Lintang, Dinda Nistya (2025) MANAJEMEN PEMBELAJARAN FIQIH DI MADRASAH ALIYAH JABAL AN-NUR BANDAR LAMPUNG DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN SISTEM THREE IN ONE. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Pembelajaran fiqih di madrasah memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman keislaman peserta didik. Madrasah Aliyah Jabal An-Nur Bandar Lampung mengimplementasikan sistem Three In One sebagai strategi manajemen pembelajaran fiqih yang mengintegrasikan pendekatan salafi (dengan penggunaan kitab kuning), metode modern, dan kurikulum nasional Kementerian Agama. Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab tantangan pendidikan Islam di era modern sekaligus mempertahankan nilai-nilai keilmuan klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran fiqih dalam kerangka sistem Three In One. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara induktif untuk menggambarkan bagaimana sistem ini dijalankan dalam praktik pembelajaran sehari-hari di madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dilakukan secara kolaboratif dengan tetap mengacu pada kurikulum nasional dan visi kepondokan. Pelaksanaan menggabungkan metode ceramah, diskusi, hafalan, praktik ibadah, serta penggunaan media digital. Evaluasi dilakukan secara komprehensif pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Kesimpulannya, manajemen pembelajaran fiqih berbasis sistem Three In One mampu membentuk peserta didik yang berpengetahuan, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai Islam yang kuat. Kata Kunci: Manajemen Pembelajaran, Fiqih, Three In One, Madrasah Aliyah. iii ABSTRACT Fiqh learning in madrasas plays an important role in shaping students' Islamic understanding. Madrasah Aliyah Jabal An-Nur Bandar Lampung developed the Three In One system as a fiqh learning management strategy that integrates the Salafi approach (using yellow books), modern methods, and the national curriculum of the Ministry of Religion. This approach is expected to be able to answer the challenges of Islamic education in the modern era while maintaining classical scientific values. This study aims to describe and analyze the planning, implementation, and evaluation of fiqh learning within the framework of the Three In One system. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. Data are analyzed inductively to describe how this system is implemented in daily learning practices in madrasas. The results of the study show that learning planning is carried out collaboratively while still referring to the national curriculum and the vision of the boarding school. The implementation combines lecture methods, discussions, memorization, worship practices, and the use of digital media. Evaluation is carried out comprehensively in the cognitive, affective, and psychomotor domains. In conclusion, the management of Islamic jurisprudence learning based on the Three In One system is able to form students who are knowledgeable, have character, and are ready to face the challenges of the times with strong Islamic values. Keywords: Learning Management, Islamic Jurisprudence, Three In One, Madrasah Aliyah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen Pendidikan Islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 22 Sep 2025 08:35 |
| Last Modified: | 22 Sep 2025 08:35 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40551 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


