FUNGSI KELOMPOK TANI MANDIRI TUNGGAL DALAM PEMBERDAYAAN KOMUNITAS PETANI SAWIT DI DESA SENDANG REJO KECAMATAN SENDANG AGUNG LAMPUNG TENGAH

KHUSNUL, MUHAJAROH (2025) FUNGSI KELOMPOK TANI MANDIRI TUNGGAL DALAM PEMBERDAYAAN KOMUNITAS PETANI SAWIT DI DESA SENDANG REJO KECAMATAN SENDANG AGUNG LAMPUNG TENGAH. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 2 KHUSNUL.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK KHUSNUL.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Kelompok tani adalah suatu upaya dari para petani untuk meningkatkan kekuatan agar dapat mengontrol sektor pertanian yang dihadapi, dengan wujud sebagai wadah pemberdayaan bagi petani. Dengan segala proses pengembangan sumber daya manusia yang ada di dalamnya, diharapakan kelompok tani dapat menjadi suatu wadah yang bermanfaat bagi petani untuk lebih mengoptimalkan potensi dasar di bidang pertanian. Penelitian ini dilakukan karena melihat masih banyak petani sawit yang belum sepenuhnya mampu mengelola hasil pertanian secara optimal dan mandiri, terutama dalam hal pemasaran. Untuk itu, Kelompok Tani Mandiri Tunggal di Desa Sendang Rejo Kecamatan Sendang Agung Lampung Tengah menjalankan fungsi sebagai wadah pemberdayaan petani melalui kegiatan pembelajaran, kerja sama, dan penguatan produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana fungsi Kelompok Tani Mandiri Tunggal dalam pemberdayaan komunitas petani sawit. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Teknik purposive sampling, sehingga di peroleh 9 orang diantaranya 1 Penyuluh pertanian lapangan, 3 orang pengurus kelompok tani yang terdiri dari ketua, sekertaris dan bendahara, dan 5 orang anggota kelompok tani. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Analisis data menggunakan tiga tahapan yaitu melalui reduksi data, penyajian data, verivikasi atau proses penarikan kesimpulan. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan dan dokumen pendukung. Hasil penelitian pemberdayaan Kelompok Tani Mandiri Tunggal tidak hanya berperan sebagai organisasi pertanian, namun juga sebagai wadah pemberdayaan. Fungsi kelompok Tani Mandiri Tunggal sebagai kelas belajar melalui kegiatan penyuluhan, diskusi kelompok, serta pertukaran pengalaman antar petani. Sebagai wahana kerja sama, kelompok ini menjadi tempat untuk musyawarah dalam merencanakan kegiatan dan mencari solusi bersama. Sebagai unit produksi, kelompok ini menjalankan kegatan ekonomi bersama seperti pengadaan pupuk, bibit, dan pembentukan lapak penjualan sawit guna memutus ketergantungan pada tengkulak dan menjaga kestabilan harga. Dampak pemberdayaan komunitas terhadap angotanya antara. ABSTRACT Farmer groups are an effort by farmers to increase their power to control the agricultural sector at hand, in the form of an empowerment forum for farmers. With all the processes of developing human resources in it, it is hoped that farmer groups can become a useful forum for farmers to further optimize their basic potential in agriculture. This research was conducted because there are still many palm oil farmers who are not fully able to manage agricultural products optimally and independently, especially in terms of marketing. For this reason, the Mandiri Tunggal Farmer Group in Sendang Rejo Village, Sendang Agung District, Central Lampung, functions as a forum for empowering farmers through learning activities, cooperation, and strengthening production. The purpose of this research is to find out how the Mandiri Tunggal Farmer Group functions in empowering the oil palm farmer community. This research uses field research (Field Research) which is descriptive qualitative. Sampling was carried out using purposive sampling technique, so that 9 people were obtained including 1 field agricultural extension agent, 3 farmer group administrators consisting of chairman, secretary and treasurer, and 5 farmer group members. Data collection techniques were carried out using observation, interview and documentation methods. Data analysis uses three stages, namely through data reduction, data presentation, verification or conclusion drawing process. Meanwhile, secondary data was obtained from relevant literature and supporting documents. The results of the research on the empowerment of the Tunggal Independent Farmers Group show that it not only functions as an agricultural organization, but also as a forum for empowerment. The group functions as a learning class through counseling activities, group discussions, and exchange of experiences between farmers. As a vehicle for cooperation, the group is a place for deliberation in planning activities and finding solutions together. As a production unit, the group carries out joint economic activities such as the procurement of fertilizers, seeds, and the establishment of palm oil sales stalls to break dependence on middlemen and maintain price stability. The impact of community empowerment on its members includes increasing farmers' awareness of the injustice of prices that do not match market prices, the formation of alternatives to the distribution of crops that are more fair and transparent. The group.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 16 Sep 2025 04:07
Last Modified: 16 Sep 2025 04:07
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40264

Actions (login required)

View Item View Item