MUHAMAD, RIDHO ATHORIQ (2025) TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP PERAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN NAHDLATUL ULAMA KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM BERPARTISIPASI MENG-KONTER PAHAM RADIKALISME. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (2MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Menurut Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2013, Organisasi Masyarakat adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat warga negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kegiatan, profesi, fungsi, agama, dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, untuk mencapai tujuan nasional dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang – Undang Dasar 1945. Organisasi masyarakat dalam hal ini memiliki peran dalam kehidupan demokrasi, antara lain memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, mengkritisi kebijakan pemerintah, dan mempertahankan falsafah negara. Kesenjangan dan perbedaan yang signifikan dapat memicu konflik yaitu kesenjangan dan perbedaan ideologi. Karena itu seluruh komponen bangsa harus bisa menjaganya, sebab Indonesia merupakan salah satu negara multikultural terbesar di dunia. Munculnya paham radikalisme ini sangat bertentangan dengan ajaran agama Islam itu sendiri. Organisasi Kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia adalah Nahdlatul Ulama. Nahdlatul Ulama atau sering disingkat dengan NU berperan penting dalam penanggulangan radikalisme di Indonesia khususnya di Kota Bandar Lampung. Radikalisme merupakan paham atau ideologi yang menuntut adanya perubahan dalam sistem politik dan sosial dengan cara kekerasan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Field Research atau penelitian lapangan. Dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada peneliti melalui wawancara atau observasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Bandar Lampung, sedangkan sumber data sekunder yang penulis gunakan yaitu jurnal-jurnal atau hasil penelitian sebelumnya. Kemudian sifat penelitian ini yaitu bersifat deskriptif analisis, yang dimaksud dengan metode deskriptif adalah suatu metode dalam penelitian yang bertujuan membuat deskripsi, gambaran, atau lukisan secara sistematis dan objektif mengenai fakta-fakta, sifat-sifat, ciri-ciri, serta hubungan di antara unsur-unsur yang ada dalam fenomena tertentu. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Organisasi Kemasyarakatan Nahdlatul Ulama Kota Bandar Lampung sangat berperan dalam berpartisipasi Meng-konter paham radikalisme melalui pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang bermuatan tentang toleransi dan moderasi beragama, bekerjasama dengan Badan Otonom dan Lembaga-Lembaga yang ada dalam strukrur Nahdlatul Ulama. ABSTRACT According to Law Number 17 of 2013, Community Organizations are organizations formed by members of the Indonesian citizenry voluntarily based on common activities, professions, functions, religions, and beliefs in God Almighty, to achieve national goals within the framework of the Unitary State of the Republic of Indonesia based on Pancasila as mandated by the 1945 Constitution. In this case, civil society organizations play a role in democratic life, including facilitating the community to express aspirations, criticizing government policies, and upholding the state philosophy. Significant gaps and differences can trigger conflicts, namely ideological gaps and differences. Therefore, all components of the nation must be able to maintain it, as Indonesia is one of the largest multicultural countries in the world. The emergence of this radical ideology is very much in conflict with the teachings of Islam itself. The largest Islamic social organization in Indonesia is Nahdlatul Ulama. Nahdlatul Ulama, often abbreviated as NU, plays an important role in combating radicalism in Indonesia, particularly in the city of Bandar Lampung. Radicalism is an ideology that demands changes in the political and social system through violence. This type of research is a Field Research or field study. In this research, it consists of primary data and secondary data. Primary data is the source of data that directly provides data to the researcher through interviews or observations of the Nahdlatul Ulama Branch Management in Bandar Lampung City, while the secondary data sources used by the author are journals or previous research results. Then, the nature of this research is descriptive-analytical, which means that the descriptive method is a research method aimed at creating a systematic and objective description, depiction, or illustration of facts, characteristics, traits, and relationships among the elements present in a particular phenomenon. The results of this study indicate that the Nahdlatul Ulama Community Organization in Bandar Lampung City plays a significant role in countering radicalism through the implementation of activities focused on tolerance and religious moderation, in collaboration with Autonomous Bodies and Institutions within the Nahdlatul Ulama structure.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 15 Oct 2025 07:17 |
| Last Modified: | 15 Oct 2025 07:17 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41094 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


