ETIKA LINGKUNGAN DALAM TRADISI RUWAT BUMI (Studi di Desa Sumur Kumbang Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan)

Panca, Hariabuana (2025) ETIKA LINGKUNGAN DALAM TRADISI RUWAT BUMI (Studi di Desa Sumur Kumbang Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of cover-bab 2 dan daftar pustaka.pdf] PDF
Download (918kB)
[thumbnail of SKRIPSI FULL.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK ETIKA LINGKUNGAN DALAM TRADISI RUWAT BUMI (Studi di Desa Sumur Kumbang Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan) Oleh Panca Hariabuana Krisis lingkungan hidup yang semakin meningkat menuntut pemikiran ulang terhadap relasi antara manusia dan alam. Tradisi lokal yang mengandung nilai-nilai ekologis perlu dikaji sebagai alternatif pendekatan etika lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai etika lingkungan yang terkandung dalam tradisi Ruwat Bumi di Desa Sumur Kumbang, Kabupaten Lampung Selatan. Tradisi ini merupakan ekspresi kultural masyarakat agraris yang diyakini sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan penjaga keseimbangan kosmis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan tokoh adat, juru kunci, perangkat desa, pemuda, dan masyarakat setempat. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah Land Ethic dari Aldo Leopold, yang menekankan pentingnya memperluas komunitas moral untuk mencakup tanah, air, tumbuhan, dan hewan sebagai bagian dari komunitas ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ruwat Bumi mengandung berbagai nilai etika lingkungan, seperti rasa syukur terhadap alam, pelestarian ekosistem, tanggung jawab kolektif, kesadaran ekologis, dan spiritualitas kosmis. Tradisi ini tidak hanya merupakan ritual tahunan, tetapi juga merepresentasikan cara pandang holistik terhadap hubungan manusia dan alam yang bersifat timbal balik dan berkelanjutan. Nilai-nilai seperti gotong royong, penghormatan terhadap leluhur dan makhluk hidup lain, serta sikap hidup harmonis dengan alam menjadi bagian tak terpisahkan dari praktik Ruwat Bumi. Temuan ini menegaskan bahwa kearifan lokal dalam tradisi Ruwat Bumi dapat diposisikan sebagai bentuk praksis etika lingkungan yang kontekstual dan relevan dalam menjawab tantangan krisis ekologi global saat ini. Kata Kunci: Etika Lingkungan, Ruwat Bumi, Kearifan Lokal, Land Ethic, Ekologi, Tradisi.ABSTRACT ETIKA LINGKUNGAN DALAM TRADISI RUWAT BUMI (Studi di Desa Sumur Kumbang Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan) Oleh Panca Hariabuana The escalating environmental crisis demands a rethinking of the relationship between humans and nature. Local traditions that contain ecological values need to be examined as alternative approaches to environmental ethics. This study aims to analyze the values of environmental ethics embodied in the Ruwat Bumi tradition in Sumur Kumbang Village, South Lampung Regency. This tradition represents a cultural expression of agrarian communities and is believed to be a form of reverence for nature and a guardian of cosmic balance. The research employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach. Data collection techniques include in-depth interviews, participant observation, and documentation. Interviews were conducted with traditional leaders, ritual guardians, village officials, youth leaders, and local residents. The theoretical framework used is Aldo Leopold’s Land Ethic, which emphasizes the moral expansion of the community to include land, water, plants, and animals as integral parts of the ecological community. The results show that the Ruwat Bumi tradition contains various environmental ethical values such as gratitude to nature, ecosystem preservation, collective responsibility, ecological awareness, and cosmic spirituality. This tradition is not merely an annual ritual but represents a holistic worldview regarding the reciprocal and sustainable relationship between humans and nature. Values such as mutual cooperation, respect for ancestors and living beings, and harmonious coexistence with nature are integral to the practice of Ruwat Bumi. These findings affirm that local wisdom embodied in the Ruwat Bumi tradition can be positioned as a contextual form of environmental ethics praxis, offering a relevant response to today’s global ecological challenges.Keywords: Environmental Ethics, Ruwat Bumi, Local Wisdom, Land Ethic, Ecology, Tradition.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Aqidah Filsafat
Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 10 Sep 2025 03:42
Last Modified: 10 Sep 2025 03:42
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40134

Actions (login required)

View Item View Item