Melda, Safitri (2025) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNISI DITINJAU DARI SELF EFFICACY PADA MATA PELAJARAN IPAS DI MIN 2 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (8MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan metakognisi ditinjau dari Self-Efficacy pada mata pelajaran IPAS di MIN 2 Bandar Lampung. Fokus penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan metakognisi peserta didik yang diduga disebabkan oleh kurangnya variasi model pembelajaran yang digunakan. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksprimen dengan design Postest-Only Control Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas IV di MIN 2 Bandar Lampung yang dipilih secara acak, masing masing sebagai kelas eksprimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa soal uraian untuk mengukur kemampuan metakognisi dan angket untuk mengukur self efficacy. Analisis data dilakukan menggunakan uji Two Way Annova dengan taraf signifikansi 5% (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh signifikan antara model pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan metakognisi ditinjau dari Self-Efficacy (Sig. = 0.009); (2) tidak terdapat pengaruh signifikan Self-Efficacy secara langsung terhadap kemampuan metakognisi (Sig. = 0.202); dan (3) terdapat interaksi/hubungan yang signifikan antara model pembelajaran berdiferensiasi dan Self-Efficacy terhadap kemampuan metakognisi (Sig. = 0.009). Dengan demikian, interaksi antara model pembelajaran dan Self-Efficacy secara bersama-sama berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan metakognisi peserta didik kelas IV MIN 2 Bandar Lampung. Kata Kunci: Model Pembelajaran Berdiferensiasi, Self-Efficacy, Kemampuan Metakognisi, IPAS. ii ABSTRACT This study aims to examine the effect of differentiated learning models on student’s metacognitive abilities in terms of self-efficacy in the IPAS subject. The research was motivated by the low level of student’s metacognitive skillls, which is suspected to be caused by the lack of variation in learning models used The research employed a Quasy Experimental method with a Posttest-Only Control Design. The sample consisted of two randomly selected fourth-grade classes at MIN 2 Bandar Lampung, assigned as the experimental and control groups. The instruments used were essay tests to assess metacognitive ability and questionnaires to measure self-efficacy. Data were analyzed using Two-Way Annova with a significance level of 5% (0,05) The results showed that: (1) there was a significant effect of differentiated learning models on metacognitive ability viewed from Self-Efficacy (Sig. = 0.009); (2) there was no significant direct effect of Self-Efficacy on metacognitive ability (Sig. = 0.202); and (3) there was a significant interaction between differentiated learning models and Self-Efficacy on metacognitive ability (Sig. = 0.009). Thus, the interaction between learning models and self-efficacy jointly contributes to improving student’s metacogtive ability in class IV MIN 2 Bandar Lampung. Keywords: Differentiated Learning Models, Self-Efficacy, Metacognitive Ability, IPAS.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 27 Aug 2025 08:20 |
| Last Modified: | 27 Aug 2025 08:20 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39832 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


