GUSTINA, SAWITRI NINGSIH (2025) AKTIVITAS SOSIAL KEAGAMAAN KOMUNITAS FORUM BERBAGI ILMU INDONESIA (FBII) PADA ANAK ANAK DI KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
PDF
Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Kegiatan sosial keagamaan yang dilaksanakan oleh komunitas FBII Lampung pada anak-anak setiap minggunya yaitu belajar membaca, menulis dan berhitung, giat baca- religius yaitu belajar tentang pendidikan agama dasar seperti mengaji, bercerita atau mendongeng tentang kisah kisah para nabi, menghafal doa doa, lalu ada juga belajar kerajinan tangan seperti merajut, dan menggambar kaligrafi. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari minggu pagi dari pukul 09.00-11.30 WIB. Dalam pelaksanaannya para anggota FBII membiasakan anak-anak untuk mengawali kegiatan dengan membaca doa terlebih dahulu, dan untuk setiap tema dalam pembelajaran selalu bergantian setiap minggunya. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana Aktivitas Sosial Keagamaan Komunitas FBII Lampung pada Anak-Anak di Kota Bandar Lampung dan bagaimana dampak kegiatan sosial keagamaan yang dilakukan oleh Komunitas FBII Lampung pada Anak-Anak di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), dan penelitian ini bersifat deskriptif yaitu mendeskripsikan data temuan lapangan. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tiga teknik, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode observasi dilakukan secara langsung dilapangan, kemudian wawancara dilakukan kepada infoeman menggunakan teknik purposive sampling, dan dokumentasi di dapat dari kegiatan yang dilakukan oleh komunitas FBII. Teori yang digunakan untuk menganalisis dalam penelitian ini adalah teori Tindakan sosial Max Waber. Berdasarkan analisis penelitian maka kesimpulan dalam penelitian ini yaitu aktivitas sosial keagamaan yang dilakukan oleh Komunitas Forum Berbagi Ilmu Indonesia (FBII) pada anak-anak di Kota Bandar Lampung Kegiatan tersebut berupa giat literasi dan minat baca religius yang memuat membaca, mengaji, menulis, menghafal doa-doa, mengenalkan 25 nabi dan rasul dan menggambar kaligrafi. Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh komunitas FBII setiap minggunya sehingga anak-anak bisa belajar tugasnya setiap minggu, baik itu hafalan doa-doa ataumenghafal huruf hijayyah dan lainnya yang berkaitan dengan pendidikan agama. Dilihat dari teori Max Weber bahwa aktivitas kegiatan sosial keagamaan yang dilakukan oleh Komunitas FBII Lampung dianalisis dalam empat tipe tindakan; (1) tindakan rasional instrumental yang dilakukan dengan kesadaran dan perhitungan untuk mencapai tujuan praktis di masa depan. (2) tindakan sosial berorientasi nilai yaitu melakukan giat literasi dan minat membaca religius untuk menciptakan kecerdasan pada anak-anak, meningkatkan iman dan takwa, menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang baik. (3) tindakan sosial afektif ditemukan karena ada perasaan malu dan perasaan gembira dari anak-anak. (4) tindakan sosial tradisional karena faktor kebiasaan turun temurun semata, sehingga hanya mengikutinya karena kegiatan keagamaan telah dilakukan sejak lama dan tidak memperhatikan tujuan tertentu dalam tindakannya. Dampak kegiatan sosial keagamaan yang dilakukan oleh Komunitas FBII Lampung pada anak-anak di Kota Bandar Lampung yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, menumbuhkan rasa kedekatan spiritual dan kehangatan emosional dengan sesama jamaah, membantu anak menyesuaikan diri secara sosial dan emosional, meningkatkan harga diri dan tanggung jawab sosial anak dan menurunkan tingkat masalah perilaku internalisasi dan eksternal. Kata Kunci : Aktivitas, Sosial Keagamaan, Komunitas. ABSTRACT The socio-religious activities carried out by the FBII Lampung community for children every week are learning to read, write and count, actively reading and religious, namely learning about basic religious education such as reciting the Koran, telling stories about the stories of the prophets, memorizing prayers, then there are also learning crafts such as knitting and calligraphy drawing. This activity is held every Sunday morning from 09.00-11.30 WIB. In its implementation, the FBII members familiarize the children with starting the activity by reading a prayer first, and for each theme in the learning they always alternate each week.The problem in this research is how the Social Religious Activities of the FBII Lampung Community have on Children in Bandar Lampung City and what impact the social religious activities carried out by the FBII Lampung Community have on Children in Bandar Lampung City. The method used in this study is a qualitative method. This study is a field research, and this study is descriptive, namely describing field findings data. The data collection method uses three techniques, namely observation, interviews and documentation. The observation method is carried out directly in the field, then interviews are conducted with informants using purposive sampling techniques, and documentation is obtained from activities carried out by the FBII community. The theory used to analyze this study is Max Weber's social action theory. Based on the research analysis, the conclusion in this research is that the social religious activities carried out by the Indonesian Knowledge Sharing Forum Community (FBII) among children in Bandar Lampung City. These activities are in the form of active literacy and religious reading interest which includes reading, reciting the Koran, writing, memorizing prayers. -prayer, introducing 25 prophets and apostles and drawing calligraphy. This activity is carried out according to the schedule determined by the FBII community every week so that children can learn their duties every week, whether it is memorizing prayers or memorizing hijayyah letters and others related to religious education. Judging from Max Weber's theory, the socio-religious activities carried out by the FBII Lampung Community are analyzed into four types of action; (1) instrumental rational actions carried out with awareness and calculation to achieve practical goals in the future. (2) value-oriented social action, namely carrying out active literacy and interest in religious reading to create intelligence in children, increase faith and piety, instill good moral and ethical values. (3) affective social actions were found because there were feelings of embarrassment and feelings of joy from children. (4) traditional social actions due to hereditary habits alone, so they only follow them because religious activities have been carried out for a long time and do not pay attention to specific goals in their actions. The impact of social religious activities carried out by the FBII Lampung Community on children in Bandar Lampung City is increasing faith and devotion to Allah SWT, fostering a sense of spiritual closeness and emotional warmth with fellow congregants, helping children adapt socially and emotionally, increasing self esteem and children's social responsibility and reducing levels of internalizing and externalizing behavior problems. Keywords : Activities, Social Religious, Community.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 04 Sep 2025 07:34 |
| Last Modified: | 04 Sep 2025 07:34 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39978 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


