Alqha, Putri Reghita (2025) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK BAGI HASIL PENGELOLAAN MINYAK SAWIT MENTAH (Studi di CV Kananta Bersaudara Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Kerja sama bagi hasil yang terjadi di CV Kananta Bersaudara antara pemilik modal (ṣahibul mal) atau seseorang yang memiliki hak atas sebuah modal dengan pihak lain yang disebut pengelola (muḍarib) yang berdasarkan perjanjian dimana pengelola mengelola seluruh modal yang diberikan oleh pemilik modal dengan baik, dan pembagian hasilnya sesuai dengan kesepakatan antar kedua belah pihak. Praktik bagi hasil pengelolaan mnyak sawit mentah di CV Kananta Bersaudara pemilik modal menyerahkan seluruh modal kepada pengelola modal untuk dikelola sampai menghasilkan keuntungan. Pembagian hasil keuntungan yang disepakati yakni pemilik modal 50% dan pengelola 50%. Tetapi saat pembagian hasil keuntungan pengelola modal dirugikan, dikarenkan pembagiannya tidak sesuai dengan presentase pembagian diawal. Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana praktik bagi hasil pengelolaan minyak sawit mentah di CV Kananta Bersaudara kecamatan gunung sugih kabupaten lampung tengah dan bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik bagi hasil pengelolaan minyak sawit mentah di CV Kananta Bersaudara kecamatan gunung sugih kabupaten lampung tengah. Jenis penelitian ini adalah kualitaif, melalui penelitian lapangan (field research) yang di lakukan dengan pemilik modal dan pengelola modal. Penelitian ini menggunkakan akad bagi hasil dengan penelitian bersifat deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data yang ditemukan dilapangan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bagi hasil pengelolaan minyak sawit mentah di CV Kananta Bersaudara Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah menjelaskan bahwa pemilik modal memberikan modal kepada pengelola modal, Namun penerapannya terdapat perubahan presentase bagi hasil keuntungan dan terdapat penyimpangan dari ketentuan perjanjian diawal. Dalam perjanjian diawal kesepakatan pembagian yaitu 50:50, setelah itu berubah menjadi 70:30 secara sepihak. Dalam tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik bagi hasil pengelolaan minyak sawit mentah di Cv Kananta Bersuadara belum memenuhi syarat Muḍarabah, Hal ini karena adanya ketidak seimbangan dalam pembagian hasil keuntungan dan salah satu pihak dirugikan. Kata Kunci : Mudharabah, Bagi Hasil, Hukum Ekonomi Syariah. ABSTRACT Profit-sharing cooperation that occurs at CV Kananta Bersaudara between the owner of capital (ṣahibul mal) or someone who has the right to a capital with another party called the manager (muḍarib) based on an agreement where the manager manages all the capital provided by the owner of the capital properly, and the distribution of the results is in accordance with the agreement between the two parties. The practice of profit sharing of raw palm oil management in CV Kananta Brothers, the owner of the capital hands over all the capital to the capital manager to be managed until it produces profits. The agreed profit sharing is 50% capital owner and 50% manager. But when sharing the profits, the capital manager disadvantaged, because the distribution is not in accordance with the percentage of distribution at the beginning. The problems in this study are how the practice of profit sharing of crude palm oil management in CV Kananta Brothers in Gunung Sugih sub-district, Central Lampung Regency and how the review of sharia economic law on the practice of profit sharing of crude palm oil management in CV Kananta Brothers in Gunung Sugih sub-district, Central Lampung Regency. This type of research is qualitative, through field research conducted with capital owners and capital managers. This research is descriptive analysis with data collection techniques found in the field. Data collection techniques through interviews and documentation.. The results showed that the profit sharing of crude palm oil management in CV Kananta Bersaudara, Gunung Sugih District, Central Lampung Regency explained that the owner of the capital provided capital to the capital manager, but in practice there was a change in the percentage of profit sharing and there were deviations from the terms of the initial agreement. In the initial agreement, the sharing agreement was 50:50, after that it changed to 70:30 unilaterally. In the review of sharia economic law on the practice of profit sharing in the management of crude palm oil at Cv Kananta Bersuadara has not fulfilled the requirements of Muḍarabah, this is because there is an imbalance in the distribution of profit and one party is disadvantaged. Keywords : Mudharabah, Profit Sharing, Sharia Economic Law.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 04 Sep 2025 03:25 |
| Last Modified: | 04 Sep 2025 03:25 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39938 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


