UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) TRI LESTARI DI DESA TRIBUDIMAKMUR KECAMATAN KEBUN TEBU KABUPATEN LAMPUNG BARAT

AULIA, PUTRI WAHYU NADIAS (2025) UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) TRI LESTARI DI DESA TRIBUDIMAKMUR KECAMATAN KEBUN TEBU KABUPATEN LAMPUNG BARAT. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of bab 1,2 dapus &  lampiran.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of Skripsi Aulia Wahyu Nadis.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK . Upaya permberdayaan masyarakat melalui kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT) Tri Lestari Di Desa Tribudimakmur. Rumusan masalah pada penelitian ini ialah bagaimanakah upaya pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Tribudimakmur Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat. Adapun persoalan yang dihadapi: anggota kelompok wanita tani kurang aktif dalam kegiatan dan kurangnya pengetahuan para kelompok wanita tani pengolahan pertanian hingga pemasarannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Tribudimakmur Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat. Adapun jenis Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif. Penelitian lapangan dilakukan dengan menggali data yang bersumber dari lokasi atau lapangan penelitian yang berkenaan. Dan sifat Penelitian ini bersifat deskriptif analitis yang berarti bersifat menggambarkan suatu hal secara objektif. Sumber data primer merupakan data utama yang langsung dikumpulkan oleh peneliti dari sumber- sumber terkait, seperti: ketua, sekretaris, bendahara, dan beberapa anggota kelompok yang dijadikan sumber data dilapangan. Sedangkan Data sekunder adalah data pendukung dapat berupa referensi yang secara tidak langsung berkaitan dengan judul penelitian ini. Begitupun gengan analisis data yang dikumpulkan berasal dari wawancara dengan 5 Informa yang sudah ditentukan dengan fokus penelitian penyadaran, transformasi pengetahuan dan keterampiran serta kemandirian. Teori belajar sosial yang digunakan pada penelitian ini adalah Albert Bandura Peneliti menggunakan Pemberdayaan Masyarakat Kelompok wanita Tani (KWT) dan mendapat beberapa temuan yakni: Setelah adanya penyadaran masyarakat Desa Tribudimakmur langsung ingin membuat kelompok wanita tani Tri Lestari dan mengajukan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan. Anggota kelompok wanita tani Tri Lestari mendapatkan manfaat dan perubahan dengan diadakannya pemberdayaan masyarakat perubahan dan pemanfaatan itu ialah anggota KWT menjadi lebih aktif mengikuti kegiatan, mendapatkan ilmu baru mengenai pengolahan lahan, iii pembibitan, proses panen hingga pemasaran hasil panen dan mendapatkan keuntungan lainnya dalam bidang keterampilan dan kemampuan. Dalam pemberdayaan masyarakat, kelompok wanita tani dan Dinas Pertanian dan Perikanan yang melaksanakan penyuluhan terhadap kelompok wanita tani terkait dengan pengolahan pertanian dan lainnya. Dengan adanya kegiatan penyuluhan yang dilakukan kepada anggota Kelompok Wanita Tani Tri Lestari selain mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru para anggota KWT mendapatkan membuat masyarakat mengerti bahwa mereka perlu membangun di perdayaan dan proses pemberdayaan itu dimulai dari dalam diri mereka bukan berasal dari orang lain. Pentingnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat kelompok wanita tani agar bisa meningkatkan standar dan kualitas hidup masyarakat dalam kegiatan kelompok wanita tani. Kata kunci : Upaya Pemberdayaan Masyarakat, Kelompok Wanita Tani. ABSTRACT Community empowerment efforts through the activities of the Tri Lestari Women Farmers Group (KWT) in Tribudimakmur Village. The formulation of the problem in this study is how the community empowerment efforts through the Women Farmers Group (KWT) in Tribudimakmur Village, Kebun Tebu District, West Lampung Regency. The problems faced: members of the women farmers group are less active in activities and lack of knowledge of the women farmers group in agricultural processing to marketing. The purpose of this study is to determine the efforts to empower the community through the Women Farmers Group (KWT) in Tribudimakmur Village, Kebun Tebu District, West Lampung Regency. The type of this research is field research with qualitative methods. Field research is conducted by digging data sourced from the relevant research location or field. And the nature of this research is descriptive analytical which means it describes something objectively. Primary data sources are the main data directly collected by researchers from related sources, such as: the chairman, secretary, treasurer, and several group members who are used as data sources in the field. While secondary data is supporting data in the form of references that are indirectly related to the title of this research. Likewise, data analysis was conducted through interviews with five predetermined informants, focusing on awareness-raising, knowledge and skills transformation, and independence. The social learning theory employed in this study is Albert Bandura's. The researcher used Community Empowerment of Women Farmers' Groups (KWT) and obtained several findings: Following awareness-raising, the Tribudimakmur Village community immediately wanted to establish the Tri Lestari Women Farmers' Group and submit a report on the activities carried out. Members of the Tri Lestari Women Farmers' Group benefited from the community empowerment program. These changes and benefits included KWT members becoming more active participants in activities, gaining new knowledge about land management, seeding, harvesting, and marketing their crops, as well as gaining other benefits in skills and abilities. In community empowerment, the women farmers' group and the Department of Agriculture and Fisheries provided extension services to the women farmers' group related to agricultural processing and other matters. Through the extension services provided to the Tri Lestari Women Farmers' Group members, in addition to gaining new knowledge and experience, the KWT members also understood that they needed to build empowerment, and that the empowerment process began within themselves, not from others. The importance of government attention to women's farming groups is crucial for improving the standard and quality of life of the community through their activities. Keywords: Community Empowerment Efforts, Women's Farming Groups.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 27 Aug 2025 06:32
Last Modified: 27 Aug 2025 06:32
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39803

Actions (login required)

View Item View Item