapa negara di dunia. Kemiskinan merupakan keadaan di mana terjadi ketidak mampuan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan dan kesehatan. Kemiskinan disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu Sumber Daya Manusia yang kurang memadai. Hal ini terjadi karena masyarakat miskin cenderung memiliki pendidikan yang sangat rendah, sehingga tidak mampu bersaing yang pada akhirnya menjadi pengangguran. Kemiskinan merupakan masalah utama suatu negara, dimana penanggulangannya perlu dilakukan dengan sungguh-sungguh, kreatif, komprehensif dan berkesinambungan. Di kabupaten Lampung Timur khususnya di Desa Batu Badak Kecamatan Marga Sekampung, dalam implementasi penanggulangan kemiskinan sudah ada sejak adanya UU Pasal 6 Ayat 1 Nomor 2 Tahun 2017 tentang Penanggulangan kemiskinan. Namun, dalam beberapa Bantuan Pemerintah Desa menimbulkan berbagai macam kesenjangan sosial dalam masyarakat akibat bantuan yang yang dirasa kurang tepat sasaran dan tidak merata. Masih adanya RTSM ( Rumah Tangga Sangat Miskin) yang belum menerima bantuan, sehingga menjadi masalah yang menarik untuk di bahas dalam penelitian ini, yaitu bagaimana kepada uraian tersebut maka rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimana Implementasi Pasal 6 Ayat (1) Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Penanggulan Kemiskinan (2) Bagaimana menurut perspektif siyāsah tanfiżiyah dalam Implementasi Pasal 6 Ayat (1) Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Penanggulan Kemiskinan Di Desa Batu Badak Kecamatan Marga Sekampung Kabupaten Lampung Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field-Research) yaitu penelitian yang dilakukan secara sistematis dengan mengumpulkan data-data primer melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Aparat Pemerintah Desa telah mengimplementasikan upaya Penanggulangan Kemiskinan, di antaranya adalah Pertama adanya bedah rumah bagi keluarga miskin yang sudah dijalankan selama 2 tahun sampai sekarang, pada bidang Pendidikan yaitu adanya KIP, dengan adanya program tersebut anak-anak lebih semangat untuk sekolah karena sudah ada jaminan kebutuhan sekolah dan program PKH untuk masyarakat miskin. Penerapan perda pasal 6 ayat 1 nomor 2 tahun 2017 tentang penanggulangan kemiskinan belum belum maksimal. Dalam penerapan penanggualangan kemiskinan yang dilakukan oleh Aparat Pemerintah Desa Batu Badak Kecamatan Marga Sekampung, hanya sebatas bentuk jaminan sosial pemerintah dengan masyarakat yakni terciptanya hubungan baik antara pemerintah dengan masyarakat.ABSTRACT Poverty is a complex and multidimensional problem faced by several countries worldwide. Poverty is a state of inability to meet basic human needs such as food, clothing, shelter, education, and healthcare. Poverty is caused by several factors, one of which is inadequate human resources. This occurs because poor communities tend to have very low levels of education, making them unable to compete, ultimately leading to unemployment. Poverty is a major national problem, and its resolution requires serious, creative, comprehensive, and sustainable efforts. In East Lampung Regency, specifically in Batu Badak Village, Marga Sekampung District, poverty alleviation efforts have been implemented since the enactment of Article 6 Paragraph 1 of Law Number 2 of 2017 concerning Poverty Alleviation. However, some Village Government Assistance programs have created various social inequalities within the community due to perceived ineffective and uneven distribution of assistance. There are still RTSM (Very Poor Households) who have not received assistance, so it becomes an interesting problem to discuss in this study, namely how to the description, the formulation of the problem of this research is (1) How is the Implementation of Article 6 Paragraph (1) Number 2 of 2017 concerning Poverty Alleviation (2) How is the perspective of siyāsah tanfiżiyah in the Implementation of Article 6 Paragraph (1) Number 2 of 2017 concerning Poverty Alleviation in Batu Badak Village, Marga Sekampung District, East Lampung Regency. The research method used is a descriptive research method with a qualitative approach. This research is a field research (Field-Research), namely research conducted systematically by collecting primary data through observation, interviews and documentation. The research results show that village government officials have implemented poverty alleviation efforts, including: First, the housing renovation program for low-income families, which has been running for two years. In the education sector, the KIP program encourages children to attend school because it guarantees school supplies, and the Family Hope Program (PKH) program for the poor. The implementation of Article 6 paragraph 1 of Regional Regulation Number 2 of 2017 concerning poverty alleviation has not been optimal. The implementation of poverty alleviation efforts carried out by Batu Badak Village Government officials in Marga Sekampung District is limited to a form of social security between the government and the community, namely the creation of good relations between the government and the community.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 20 Oct 2025 08:22 |
| Last Modified: | 20 Oct 2025 08:22 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41139 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


