TINJAUAN HUKUM ISLAM SISTEM BAGI HASIL LAHAN SAWAH (Studi Di Desa Candiretno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu)

KONI, SAHADATI AMRI (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM SISTEM BAGI HASIL LAHAN SAWAH (Studi Di Desa Candiretno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 2 KONI.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI KONI SAHADATI AMRI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK TINJAUAN HUKUM ISLAM SISTEM BAGI HASIL LAHAN SAWAH (Studi Di Desa Candiretno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu) Guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, manusia tidak akan terlepas dari hubungan sesama manusia. Seperti masyarakat di Dusun Jatirejo Desa Candiretno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, mereka menanam padi baik dilahan mereka sendiri mauapun lahan garapan. Pengelolaan lahan tersebut dilakukan oleh keluarga dengan cara orang tua memiliki lahan untuk digarapkan oleh anak – anaknya secara bergantian setiap tahunnya dan bibitnya ada yang berasal dari pemilik tanah ada yang berasal dari penggarap, sesuai dengan kesepakatan bersama. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui praktek bagi hasil pengelolaan lahan pertanian di Dusun Jatirejo Desa Candiretno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu. Mengetahui tinjauan hukum Islam tentang Bagi Hasil Pengelolaan Lahan Pertanian di Dusun Jatirejo Desa Candiretno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat studi kasus pada pelaku pengelola lahan pertanian keluarga di Dusun Jatirejo Desa Candiretno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, maka peneliti melakukan analisis dengan analisis kualitatif dengan menggunakan metode berfikir deduktif dan induktif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, bahwa perjanjian hanya dilakukan secara lisan dengan dasar kepercayaan pemilik lahan (orang tua) dan pengelola lahan (anak). Perjanjian bagi hasil yang mana kebutuhan lainnya ditanggung oleh pengelola lahan tanpa bantuan dari pemilik lahan. Pengelola lahan juga menanggung makan pekerja (buruh tanam padi, matun, dan panen). Kerjasama dalam bentuk ini sama prinsipnya dengan kerjasama Mukhábarah, dimana pemilik lahan hanya menyiapkan lahan saja dan biaya lainnya ditanggung oleh pengelola lahan. Kata Kunci : Bagi Hasil, Pengelolaan Lahan, Mukhábarah. ABSTRACT REVIEW OF ISLAMIC LAW ON THE RICE FIELD YIELD SHARING SYSTEM (Study in Candiretno Village, Pagelaran District, Pringsewu Regency) In order to meet daily needs, humans will not be separated from relationships with fellow humans. Like the people in Jatirejo Hamlet, Candiretno Village, Pagelaran District, Pringsewu Regency, they plant rice both on their own land and cultivated land. The management of the land is carried out by the family in the way that parents own land for their children to cultivate alternately every year and the seeds come from the landowner, some come from cultivators, in accordance with mutual agreement. The purpose of this study is to find out the practice of sharing agricultural land management in Jatirejo Hamlet, Candiretno Village, Pagelaran District, Pringsewu Regency. Knowing the review of Islamic law on Profit Sharing of Agricultural Land Management in Jatirejo Hamlet, Candiretno Village, Pagelaran District, Pringsewu Regency. This type of research is a field research which is a case study on family farmland management actors in Jatirejo Hamlet, Candiretno Village, Pagelaran District, Pringsewu Regency. The data collection techniques used by the researcher are interviews and documentation. After the data is collected, the researcher conducts an analysis with qualitative analysis using deductive and inductive thinking methods. Based on the research that has been conducted, that the agreement is only carried out verbally on the basis of the trust of the land owner (parents) and the land manager (children). A profit sharing agreement in which other needs are borne by the land manager without assistance from the landowner. Land managers also bear the burden of feeding workers (rice planting workers, matun, and harvest). Cooperation in this form is the same principle as Mukhábarah cooperation, where the land owner only prepares the land and other costs are borne by the land manager. Keywords: Revenue Sharing, Land Management, Mukhábarah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Konsentrasi Ilmu Hukum
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 09 Sep 2025 01:46
Last Modified: 09 Sep 2025 01:46
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40024

Actions (login required)

View Item View Item