RYA, MAYU HS (2025) STRATEGI KOMUNIKASI BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM (BAWASLU) KOTA METRO DALAM MENINGKATKAN PENGAWASAN PARTISIPATIF PADA PILKADA 2024 DI METRO. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan salah satu pilar utama demokrasi di Indonesia, termasuk di tingkat lokal seperti Kota Metro, Provinsi Lampung. Keberhasilan Pilkada tidak hanya ditentukan oleh partisipasi pemilih, tetapi juga oleh sejauh mana masyarakat terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif untuk mencegah pelanggaran dan menjamin proses yang jujur serta adil. Bawaslu Kota Metro berperan strategis tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai komunikator publik yang harus mampu menyampaikan informasi secara efektif. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi yang diterapkan oleh Bawaslu Kota Metro dalam meningkatkan pengawasan partisipatif pada Pilkada 2024, khususnya melalui sosialisasi Kelurahan Pengawasan Partisipatif di Payungi. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teori komunikasi organisasi dan teori strategi komunikasi sebagai landasan analisis pada penelitian ini. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan informan sebanyak 8 orang. Sumber data sekunder dikumpulkan dari buku, jurnal, dan situs web yang mendukung penelitian ini. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Penyajian data menggunakan konsep Milles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Bedasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan Bawaslu Kota Metro menunjukkan bahwa strategi komunikasi Bawaslu Kota Metro dalam meningkatkan pengawasan partisipatif Pilkada 2024 di Metro khususnya di Payungi dilakukan secara sistematis, dengan fokus pada keterlibatan masyarakat. Strategi ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, melalui kerja sama sinergis antar divisi dan komunikasi yang adaptif terhadap kondisi sosial. Berdasarkan konsep komunikasi organisasi Goldhaber dan strategi komunikasi model Lasswell, Bawaslu berperan sebagai komunikator yang kredibel, menyampaikan pesan edukatif melalui forum tatap muka yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Payungi. Hasilnya, meningkatnya pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi aktif masyarakat Payungi dalam pengawasan Pilkada Kota Metro. Kata kunci: Bawaslu, Pengawasan Partisipatif, Strategi Komunikasi ii ABSTRACT The Regional Head Election (Pilkada) is a cornerstone of democracy in Indonesia, including at the local level, such as in Metro City, Lampung Province. The success of the Pilkada depends not only on voter participation but also on the extent to which the public actively engages in participatory supervision to prevent violations and ensure a fair and transparent electoral process. The General Election Supervisory Agency (Bawaslu) of Metro City plays a strategic role, not only as a supervisory body but also as a public communicator that must effectively deliver information. Therefore, this study examines the communication strategy implemented by Bawaslu Metro City to enhance participatory supervision during the 2024 Pilkada, particularly through the socialization of Participatory Supervision Villages (Kelurahan Pengawasan Partisipatif) in Payungi. This study adopts a qualitative approach, using organizational communication theory and communication strategy theory as the analytical framework. Data sources include primary and secondary data. Primary data were collected through purposive sampling involving eight informants, while secondary data were gathered from books, journals, and websites relevant to the research. Data were collected through interviews and documentation. Data analysis follows the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. Based on the research findings, the author concludes that the communication strategy of Bawaslu Kota Metro in enhancing participatory supervision of the 2024 local election in Payungi was carried out systematically, with a focus on community engagement. This strategy includes planning, implementation, and evaluation stages, supported by synergistic inter-divisional cooperation and communication that is adaptive to social conditions. Referring to Goldhaber's organizational communication concept and Lasswell's communication strategy model, Bawaslu acted as a credible communicator by delivering educational messages through face-to face forums tailored to the characteristics of the Payungi Metro community. As a result, there has been an increase in public knowledge, awareness, and active participation in the electoral supervision process in Kota Metro. Keywords: Bawaslu, Participatory Supervision, Communication Strategy iii
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 08 Sep 2025 07:41 |
| Last Modified: | 08 Sep 2025 07:41 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40016 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


