ANDRE, AZARA (2025) IMPLEMENTASI KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF-MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI KETERGANTUNGAN GADGET PESERTA DIDIK DI MA BANI SALIM BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Ketergantungan terhadap gadget merupakan salah satu permasalahan yang sering dijumpai pada peserta didik di era digital saat ini. Penggunaan gadget secara berlebihan dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi belajar, interaksi sosial, dan kedisiplinan. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan pendekatan yang efektif, salah satunya melalui layanan konseling kelompok dengan teknik self-management. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi konseling kelompok dengan teknik self-management dalam mengurangi ketergantungan gadget pada peserta didik di MA Bani Salim Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi konseling kelompok dengan teknik self-management dalam mengurangi ketergantungan gadget pada peserta didik di MA Bani Salim Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk menggambarkan fenomena secara mendalam berdasarkan pengalaman nyata para partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru bimbingan dan konseling serta peserta didik yang terlibat dalam layanan konseling, observasi langsung selama proses konseling berlangsung, dan dokumentasi berupa catatan kegiatan, absensi, serta jurnal harian peserta. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas data primer dari informan langsung, yaitu guru bimbingan dan konseling serta peserta didik, dan data sekunder yang diperoleh dari dokumen dokumen pendukung pelaksanaan program. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data (pemilihan data relevan), penyajian data (penyusunan data dalam bentuk narasi dan kategorisasi), serta penarikan kesimpulan. Seluruh proses dibantu menggunakan perangkat lunak Nvivo 12 untuk mempermudah pengkodean dan analisis tematik terhadap data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konseling kelompok dengan teknik self-management mampu membantu peserta didik dalam mengenali pola penggunaan gadget ii yang berlebihan, menetapkan tujuan perubahan perilaku, serta mengembangkan strategi pengendalian diri. Proses konseling juga membentuk kebiasaan baru yang lebih sehat dan produktif. Perubahan yang terjadi tampak dari penurunan frekuensi penggunaan gadget, meningkatnya kesadaran diri, dan keaktifan peserta didik dalam kegiatan belajar dan sosial di sekolah. Dengan demikian, teknik self-management dalam konseling kelompok terbukti efektif dalam upaya mengurangi ketergantungan gadget dikalangan peserta didik. Strategi self-management yang digunakan dalam konseling ini juga mencakup pemantauan diri (self-monitoring), penguatan diri (self-reinforcement), dan evaluasi diri (self-evaluation). Misalnya, peserta diminta untuk mencatat waktu penggunaan gadget setiap harinya dan membuat target pengurangan secara bertahap. Guru BK berperan penting dalam memberikan umpan balik serta memotivasi peserta untuk terus berkomitmen terhadap perubahan perilaku yang telah dirancang.Peserta juga menunjukkan peningkatan dalam hal kedisiplinan, seperti datang tepat waktu, menyelesaikan tugas tepat waktu, dan terlibat aktif dalam diskusi kelas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teknik self management dalam konseling kelompok terbukti efektif dalam upaya mengurangi ketergantungan gadget di kalangan peserta didik. Keberhasilan program ini tidak lepas dari peran guru BK sebagai fasilitator, serta keterlibatan aktif peserta dalam seluruh proses konseling. Oleh karena itu, pendekatan ini dapat direkomendasikan untuk diimplementasikan secara lebih luas di lingkungan pendidikan, terutama dalam menghadapi tantangan perilaku digital pada generasi muda di era teknologi saat ini. Kata Kunci: Konseling Kelompok, Self-Management, Ketergantungan Gadget, Peserta Didik iii ABSTRACT Gadget dependency is one of the common problems faced by students in today’s digital era. Excessive use of gadgets can negatively affect concentration in learning, social interaction, and discipline. To address this issue, an effective approach is needed, one of which is group counseling using the self-management technique. This study aims to describe the implementation of group counseling with the self-management technique in reducing gadget dependency among students at MA Bani Salim Bandar Lampung This research uses a descriptive qualitative approach, allowing the researcher to describe the phenomenon in depth based on the real experiences of the participants. Data were collected through in-depth interviews with guidance and counseling teachers and students involved in the counseling services, direct observations during the counseling sessions, and documentation such as activity notes, attendance records, and students’ daily journals. The data sources consist of primary data obtained directly from informants, namely the guidance and counseling teachers and students, and secondary data from supporting documents related to program implementation. Data analysis was carried out in three stages: data reduction (selecting relevant data), data presentation (organizing data in narrative and categorized forms), and drawing conclusions. The entire analysis process was assisted by Nvivo 12 software to facilitate coding and thematic analysis of the collected data. The research findings show that the implementation of group counseling using self-management techniques effectively helps students recognize their excessive gadget use patterns, set behavioral change goals, and develop self-control strategies. The counseling process also encourages the formation of new, healthier, and more productive habits. Positive changes were observed in the form of reduced gadget usage frequency, increased self-awareness, and greater student engagement in academic and social activities at school. Thus, self-management techniques in iv group counseling proved effective in reducing gadget dependence among students. The self-management strategies used in the counseling process include self-monitoring, self-reinforcement, and self evaluation. For example, participants were asked to record their gadget usage time daily and set gradual reduction targets. The counseling teacher played a crucial role in providing feedback and motivating participants to remain committed to the behavioral changes they had planned. Students also demonstrated improvements in discipline, such as arriving on time, completing assignments punctually, and actively participating in class discussions. In conclusion, self-management techniques in group counseling have been proven effective in reducing gadget dependence among students. The success of this program cannot be separated from the role of the counseling teacher as a facilitator, as well as the active participation of students throughout the counseling process. Therefore, this approach is recommended for broader implementation in educational settings, particularly in addressing the behavioral challenges of the digital generation in today’s technology-driven era. Keywords: Group Counseling, Self-Management, Gadget Dependency, Students
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 13 Aug 2025 07:25 |
| Last Modified: | 13 Aug 2025 07:25 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39629 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


