MUHAMMAD, IBNU SINA (2025) ANALISIS PENGARUH NON PERFORMING FUNDING, NET OPERATION MARGIN, BEBAN OPERASIONAL TERHADAP PENDAPATAN OPERASIONAL, DAN FINANCING TO DEPOSIT RATIO TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PERBANKAN SYARIAH (Studi Pada Bank Syariah Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020 – 2024). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini membahas masalah utama yang diangkat dalam latar belakang, yaitu terkait pertumbuhan laba perbankan syariah di Indonesia pada periode 2020–2024. Permasalahan yang diidentifikasi meliputi tingginya rasio Non Performing Financing (NPF) yang menunjukkan masih banyaknya pembiayaan bermasalah, sehingga meningkatkan risiko kredit dan berpotensi menurunkan laba bank. Selain itu, efisiensi operasional yang belum optimal tercermin dari rasio BOPO (Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional) yang masih tinggi, menandakan biaya operasional yang besar dan efisiensi yang rendah. Fluktuasi Financing to Deposit Ratio (FDR) juga menjadi tantangan, di mana FDR yang terlalu rendah mengindikasikan kurang optimalnya penyaluran pembiayaan, sementara FDR yang terlalu tinggi dapat berisiko pada likuiditas bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non Performing Funding (NPF), Net Operating Margin (NOM), Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap pertumbuhan laba pada bank syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Populasi pada penelitian ini ada 14 bank umum syariah di indonesia, tehnik pengambilan sampel nya yaitu purposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel pada penelitian ini ada 5 bank umum syariah yaitu Bank Aladin Syariah Tbk, Bank BTPN Syariah Tbk, Bank Syariah Indonesia Tbk, Bank Panin Dubai Syariah Tbk, dan Bank Muamalat Tbk. Menggunakan data sekunder dari laporan keuangan triwulanan tahun 2020-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis data panel melalui program Eviews-10. Hasil analisis regresi data panel menunjukkan bahwa Secara parsial, variabel NPF, NOM, BOPO berpengaruh positif terhadap pertumbuhan laba (ROA) dan Variabel FDR berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba (ROA). Secara simultan, variabel NPF, BOPO, NOM, dan FDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba (ROA). Sedangkan dalam perspektif ekonomi syariah Net Operation Margin dan Pertumbuhan Laba (ROA) diperbolehkan dengan prinsip bagi hasil dalam pembiayaan kerjasama dan jual beli yaitu mudharabah, musyarakah, dan murabahah.ABSTRACT This study discusses the main issue raised in the background, namely the growth of Islamic banking profits in Indonesia during the period 2020–2024. The problems identified include the high NonPerforming Financing (NPF) ratio, which indicates that there is still a large amount of problematic financing, thereby increasing credit risk and potentially reducing bank profits. Additionally, operational efficiency is not yet optimal, as reflected in the high BOPO (Operational Expenses to Operating Income) ratio, indicating high operational costs and low efficiency. Fluctuations in the Financing to Deposit Ratio (FDR) also pose a challenge, where an FDR that is too low indicates suboptimal financing distribution, while an FDR that is too high may pose a risk to bank liquidity. This study aims to analyze the influence of Non-Performing Funding (NPF), Net Operating Margin (NOM), Operating Expenses to Operating Income (BOPO), and Financing to Deposit Ratio (FDR) on profit growth in Islamic banks listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2020– 2024. The population in this study consists of 14 Islamic commercial banks in Indonesia. The sampling technique used is purposive sampling, resulting in a sample size of 5 Islamic commercial banks, namely Bank Aladin Syariah Tbk, Bank BTPN Syariah Tbk, Bank Syariah Indonesia Tbk, Bank Panin Dubai Syariah Tbk, and Bank Muamalat Tbk. Secondary data from quarterly financial reports for the years 2020–2024 were used. The research method employed was quantitative with a descriptive approach and panel data analysis using the Eviews-10 program. The results of panel data regression analysis show that, partially, the variables NPF, NOM, and BOPO have a positive effect on profit growth (ROA), while the variable FDR has a negative effect on profit growth (ROA). Simultaneously, the variables NPF, BOPO, NOM, and FDR have a positive and significant effect on profit growth (ROA). Meanwhile, from a sharia economics perspective, Net Operating Margin and Profit Growth (ROA) are permitted under the profit-sharing principle in cooperative financing and sales and purchases, namely mudharabah, musyarakah, and murabahah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Perbankan Syariah |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 02 Oct 2025 04:12 |
| Last Modified: | 02 Oct 2025 04:12 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40868 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


