HUPIAH, MUTOHAROH (2025) REPRESENTASI DAKWAH USTADZ HANAN ATTAKI DI MEDIA SOSIAL (ANALISIS KONTEN PROMOSI @ayah_amanah DAN KESESUAIANNYA DALAM KAJIAN LANGSUNG DI LAMPUNG). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh representasi dakwah Ustadz Hanan Attaki yang dibentuk melalui konten promosi di media sosial Instagram, khususnya akun promosi @ayah_amanah, serta sejauh mana kesesuaian konten tersebut dengan realitas kajian langsung yang dilakukan di Lampung. Fenomena dakwah digital yang berkembang pesat saat ini membuka ruang baru dalam penyampaian ajaran Islam, namun juga menimbulkan pertanyaan mengenai akurasi dan keutuhan pesan yang direpresentasikan secara digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi dakwah dalam konten promosi dalam media sosial dan membandingkannya dengan pelaksanaan dakwah langsung di lapangan, guna mengetahui apakah media sosial mampu menyampaikan pesan dakwah secara utuh, autentik, dan sesuai realitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data utama diperoleh dari konten promosi di akun Instagram @ayah_amanah berupa poster digital dan video Reels, serta hasil observasi langsung pada salah satu kajian Ustadz Hanan Attaki di Lampung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis isi semantik menurut Klaus Krippendorff untuk membedah struktur dan makna konten, serta teori representasi Stuart Hall dengan pendekatan konstruksionis untuk mengkaji bagaimana makna dakwah dikonstruksi dan ditampilkan dalam konten digital tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten promosi yang diunggah oleh akun @ayah_amanah mampu menarik perhatian audiens dengan visual dan narasi yang menyentuh secara emosional. Representasi dakwah Ustadz Hanan Attaki dalam konten tersebut memperlihatkan sosok dai muda yang inspiratif, dekat dengan semua kalangan, dan membawa pesan religius secara ringan namun mengena. Namun, representasi tersebut bersifat parsial dan tidak sepenuhnya mencerminkan substansi dakwah yang disampaikan secara langsung dalam kajian. Kesesuaian konten digital dengan realitas lapangan hanya tampak pada aspek tema dan gaya komunikasi, namun belum menggambarkan kedalaman materi dan keseluruhan suasana kajian secara utuh. Dengan demikian, media sosial berperan penting dalam mendukung dakwah, namun tetap memerlukan penyajian yang lebih utuh agar substansi pesan dakwah tidak kehilangan makna aslinya. Kata Kunci: Dakwah Digital, Instagram, Representas.ABSTRACT This research is motivated by the representation of Ustadz Hanan Attaki's da'wah which is formed through promotional content on Instagram social media, especially @ayah_amanah accounts, and the extent to which the content is compatible with the reality of direct studies conducted in Lampung. The phenomenon of digital da'wah that is currently growing rapidly opens up new spaces in the delivery of Islamic teachings, but also raises questions about the accuracy and integrity of the message represented digitally. This study aims to examine the representation of da'wah in promotional content on social media and compare it with the implementation of da'wah directly in the field, in order to find out whether social media is able to convey da'wah messages in a whole, authentic, and according to reality. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques are carried out through observation, documentation, and interviews. The main data was obtained from promotional content on @ayah_amanah Instagram account in the form of digital posters and Reels videos, as well as the results of direct observation in one of Ustadz Hanan Attaki's studies in Lampung. Data analysis was carried out using semantic content analysis according to Klaus Krippendorff to dissect the structure and meaning of content, as well as Stuart Hall's representational theory with a constructionist approach to examine how the meaning of da'wah is constructed and displayed in the digital content. The results of the study show that promotional content uploaded by @ayah_amanah account is able to attract the attention of the audience with emotionally touching visuals and narratives. The representation of Ustadz Hanan Attaki's da'wah in the content shows the figure of an inspirational young dadi, close to all circles, and carries a religious message in a light but touching way. However, these representations are partial and do not fully reflect the substance of the da'wah conveyed directly in the study. The suitability of digital content with the field reality is only visible in the aspects of the theme and communication style, but it does not describe the depth of the material and the overall atmosphere of the study as a whole. Thus, social media plays an important role in supporting da'wah, but still requires a more complete presentation strategy so that the substance of the da'wah message does not lose its original meaning. Keywords: Digital Da'wah, Instagram, Representation.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 28 Aug 2025 07:19 |
| Last Modified: | 28 Aug 2025 07:19 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39898 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


