PENGARUH LIKUIDITAS, EFISIENSI, DAN SIZE TERHADAP STABILITAS PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA (STUDI PADA BANK UMUM SYARIAH PERIODE 2019-2024)

Nurul, Pajriah (2025) PENGARUH LIKUIDITAS, EFISIENSI, DAN SIZE TERHADAP STABILITAS PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA (STUDI PADA BANK UMUM SYARIAH PERIODE 2019-2024). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of bab 135 new.pdf] PDF
Download (974kB)
[thumbnail of bab full nurul new.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya stabilitas dalam sistem perbankan syariah yang semakin berkembang di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global, persaingan dengan perbankan konvensional, dan dampak pandemi COVID-19. Perbankan syariah, yang berlandaskan prinsip keadilan dan transparansi, terus menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam hal total aset dan pangsa pasar. Namun, dibandingkan dengan perbankan konvensional, stabilitas keuangan Bank Umum Syariah (BUS) masih dinilai fluktuatif dan rentan terhadap tekanan eksternal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel internal bank, yaitu likuiditas yang diukur dengan Financing to Deposit Ratio (FDR), efisiensi yang diproksikan melalui rasio BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional), dan size yang diukur berdasarkan total aset, terhadap stabilitas perbankan syariah yang diproksikan dengan nilai z-score. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan 5 Bank Umum Syariah di Indonesia selama periode 2019–2024. Analisis dilakukan dengan menggunakan model regresi data panel untuk menguji hubungan antara variabel-variabel independen terhadap variabel dependen. Pemilihan model regresi menggunakan uji Chow dan uji Hausman, yang akhirnya menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) merupakan model terbaik untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Hasil uji menunjukkan bahwa secara parsial, variabel likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap stabilitas perbankan syariah. Sementara itu, efisiensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas, mengindikasikan bahwa semakin efisien bank dalam mengelolah biaya operasional relatif terhadap pendapatannya, maka semakin besar pula tingkat stabilitas yang dicapai. Size berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas BUS, yang menunjukkan bahwa bank dengan skala besar cenderung memiliki kestabilan finansial yang lebih baik karena adanya diversifikasi usaha daniv kekuatan permodalan. Secara simultan, ketiga variabel yaitu likuiditas, efisiensi, dan size terbukti berpengaruh signifikan terhadap stabilitas perbankan syariah di Indonesia. Temuan ini mengandung implikasi penting bagi pengelolaan manajemen risiko dan penguatan strategi kelembagaan pada BUS. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar bank syariah memperhatikan efisiensi operasionalnya guna mengurangi beban biaya dan meningkatkan profitabilitas secara sehat. Selain itu, perlu adanya upaya ekspansi aset serta penguatan struktur permodalan agar skala usaha bank meningkat, sehingga berkontribusi positif terhadap stabilitas keuangan. Temuan ini juga memberikan masukan strategis bagi otoritas keuangan seperti OJK dan Bank Indonesia dalam merumuskan kebijakan penguatan sistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, hasil penelitian ini tidak hanya memperkaya kajian akademik dalam bidang perbankan syariah, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi dunia industri dan regulator. Kata Kunci: Likuiditas, Efisiensi, Size, Stabilitas Perbankan, Bank Umum Syariah. ABSTRACT This research is motivated by the importance of stability in the Islamic banking system, which continues to grow in Indonesia, especially in facing global economic challenges, competition with conventional banking, and the impact of the COVID-19 pandemic. Islamic banking, which is based on principles of justice and transparency, continues to show positive growth trends in terms of total assets and market share. However, compared to conventional banking, the financial stability of Islamic Commercial Banks (Bank Umum Syariah/BUS) is still considered fluctuating and vulnerable to external pressures. Therefore, this study aims to analyze the influence of internal bank variables, namely liquidity measured by the Financing to Deposit Ratio (FDR), efficiency proxied by the BOPO ratio (Operating Expenses to Operating Income), and size measured based on total assets, on the stability of Islamic banking as proxied by the z-score value. The methodology used in this study is a quantitative approach utilizing secondary data obtained from the annual financial reports of 5 Islamic Commercial Banks in Indonesia during the period 2019– 2024. The analysis was conducted using a panel data regression model to examine the relationship between the independent variables and the dependent variable. The selection of the regression model was based on the Chow test and Hausman test, which ultimately showed that the random effect model (REM) is the most appropriate model for analyzing the data in this study. The test results indicate that partially, the liquidity variable does not have a significant effect on the stability of Islamic banks. Meanwhile, efficiency has a positive and significant effect on stability, indicating that the higher the operational cost compared to income, the lower the bank's financial stability. Conversely, size has a positive and significant effect on BUS stability, suggesting that larger-scale banks tend to have better financial stability due to business diversification and stronger capital capacity. Simultaneously, all three variables liquidity, efficiency, and size are proven to have a significant influence on the stability ofvi Islamic banking in Indonesia. These findings have important implications for risk management and institutional strengthening strategies in BUS. This study recommends that Islamic banks pay greater attention to operational efficiency in order to reduce cost burdens and increase profitability in a healthy manner. Furthermore, efforts to expand assets and strengthen capital structures are necessary to enhance the scale of bank operations, thereby contributing positively to financial stability. The findings also provide strategic input for financial authorities such as the Financial Services Authority (OJK) and Bank Indonesia in formulating policies to strengthen an inclusive and sustainable Islamic financial system. Thus, this study not only enriches academic literature in the field of Islamic banking but also offers practical benefits for industry and regulators. Keywords: Liquidity, Efficiency, Size, Banking Stability, Islamic Commercial Bank

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 23 Sep 2025 03:48
Last Modified: 23 Sep 2025 03:48
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40596

Actions (login required)

View Item View Item