GAN PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR PADA INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) PERIODE 2018-2023

OKTAVIONA, WIJAYANTI (2025) GAN PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR PADA INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) PERIODE 2018-2023. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of COVER - BAB 2- DAPUS - LAMPIRAN - SKRIPSI Oktaviona Wijayanti 2151030211.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI Oktaviona Wijayanti 2151030211.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Sektor properti dan real estate di Indonesia merupakan sektor yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, namun juga rentan terhadap perubahan kebijakan fiskal, khususnya terkait pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) terhadap stabilitas keuangan perusahaan properti dan real estate yang terdaftar pada Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) selama periode 2018–2023. Stabilitas keuangan diukur menggunakan indikator Current Ratio (CR) yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan properti dan real estate yang termasuk dalam ISSI. Analisis data dilakukan menggunakan model regresi data panel dengan bantuan software EViews10. Penelitian ini menguji pengaruh PPN dan PPh secara parsial maupun simultan terhadap stabilitas keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel PPN berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas keuangan perusahaan, sedangkan variabel PPh tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, PPN dan PPh berpengaruh terhadap stabilitas keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan beban pajak, khususnya PPN, memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan keuangan perusahaan sektor properti dan real estate yang beroperasi sesuai prinsip syariah. Kata Kunci: Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan (PPh), Stabilitas Keuangan, Current Ratio, Properti dan Real Estate, ISSI. ABSTRAK Sektor properti dan real estate di Indonesia merupakan sektor yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, namun juga rentan terhadap perubahan kebijakan fiskal, khususnya terkait pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) terhadap stabilitas keuangan perusahaan properti dan real estate yang terdaftar pada Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) selama periode 2018–2023. Stabilitas keuangan diukur menggunakan indikator Current Ratio (CR) yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan properti dan real estate yang termasuk dalam ISSI. Analisis data dilakukan menggunakan model regresi data panel dengan bantuan software EViews10. Penelitian ini menguji pengaruh PPN dan PPh secara parsial maupun simultan terhadap stabilitas keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel PPN berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas keuangan perusahaan, sedangkan variabel PPh tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, PPN dan PPh berpengaruh terhadap stabilitas keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan beban pajak, khususnya PPN, memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan keuangan perusahaan sektor properti dan real estate yang beroperasi sesuai prinsip syariah. Kata Kunci: Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan (PPh), Stabilitas Keuangan, Current Ratio, Properti dan Real Estate, ISSIABSTRACT The property and real estate sector in Indonesia plays a significant role in the national economy but is also vulnerable to changes in fiscal policy, particularly taxation. This study aims to analyze the effect of Value Added Tax (VAT) and Income Tax (PPh) on the financial stability of property and real estate companies listed in the Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) during the 2018–2023 period. Financial stability is measured using the Current Ratio (CR) indicator, which reflects a company's ability to meet its short-term obligations. This research uses a quantitative approach with secondary data obtained from the financial statements of property and real estate companies included in the ISSI. Data analysis is conducted using a panel data regression model with the help of EViews 10 software. The study examines the partial and simultaneous effects of VAT and Income Tax on financial stability. The results indicate that VAT has a positive and significant effect on the financial stability of companies, while Income Tax does not show a significant influence. Simultaneously, VAT and Income Tax have an impact on financial stability. These findings suggest that managing tax burdens, especially VAT, plays a crucial role in maintaining financial stability for property and real estate companies operating under sharia principles. Keywords: Value Added Tax (VAT), Income Tax (PPh), Financial Stability, Current Ratio, Property and Real Estate, ISSI

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Konsentrasi Akuntansi Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Konsentrasi Akuntansi Syariah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 16 Sep 2025 02:07
Last Modified: 16 Sep 2025 02:07
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40224

Actions (login required)

View Item View Item