Anisa, Luthfi Aprilia (2025) SISTEM PENGUPAHAN DENGAN PENCAPAIAN TARGET PENJUALAN HARIAN MENURUT HUKUM EKONOMI SYARIAH ( Studi Pada Toko Nuna Collection Simpur Center Bandar Lampung ). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Upah diberikan sebagai imbalan atas tenaga dan waktu yang telah dikerjakan. Upah di sini di dapat dengan pencapaian target penjualan karyawan. Dalam sistem ini, upah karyawan tidak hanya didasarkan pada tingkat penjualan mereka tetapi juga pada sejauh mana mereka mencapai target penjualan yang telah ditetapkan. Toko pakaian ini memeiliki 2 karyawan dimana target penjualan karyawan di toko ini adalah 100 barang perhari untuk masing-masing karyawan, jumlah upahnya apabila karyawan mencapai target yaitu Rp. 50.000. Namun seiring berjalannya waktu upah karyawan di toko ini mengalami perubahan oleh pemilik usaha karena setiap tahunnya banyak muncul pakaian dengan model dan variasi terbaru dan pemilik toko membutuhkan pengeluaran yang besar untuk mengikuti trend pakaian sehingga akibatnya pada upah karyawan. Akan tetapi pengurangan pengupahan itu dilakukan secara sepihak. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana sistem pengupahan pencapaian target penjualan harian pada toko Nuna Collection Simpur Center Tanjung Karang Bandar Lampung dan bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Syariah tentang sistem pengupahan dengan pencapaian target penjualan harian pada toko Nuna Collection Simpur Center Tanjung Karang Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis sistem pengupahan dengan pencapaian target penjualan harian pada toko Nuna Collection Simpur Center Tanjung Karang Bandar Lampung dan untuk mengetahui tinjauan Hukum Ekonomi Syariah tentang sistem pengupahan dengan pencapaian target penjualan harian pada toko Nuna Collection Simpur Center Tanjung Karang Bandar Lampung. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field research) yang dilakukan pada pemilik toko dengan karyawan di Toko Nuna Collection. Sifat penelitian ini adalah deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data adalah deskriptif kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah upah pada akad awal yaitu Rp. 50.000 jika mencapai target sedangkan jika tidak mencapai target maka upahnya menjadi Rp.25.000. Pada kenyataannya pemilik usaha secara sepihak mengurangi jumlah upah karyawan tanpa memberikan infarmasi terlebih dahulu kepada karyawan. Membuat upah karyawan tidak sesuai dengan akad awal maka dari itu asas keadilan dalam akad belum terpenuhi. Akad yang digunakan pada sitem pengupahan di toko Nuna Collection ini menggunakan akad IjarahTinjauan hukum ekonomi syariah pada praktik upah-mengupah tersebut gharar karena tidak sesuai dengan rukun dan syarat ijarah berkaitan dengan syarat pada upah, dimana pada dasarnya upah harus diketahui oleh kedua belah pihak secara jelas dan harus adanya kerelaan antara kedua pihak. Kata kunci: Sistem pengupahan, target penjualan, Hukum Ekonomi Syariah, gharar, ijarah. iii ABSTRACT Wages are given as compensation for the time and effort contributed by employees. In this case, wages are earned based on the achievement of individual sales targets. This wage system is not only determined by the amount of sales, but also by how far employees reach the predetermined daily sales target. This clothing store employs two workers, each of whom is expected to sell 100 items per day. If they reach the target, they receive a wage of IDR 50,000. However, over time, changes were made to the wage system by the business owner due to the growing need to follow fashion trends, which requires significant financial outlays. As a result, employee wages were affected. Unfortunately, the wage reduction was made unilaterally. The research problems addressed in this study are: how the daily target-based wage system is implemented at Nuna Collection Store in Simpur Center, Tanjung Karang, Bandar Lampung, and how the system is viewed from the perspective of Sharia Economic Law. The objectives of this research are to analyze the wage system based on daily sales target achievements at Nuna Collection and to explore the Sharia Economic Law perspective on this system. This study is a field research involving the store owner and employees at Nuna Collection. It uses a descriptive analytical approach with data collected through observation, interviews, and documentation. The data analysis method applied is qualitative descriptive analysis. The conclusion of this research is that the wage in the initial contract was Rp. 50,000 if the target was reached, whereas if the target was not reached, the wage became Rp. 25,000. In reality, the business owner unilaterally reduced the amount of employee wages without providing prior information to the employees. Making employee wages not in accordance with the initial contract means that the principle of justice in the contract has not been fulfilled. The contract used in the wage system at Nuna Collection store uses the Ijarah Tinjauan contract according to Sharia economic law, where the practice of wage-earning is gharar because it is not in accordance with the pillars and conditions of ijarah related to the conditions on wages, where basically wages must be known clearly by both parties and there must be willingness between both parties. Keywords: Wage system, sales target, Sharia Economic Law, gharar, ijarah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 25 Aug 2025 09:32 |
| Last Modified: | 25 Aug 2025 09:32 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39718 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


