RATNA, UMAY YANI (2025) PERAN RUKUN KEMATIAN PAGUYUBAN RAJAWALI DALAM PENGUATAN SOLIDARITAS SOSIAL MASYARAKAT DI KELURAHAN GEDONG AIR BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Paguyuban pada umumnya adalah sebuah sistem sosial yang kebanyakan interaksinya bersifat personal serta sering tradisional/berdasarkan tradisi dan kebiasaan yang sudah lama. Kelompok paguyuban sering dikaitkan dengan masyarakat desa atau komunal dengan ciri-ciri adanya ikatan kebersamaan (kolektif) yang sangat kuat, sehingga menimbulkan tumbuhnya rasa solidaritas sosial antar warga masyarakat. Adapun solidaritas dalam masyarakat dapat tercerminkan melalui pelayanan terhadap masyarakat yang mengalami kematian. Sebagai manusia diharuskan untuk warga masyarakat yang sedang tertimpa musibah seperti kematian. Islam sangat menghormati orang yang meninggal dunia. Fenomena yang terjadi di lapangan dapat di ketahui sebelum adanya rukun kematian kondisi sosial masyarakat cenderung bersifat individualisme dalam menghadapai musibah kematian. Di samping itu juga ketika dikaitkan dengan pembiayaan, bagi keluarga yang ekonominya baik tentu akan mudah, sebaliknya bagi keluarga yang ekonominya rendah tentu akan berat, harus menanggung duka juga harus memikirkan biaya. Selain itu, kurangnya koordinasi dalam masyarakat menyebabkan prosesi pemakaman berjalan kurang lancar, dan tidak jarang keluarga yang mengalami musibah merasa kesulitan dalam mendapatkan bantuan. Dalam beberapa dekade terakhir, organisasi rukun kematian telah berkembang sebagai salah satu bentuk solidaritas masyarakat dalam mengurus orang meninggal. Organisasi ini biasanya terdiri dari anggota masyarakat yang bergotong-royong untuk mengurus jenazah, termasuk membersihkan, mengafani, dan menguburkan jenazah. Tujuan adanya Rukun Kematian adalah membantu meringankan beban bagi keluarga yang sedang berduka. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti memaparkan rumusan masalah, yang pertama, Bagaimana Kegiatan Yang Dilakukan Oleh Rukun Kematian Dalam Penguatan Solidaritas Sosial Di Masyarakat Kelurahan Gedong Air Bandar Lampung? yang kedua, Bagaimana Peran Rukun Kematian dalam Penguatan solidaritas sosial di Kelurahan Gedong Air Bandar Lampung? ketiga Bagaimana Dampak Yang Ditimbulkan Dari Adanya Rukun Kematian Terhadap solidaritas sosial di Kelurahan Gedong Air Bandar Lampung? Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini berupaiii observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data pada penelitian ini yakni dengan cara reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci berjumlah dua orang yakni ketua paguyuban rajawali dan ketua rukun kematian, Informan utama berjumlah dua orang anggota rukun kematian. Informan tambahan berjumlah tiga orang warga yang tinggal di kelurahan Gedong Air. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Kegiatan rukun kematian paguyuban rajawali memiliki peran dalam memperkuat solidaritas sosial antar warga yang ada di kelurahan Gedong Air Bandar Lampung. Adapun -program kegiatan yang dilakukan oleh rukun kematian adalah, iyuran rutin anggota, pengajian rutin ibu-ibu, pengajian anak-anak, arisan anggota, gotong royong, dan pelatihan. Adapun peran kegiatan rukun kematian dalam memperkuat solidaritas sosial antar warga yang ada di kelurahan Gedong Air Bandar Lampung dapat dilihat melalui rasa kepedulian sosial, empati, tanggung jawab bersama, gotong royong, dan saling membantu tanpa pamrih, dan adapun dampak yang ditimbulkan dari adanya kegiatan rukun kematian dalam memperkuat solidaritas sosial antar warga yang ada di kelurahan Gedong Air Bandar Lampung adalah memperkuat rasa saling peduli, melatih keterampilan organisasi dan komunikasi antarwarga, menumbuhkan rasa aman sosial, menumbuhkan empati dan rasa kemanusiaan , dan pelatihan koordinasi dan organisasi. Kata Kunci : Peran, Rukun Kematian, Solidaritas Sosial ABSTRACK Paguyuban Paguyuban (community associations) are generally social systems where most interactions are personal and often traditional, based on long-standing traditions and customs. Paguyuban groups are often associated with village or communal communities, characterized by strong collective bonds, fostering a sense of social solidarity among members of the community. This solidarity within the community can be reflected through service to those experiencing fardhu kifayah (obligatory religious obligations). As human beings, we are obligated to provide for those who have suffered a calamity, such as fardhu kifayah. Islam highly respects the deceased. The phenomenon observed in the field can be seen before the death pillars were established, with the social conditions of the community tending to be individualistic in dealing with the calamity of death. Furthermore, when it comes to finances, families with good economic conditions will naturally find it easier, while families with poor economic conditions will find it difficult, having to endure grief and think about costs. Furthermore, a lack of coordination within the community causes funerals to run less smoothly, and it is not uncommon for families experiencing a disaster to experience difficulty in obtaining assistance.In recent decades, death care organizations have developed as a form of community solidarity in caring for the deceased. These organizations typically consist of community members who work together to care for the body, including cleaning, shrouding, and burying the body. The purpose of the Death Care Organization is to help ease the burden on grieving families. Based on these issues, the researcher presents the following research questions:First, What are the activities carried out by the Death Care Organization in strengthening social solidarity in the Gedong Air Village, Bandar Lampung? Second, What is the role of the Death Care Organization in strengthening social solidarity in the Gedong Air Village, Bandar Lampung?Third, What is the impact of the Death Care Organization on social solidarity in the Gedong Air Village, Bandar Lampung? This research is a field study using qualitative methods. The data sources used in this study consist of primary and secondary data.Data collection methods used in this study include observation, interviews, and documentation. Data analysis methods used in this study include data reduction, data presentation, and data verification. The informants in this study consisted of two key informants: the headv of the Rajawali community and the head of the death association. The primary informants were two members of the death association. Three additional informants were residents of the Gedong Air subdistrict.The results of this study indicate that the death association activities of the Rajawali community play a role in strengthening social solidarity among residents in the Gedong Air sub-district of Bandar Lampung. The programs carried out by the death association include routine member dues, routine women's religious studies, children's religious studies, member social gatherings (arisan), mutual cooperation (gotong royong), and training. The role of the funeral commemoration activities in strengthening social solidarity among residents in the Gedong Air sub-district of Bandar Lampung can be seen through a sense of social concern, empathy, shared responsibility, mutual cooperation, and selfless mutual assistance. The impact of the funeral commemoration activities in strengthening social solidarity among residents in the Gedong Air sub-district of Bandar Lampung includes strengthening mutual care, training organizational and communication skills among residents, fostering a sense of social security, fostering empathy and humanity, and training in coordination and organization. Keywords: Role, Death Communion, Social Solidarity
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 18 Sep 2025 02:44 |
| Last Modified: | 18 Sep 2025 02:44 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40334 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


