KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MEMBENTUK AKHLAKUL KARIMAH DI DESA PULAU PANGGUNG KECAMATAN PULAU PANGGUNG KABUPATENTANGGAMUS

SINTA, SAFITRI (2025) KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MEMBENTUK AKHLAKUL KARIMAH DI DESA PULAU PANGGUNG KECAMATAN PULAU PANGGUNG KABUPATENTANGGAMUS. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of Skripsi Sinta Cover-BAb II-Dapus.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of Skripsi Sinta.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Pembentukan akhlakul karimah merupakan bagian penting dalam pendidikan karakter anak yang dimulai dari lingkungan paling dasar, yaitu keluarga. Di tengah arus globalisasi dan pengaruh media yang semakin kuat, peran komunikasi dalam keluarga menjadi sangat krusial sebagai media pembinaan akhlak yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana pola komunikasi keluarga berperan dalam membentuk akhlakul karimah anak di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus. Metode Penelitian ini menggunakan field research dengan sifat penelitian deskriptif kualitatif. Adapun sumber data penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria, berdasarkan ciri total data primer adalah 12 orang pasangan suami istri dalam pola komunikasi keluarga dan Metode Pengumpulan Data dalam penelitian yaitu melalui , wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu Miles&Huberman melalui,reduksi data penyajian data serta penrikan kesimpulan. Teori dalam penelitian ini menggunakan teori pola komunikasi keluarga dan pembinaan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat pola komunikasi keluarga yang ditemukan, yakni pola komunikasi persamaan, seimbang terpisah, tak seimbang terpisah, dan monopoli. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pembentukan akhlakul karimah dalam keluarga. Semakin setara dan terbuka komunikasi antara suami dan istri, maka semakin besar peluang keberhasilan dalam pembentukan akhlakul karimah pada anak. Pola persamaan dan seimbang terpisah cenderung menghasilkan pengasuhan yang konsisten dan mendukung pembentukan karakter yang utuh. Sementara pola tak seimbang terpisah dan monopoli dapat membatasi proses pembinaan akhlak karena ketimpangan dalam peran dan komunikasi yang bersifat satu arah. Oleh karena itu, keterlibatan aktif kedua orang tua dalam komunikasi keluarga sangat penting untuk menciptakan generasi yang tidak hanya taat, tetapi juga memahami dan menghayati nilai-nilai akhlakul karimah. Kata kunci : Komunikasi Keluarga, Membentuk Akhlakul Karimah . ABSTRACT The development of akhlakul karimah (noble character) is an essential part of children's character education, starting from the most fundamental environment—the family. Amid globalization and the growing influence of media, the role of communication within the family becomes crucial as an effective medium for moral education. This study aims to describe and analyze how family communication patterns contribute to the formation of akhlakul karimah among children in Pulau Panggung Village, Pulau Panggung Sub-district, Tanggamus Regency. This research employs a field research approach with a descriptive qualitative design. The data sources were obtained using purposive sampling, with the criteria based on a total of 12 married couples representing family communication patterns. Data collection methods included interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used was Miles and Huberman’s model, which involves data reduction, data display, and conclusion drawing. The theoretical framework is based on family communication pattern theory and moral development. The findings reveal four types of family communication patterns: equality pattern, balanced-separate pattern, unbalanced-separate pattern, and monopoly pattern. The results suggest that the success of forming akhlakul karimah in children is greater when communication between husband and wife is more equal and open. Equality and balanced-separate patterns tend to produce consistent parenting that supports comprehensive character development, whereas unbalanced-separate and monopoly patterns may hinder moral development due to role inequality and one-way communication. Therefore, active involvement of both parents in family communication is crucial to nurturing a generation that is not only obedient but also understands and internalizes the values of akhlakul karimah. Keywords: Family Communication, Formation of Akhlakul Karimah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 27 Aug 2025 06:46
Last Modified: 27 Aug 2025 06:46
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39807

Actions (login required)

View Item View Item