STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA MULTIKULTURAL DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI ANAK USIA DINI

Lisa, Lia Nanda (2025) STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA MULTIKULTURAL DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI ANAK USIA DINI. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of LISA LIA NANDA NPM. 2111070070.pdf] PDF
Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Kurangnya pemahaman anak usia dini terhadap keberagaman budaya dan bahasa menjadi kendala utama dalam pembentukan keterampilan komunikasi anak di lingkungan multikultural. Hal ini disebabkan keterbatasan kosakata dan rendahnya kepercayaan diri saat berbicara. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas strategi pembelajaran bahasa multikultural dalam meningkatkan keterampilan komunikasi anak usia dini pada kelompok usia 5-6 tahun, melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Strategi yang diterapkan mencakup bernyanyi, bercerita, mendongeng, tanya jawab, dan media visual dalam tiga bahasa: Lampung, Jawa, dan Indonesia. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam enam aspek komunikasi anak termasuk penguasaan kosakata, keberanian berbicara, dan kemampuan menyimak. Temuan ini menegaskan kebaruan model intervensi yang menggabungkan pendekatan multibahasa dan budaya lokal melalui metode pembelajaran aktif. Penelitian ini memperluas kajian pendidikan multikultural dari ranah pembentukan karakter ke pengembangan keterampilan komunikasi anak secara menyeluruh. Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Bahasa Multikultural, Komunikasi Anak Usia Dini Kata Kunci : strategi pembelajaran,bahasa multikultural, komunikasi, anak usia dini. 1 ABSTRACT The lack of understanding of early childhood towards cultural and linguistic diversity is a major obstacle in the formation of children's communication skills in a multicultural environment. This is due to limited vocabulary and low self-confidence when speaking. This study aims to examine the effectiveness of multicultural language learning strategies in improving the communication skills of early childhood in the 5-6 year age group, through a descriptive qualitative approach. The strategies implemented include singing, storytelling, question and answer, and visual media in three languages: Lampung, Javanese, and Indonesian. The results showed a significant increase in six aspects of children's communication including vocabulary mastery, speaking courage, and listening skills. These findings confirm the novelty of the intervention model that combines multilingual and local cultural approaches through active learning methods. This study expands the study of multicultural education from the realm of character formation to the development of children's communication skills as a whole. Keywords : learning strategies, multicultural language, Early childhood communication

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 09 Sep 2025 09:43
Last Modified: 09 Sep 2025 09:43
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40105

Actions (login required)

View Item View Item