IMPLEMENTASI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER MUHADHARAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERDAKWAH PESERTA DIDIK DI MA HASANUDDIN BANDAR LAMPUNG

Ahmad, Firdaus (2025) IMPLEMENTASI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER MUHADHARAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERDAKWAH PESERTA DIDIK DI MA HASANUDDIN BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 AHMAD.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK AHMAD F.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan pra penelitian yang dilakukan di MA Hasanuddin Bandar Lampung, peneliti melakukan wawancara dan observasi bersama bapak Agus selaku Pembina Muhadharah di MA Hasanuddin Bandar Lampung. Yang mengatakan bahwa sekolah mengadakan ekstrakurikuler muhadharah sejak tahun 2014 dengan tujuan agar peserta didik dapat membiasakan diri menyampaikan ilmu-ilmu agama minimal kepada teman-teman sebayanya sehingganya nanti bisa menyampaikannya kepada khalayak umum. Walaupun pada kenyataannya terdapat beberapa peserta didik yang kurang antusias mengikuti kegiatan muhadharah, kurangnya daya tangkap dalam kegiatan muhadharah, dan juga kurangnya rasa percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki. Dengan kegiatan muhadharah yang rutin dilaksanakan dan baik dibangun oleh pembentukan pelatihan dan pembiasaan berharap menciptakan peserta didik yang berkompeten dalam berdakwah. Pembentukan senantiasa berlangsung dalam interaksi manusia dan berkaitan dengan objek tertentu. Interaksi sosial dengan kelompok maupun diluar kelompok dapat mengubah sikap atau membentuk sikap yang baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu Metode kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme atau enterpreatif, digunakan untuk meneliti obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi (gabungan observasi, wawancara, dokumentasi), data yang diproleh cendrung data kualitatif analisis data bersifat induktif/kualitatif dan hasil penelitian kualitatif dapat bersifat temuan potensi dan masalah, keunikan obyek, maka suatu peristiwa, proses dan interaksi social kepastian kebenaran data,kontruksi fenomena temuan hipotetis. Untuk mendapatkan data dalam penelitian, maka digunakan 3 teknik pengumpulan data, yaitu Observasi, wawancara dan dokumentasi dan Teknik keabsahan data yaitu triangulasi sumber, triangulasi Teknik dan triangulasi waktu. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti di lapangan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi mengenai Implementasi Ekstrakurikuler Muhadharah dalam meningkatkan kemampuan berdakwah siswa di MA Hasanuddin, Peneliti memperoleh fakta-fakta di lapangan bahwasannya Kegiatan ekstrakurikuler muhadharah ini dapat meningkatkan kemampuan berdakwah peserta didik MA Hasanuddin Bandar Lampung. Adapun peningkatan yang terlihat dari hasil analisis peneliti adalah Siswa ii memiliki mental yang baik dan percaya diri dalam berdakwah, siswa mampu menyiapkan diri untuk berdakwah, siswa menjadi termotivasi untuk belajar dan menambah pengetahuan tentang islam dan ilmu dakwah. Faktor pendukung dalam kegiatan ini adalah kegiatan pelatihan secara rutin, adanya kegiatan perlombaan yang membuat semangat siswa bertambah, perlombaan di adakan tidak hanya di dalam sekolah tetapi juga di luar sekolah, keahlian Pembina Muhadharah dalam membimbing, mengarahkan dan memberikan contoh kepada siswa dan adanya evaluasi setiap selesai melaksanakan muhadharah agar kesalahan yang dilakukan bisa di perbaiki dan menjadi lebih baik. Adapun faktor penghambat kegiatan muhadharah adalah kurangnya minat siswa dalam belajar, kurangnya mental siswa dalam mencoba, dan setiap siswa mempunyai karakter yang berbeda beda. Kata Kunci : Ekstrakurikuler, Muhadharah, Berdakwah. iii ABSTRACT Based on pre-research conducted at MA Hasanuddin Bandar Lampung, researchers conducted interviews and observations with Mr. Agus. as Muhadharah Supervisor at MA Hasanuddin Bandar Lampung. Yang said that the school has been holding extracurricular muhadharah since 2014 with the aim that students can get used to conveying religious knowledge at least to their peers so that later they can convey it to the general public. Although in reality there are some students who are less enthusiastic about participating in muhadharah activities, lack the ability to understand muhadharah activities, and also lack self-confidence in their abilities. With muhadharah activities that are routinely carried out and well built by the formation of training and habituation, we hope to create students who are competent in preaching. Formation always takes place in human interaction and is related to certain objects. Social interactions with groups and outside groups can change attitudes or form new attitudes. This research uses a qualitative method, namely the qualitative method is a research method based on postpositivism or enterpreative philosophy, used to research natural objects, where the researcher is the key instrument, the data collection technique is carried out in a triangulated manner (a combination of observation, interviews, documentation), the data obtained tends to be qualitative data, data analysis is inductive/qualitative and the results of qualitative research can be in the form of potential and problem findings, the uniqueness of the object, then an event, process and social interaction, certainty of the truth of the data, the construction of a hypothetical discovery phenomenon. To obtain data in research, 3 data collection techniques were used, namely observation, interviews and documentation and data validity techniques, namely source triangulation, technical triangulation and time triangulation. Based on data obtained by researchers in the field through interview, observation and documentation methods regarding the implementation of extracurricular Muhadharah in improving students' preaching abilities at MA Hasanuddin, researchers obtained facts in the field that this extracurricular muhadharah activity can improve the preaching abilities of students at MA Hasanuddin Bandar Lampung. The improvement that can be seen from the results of the researcher's analysis is that students have a good mentality and are confident in preaching, students are able to iv prepare themselves to preach, students become motivated to learn and increase their knowledge about Islam and the science of preaching. Supporting factors in this activity are regular training activities, competition activities which increase students' enthusiasm, competitions are held not only inside the school but also outside the school, the expertise of Muhadharah coaches in guiding, directing and giving examples to students and evaluation after each Muhadharah implementation so that mistakes made can be corrected and become better. The inhibiting factors for muhadharah activities are students' lack of interest in learning, students' lack of mental ability to try, and each student has a different character. Keywords: Extracurricular, Muhadharah, Preaching.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 23 Oct 2025 06:27
Last Modified: 23 Oct 2025 06:27
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41103

Actions (login required)

View Item View Item