ANALISIS SIYĀSAH TANFIŻIYYAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 11 PERATURAN PRESIDEN NOMOR 99 TAHUN 2017 TENTANG GERAKAN PEMBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (Studi di Desa Marga Bakti Kec. Sinar Peninjauan Kab. Ogan Komering Ulu)

Windy, Amalia May Rosmaul (2025) ANALISIS SIYĀSAH TANFIŻIYYAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 11 PERATURAN PRESIDEN NOMOR 99 TAHUN 2017 TENTANG GERAKAN PEMBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (Studi di Desa Marga Bakti Kec. Sinar Peninjauan Kab. Ogan Komering Ulu). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of bab 1,2 dapus & lampiran.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of Cetak-SKRIPSI WINDY AMALIA (isi unisco).pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Salah satu wadah yang diselenggarakan oleh pemerintah adalah Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). PKK merupakan organisasi masyarakat yang dapat menggerakkan masyarakat desa untuk berpartisipasi dan berperan dalam kegiatan pembangunan desa. Sebagai gerakan yang tumbuh dari bawah, PKK digerakkan oleh perempuan untuk membangun, membina, dan membentuk keluarga untuk kesejahteraan keluarga sebagai unit kelompok terkecil dalam Masyarakat. Peran PKK dalam masyarakat khususnya pemberdayaan perempuan merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan potensi dan kemampuan yang dimiliki, agar menjadi mandiri dan mempunyai keterampilan di bidang mereka masing-masing sehingga secara mandiri dapat meningkatkan pengetahuan, kapasitas dan kualitas hidup. Dalam mewujudkannya PKK Desa Marga Bakti memiliki 10 Program Pokok dalam upaya pemberdayaan perempuan yaitu ibu rumah tangga, namun dalam pengimplementasiannya kurang berjalan dengan efektif karena adanya faktor penghambat. Rumusan masalah yang akan dibahas yakni: 1) Bagaimana implementasi Pasal 11 Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Upaya Pengembangan Keterampilan Ibu Rumah Tangga di Desa Marga Bakti Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu? 2) Bagaimana analisis Siyāsah Tanfiżiyyah terhadap implementasi Pasal 11 Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Upaya Pengembangan Keterampilan Ibu Rumah Tangga di Desa Marga Bakti Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu ?. Jenis penelitian ini ialah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Implementasi Pasal 11 Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Upaya Pengembangan Keterampilan Ibu Rumah Tangga di Desa Marga Bakti iii Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu yang dilaksanakan oleh PKK Desa Marga Bakti telah terlaksana dengan baik yakni, mengembangkan keterampilan pada ibu-ibu rumah tangga berupa sosialisasi, penyuluhan kepada masyarakat, dan pelatihan keterampilan pendidik dengan sasaran yang dicapai adalah masyarakat, anak-anak, remaja, anggota PKK dan seluruh masyarakat Desa Marga Bakti. Namun dalam pelaksanaan tersebut tidak terlaksana yakni 3 dari 10 program pokok karena adanya faktor penghambat yaitu, minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, kurangnya dana, kurangnya kepeduliam, kurangnya pengetahuan karena tingkat pendidikan yang rendah. Pandangan Siyāsah Tanfiżiyyah , PKK Desa Marga Bakti sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan syariat islam dengan berlandaskan pada prinsip tanggung jawab dan amanah, wizarah/wazir dan kemaslahatan. Kata Kunci: PKK, Pengembangan Keterampilan, Ibu Rumah Tangga, Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Siyāsah Tanfiżiyyah . iv ABSTRACT One of the forums organized by the government is Family Empowerment and Welfare or in Indonesian is Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). PKK is a community organization that can mobilize village communities to participate and play a role in village development activities. As a movement that grew from below, PKK is driven by women to build, foster, and form families for family welfare as the smallest group unit in society. The role of PKK in society, especially women’s empowerment, is an effort made to increase the potential and abilities they have, so that they become independent and have skills in their respective fields so that they can independently improve their knowledge, capacity and quality of life. In realizing this, PKK Marga Bakti Village has 10 Main Programs in an effort to empower women, namely housewives, but in its implementation it has not been running effectively due to inhibiting factors. The formulation of the problem to be discussed is 1) How is the implementation of Article 11 of Presidential Regulation Number 99 of 2017 concerning Family Empowerment and Welfare (PKK) in the Effort to Housewife Skills in Marga Bakti Village, Sinar Peninjauan District, Ogan Komering Ulu Regency? 2) How is the analysis of Siyāsah Tanfiżiyyah on the implementation of Article 11 of Presidential Regulation Number 99 of 2017 concerning Family Empowerment and Welfare (PKK) in the Effort to Housewife Skills in Marga Bakti Village, Sinar Peninjauan District, Ogan Komering Ulu Regency? This type of research is field research using data collection methods through observation, interviews, and documentation. The analysis technique used in this study is qualitative descriptive analysis with a case study approach. Implementation of Article 11 of Presidential Regulation Number 99 of 2017 concerning Family Empowerment and Welfare (PKK) in the Effort to Housewife Skills in Marga Bakti Village, Sinar Peninjauan District, Ogan Komering Ulu Regency implemented by the PKK of Marga Bakti Village has been carried out well, namely developing skills in housewives in the form of socialization, counseling to the community and training in educator skills with the targets v achieved being the community, children, teenagers, PKK members and the entire community of Marga Bakti Village. However, in the implementation, 3 of the 10 main programs were not implemented due to inhibiting factors, namely, the lack of existing Human Resources, lack of funds, lack of concern, lack of concern, lack of knowledge due to low levels of education. In the view of Siyāsah Tanfiżiyyah , the PKK of Marga Bakti Village has carried out its duties in accordance with slamic law based on the principles of responsibility and trust, wizarah wazir and welfare. Keywords: PKK, Skills Development, Housewives, Presidential Regulation Number 99 of 2017 concerning Family Empowerment and Welfare, Siyāsah Tanfiżiyyah .

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 25 Sep 2025 07:06
Last Modified: 25 Sep 2025 07:06
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40721

Actions (login required)

View Item View Item