SOVI, OKTALIA (2025) SELINGKUH SEBAGAI PILIHAN GAYA HIDUP? ANALISIS PADA PASANGAN MUDA. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Gaya hidup modern yang serba cepat dan penuh tekanan sering kali menciptakan celah dalam hubungan personal, kurangnya komunikasi dan kedekatan emosional dapat memicu perselingkuhan. Perselingkuhan pada umumnya sering terjadi pada individu dengan dasar komitmen dan cinta yang kurang kuat, Adapun perselingkuhan terjadi karena minimnya komunikasi, ketidakharmonisan, tidak terpenuhinya kebutuhan emosional dan seksual serta pengaruh pergaulan. Perilaku yang menyimpang dalam rumah tangga memunculkan konflik berkepanjangan. Pernikahan yang harusnya memunculkan kebahagiaan, namun hal itu tidak dirasakan pada sebagian individu sehingga memunculkan perilaku selingkuh secara menerus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melibatkan tiga pasangan muda yang pernah atau sedang berselingkuh sebagai subjek penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran selingkuh sebagai pilihan gaya hidup pada pasangan muda. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara semi-terstruktur, catatan lapangan, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif dengan bantuan software Nvivo 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselingkuhan sering kali diwujudkan dari ketidakpuasan dalam hubungan, pengaruh lingkungan sosial, kebutuhan emosional dan materi yang tidak terpenuhi adapun gaya hidup sebagai pola perilaku yang mencerminkan individu berinteraksi dengan lingkungan sosial dan budayanya. Temuan pada penelitian ini merujuk bahwa gaya hidup yang tidak memuaskan dapat memicu terjadinya perselingkuhan. Kata kunci: Gaya Hidup, Perselingkuhan, Pasangan Muda ABSTRACT The fast-paced and high-pressure modern lifestyle often creates gaps in personal relationships, where a lack of communication and emotional closeness can trigger infidelity. Infidelity generally occurs among individuals with weak foundations of commitment and love. It arises due to insufficient communication, disharmony, unmet emotional and sexual needs, as well as social influences. Deviant behavior within households leads to prolonged conflicts. Marriage, which is supposed to bring happiness, is not felt by some individuals, resulting in continuous cheating behavior. This study employs a qualitative approach with a descriptive design, involving three young couples who have either cheated or are currently cheating as research subjects. The aim of this research is to examine infidelity as a lifestyle choice among young couples. Data collection methods in this study include semistructured interviews, non-participant observation, and documentation. The study uses descriptive data analysis techniques with the assistance of Nvivo 12 software. The results indicate that infidelity often manifests from dissatisfaction in relationships, social environmental influences, and unmet emotional and material needs, while lifestyle reflects the patterns of behavior through which individuals interact with their social and cultural environments. The findings of this research suggest that an unsatisfactory lifestyle can trigger infidelity. Keywords: Infidelity, Lifestyle, Young Couple
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Psikologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 22 Sep 2025 04:41 |
| Last Modified: | 22 Sep 2025 04:41 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40468 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


