Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Perdagangan Internasional dan Nilai Tukar Terhadap Tingkat Pengangguran di 5 Negara Kawasan ASEAN Tahun 2018 – 2024 Dalam Perspektif Ekonomi Islam

M., AL – RAFI (2025) Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Perdagangan Internasional dan Nilai Tukar Terhadap Tingkat Pengangguran di 5 Negara Kawasan ASEAN Tahun 2018 – 2024 Dalam Perspektif Ekonomi Islam. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of ARTIKEL M. AL RAFI .pdf] PDF
Download (3MB)

Abstract

Abstrak - Pengangguran merupakan salah satu indikator penting dalam menilai stabilitas ekonomi suatu negara, termasuk di kawasan ASEAN. Suku bunga, perdagangan internasional dan nilai tukar menjadi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pengangguran. Dalam ekonomi Islam, pengangguran tidak hanya dipandang sebagai masalah ekonomi, tetapi juga sebagai ketidakadilan sosial yang harus diatasi melalui pendekatan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga, perdagangan internasional, dan nilai tukar terhadap tingkat pengangguran di lima negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Singapura) dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode regresi data panel, penelitian ini mengolah data sekunder dari tahun 2018–2024. Pemilihan model analisis dilakukan melalui uji Chow dan Hausman, yang menunjukkan bahwa model Fixed Effect lebih tepat digunakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa suku bunga berpengaruh positif dan signifikan (0,0169 < 0,05), nilai tukar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran (0,0000 < 0,05), sementara perdagangan internasional tidak berpengaruh terhadap pengangguran (0,1103 > 0,05). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap pengangguran (0,000045 < 0,05). Dari sudut pandang Islam, solusi pengangguran menekankan distribusi kekayaan yang adil, pelarangan riba, dan penerapan sistem bagi hasil seperti mudharabah dan musyarakah. Abstract - Unemployment is one of the key indicators in assessing a country's economic stability, including within the ASEAN region. Interest rates, international trade, and exchange rates are among the factors that influence the level of unemployment. In Islamic economics, unemployment is not only viewed as an economic problem but also as a form of social injustice that must be addressed through a sharia-based approach. This study aims to analyze the influence of interest rates, international trade, and exchange rates on the unemployment rate in five ASEAN countries (Indonesia, Malaysia, Thailand, the Philippines, and Singapore) from the perspective of Islamic economics. This research employs a quantitative approach using panel data regression methods, processing secondary data from 2018 to 2024. The selection of the analytical model was carried out through the Chow and Hausman tests, which indicated that the Fixed Effect model was the most appropriate. The results of the study show that interest rates have a positive and significant effect on unemployment (0.0169 < 0.05), and exchange rates have a negative and significant effect on unemployment (0.0000 < 0.05), while international trade does not have a significant effect (0.1103 > 0.05). Simultaneously, the three variables have a significant effect on unemployment (0.000045 < 0.05). From an Islamic perspective, the solution to unemployment emphasizes fair wealth distribution, the prohibition of riba (usury), and the implementation of profit-sharing systems such as mudharabah and musyarakah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 02 Oct 2025 07:30
Last Modified: 02 Oct 2025 07:30
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40897

Actions (login required)

View Item View Item