ANALISIS DETERMINASI BIAYA TRANSAKSI TATA NIAGA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Pada Petani Beras Kabupaten Tulang Bawang Barat)

SERLY, SETIA DIWANTI (2025) ANALISIS DETERMINASI BIAYA TRANSAKSI TATA NIAGA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Pada Petani Beras Kabupaten Tulang Bawang Barat). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI SERLY SETIA DIWANTI Cover-BAB II-Dapus.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI SERLY SETIA DIWANTI Full.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Biaya transaksi adalah biaya untuk melakukan identifikasi, eksplorasi, dan mitigasi semua bentuk biaya kontrak dan juga berfokus pada pengaturan kelembagaan tempat transaksi tersebut dinegosiasi dan direalisasikan. Berkaitan dengan aktivitas transaksi ekonomi diatur dalam tingkatan ketiga institusi yaitu terkait dengan tata kelola (governance) yang baik agar biaya transaksi (transaction costs) dapat diminimumkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis Determinasi Biaya Transaksi Tata niaga dan petani di Kabupaten Tulang Bawang Barat tepatnya pada dua Kecamatan Tumijajar dan Kecamatn Tulang Bawang Tengah. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan studi kasus yang dianalisis secara kuantitatif. Dalam hal ini peneliti mengamati petani dan tata niaga di Kecamatan Tumijajar dan Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data observasi non partisipan dan kuisioner. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reabilitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan uji regresi linier berganda menggunakan alat analisis E-Views 12. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variabel jaringan sosial, kepercayaan dan kelembagaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap biaya transaksi di kabupaten Tulang Bawang Barat. Secara simultan variabel jaringan sosial, kepercayaan, dan kelembagaan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap biaya transaksi di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Ditinjau dalam ekonomi islam, Islam mengurangi biaya transaksi dalam tata niaga dengan menekankan prinsip-prinsip seperti kejujuran, transparansi, dan keadilan dalam setiap akad atau perjanjian bisnis. Dengan adanya aturan yang jelas dan adil, seperti larangan praktik riba (bunga), gharar (ketidakpastian), dan maysir (perjudian), Islam mendorong pengurangan biaya yang tidak perlu, menghindari sengketa, dan meningkatkan efisiensi dalam proses transaksi. Kata Kunci: Biaya Transaksi, Tata Niaga, Petani. ABSTRACT Transaction costs are the costs of identifying, exploring and mitigating all forms of contract costs and also focus on the institutional arrangements in which these transactions are negotiated and realized. In connection with economic transaction activities that are regulated at the third level of institutions, namely related to good governance so that transaction costs can be reduced. This research aims to analyze the determination of transaction costs for trading systems and farmers in West Tulang Bawang Regency, specifically in the two sub-districts of Tumijajar and Tulang Bawang Tengah sub-district. The type of research in this research is field research using a case study approach which is explained quantitatively. In this case the researcher observed farmers and the trading system in Tumijajar District and Tulang Bawang Tengah District. This research uses non-participant observation data collection techniques and questionnaires. The research approach used in this research is quantitative. Data analysis uses validity tests, reliability tests, classical assumption tests, hypothesis tests and multiple linear regression tests using the E-Views 12 analysis tool. He results of this research show that partially the social network, trust and institutional variables have a positive and significant effect on transaction costs in West Tulang Bawang district. Simultaneously, the social network, trust and institutional variables together have a positive and significant effect on transaction costs in West Tulang Bawang Regency. Viewed in Islamic economics, Islam reduces transaction costs in the trade system by emphasizing principles such as honesty, transparency and fairness in every contract or business agreement. With clear and fair rules, such as the prohibition of riba (interest), gharar (uncertainty), and maysir (gambling), Islam encourages reducing unnecessary costs, avoiding disputes, and increasing efficiency in the transaction process. Keywords: Transaction Costs, Commerce, Farmers.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 25 Sep 2025 07:22
Last Modified: 25 Sep 2025 07:22
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40726

Actions (login required)

View Item View Item