Alia, Andini Hasanah (2025) MANAJEMEN STRATEGI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PENGELOLAAN DANA ZAKAT. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Manajemen strategi merupakan proses perencanaan, implementasi, dan evaluasi yang bertujuan mengarahkan sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan organisasi. Dalam pengelolaan zakat, strategi ini dibutuhkan agar Pengelolaan dana zakat dapat lebih optimal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi para mustahik. Namun, implementasi pengelolaan ini masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait efektivitas pendistribusian dan keberlanjutan program pemberdayaan. Permasalahan yang muncul antara lain kesesuaian program dengan kebutuhan mustahik serta kedisiplinan dan keberlanjutan mustahik setelah menerima bantuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam bersama Bapak Doni Peryanto selaku Kepala Sekretaris serta beberapa staf BAZNAS Kota Bandar Lampung, dan dilengkapi dengan dokumen resmi lembaga berupa laporan program serta kebijakan internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Bandar Lampung menjalankan lima program utama dalam pendistribusian zakat, yaitu bidang ekonomi, pendidikan, sosial, kesehatan, dan keagamaan. Dana zakat disalurkan dalam dua bentuk konsumtif (seperti bantuan sembako dan pengobatan) serta produktif (seperti bantuan modal usaha dengan akad qardhul hasan). Penyaluran dilakukan kepada mustahik yang termasuk dalam delapan golongan (asnaf) sebagaimana disebut seperti fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharim, fisabilillah, dan ibnu sabil. Strategi yang diterapkan sudah cukup efektif, namun masih menghadapi tantangan dalam monitoring usaha serta membangun kemandirian dan kedisiplinan mustahik pasca bantuan. Dengan perbaikan berkelanjutan, strategi ini diharapkan semakin optimal dalam memberdayakan umat. Kesimpulan strategi pengelolaan zakat yang diterapkan BAZNAS Kota Bandar Lampung telah berjalan cukup efektif melalui program pendistribusian konsumtif dan pemberdayaan produktif yang menyasar delapan golongan mustahik. Namun, efektivitasnya masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam hal monitoring, pendampingan usaha, dan membangun Kata kunci: manajemen strategi, pengelolaan zakat, pendistribusian, pemberdayaan, BAZNAS. ABSTRAK Strategic management is a process of planning, implementation, and evaluation that aims to direct resources effectively to achieve organizational goals. In zakat management, this strategy is needed so that zakat fund management can be more optimal in efforts to improve community welfare, especially for mustahik. However, the implementation of this management still faces a number of challenges, especially related to the effectiveness of distribution and sustainability of empowerment programs. The problems that arise include the suitability of the program to the needs of mustahik and the discipline and sustainability of mustahik after receiving assistance. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data were obtained through in-depth interviews with Mr. Doni Peryanto as the Head of Secretary and several staff of BAZNAS Bandar Lampung City, and supplemented by official institutional documents in the form of program reports and internal policies. The results of the study show that BAZNAS Bandar Lampung City runs five main programs in zakat distribution, namely the economy, education, social, health, and religion. Zakat funds are distributed in two forms, consumptive (such as basic food and medical assistance) and productive (such as business capital assistance with the qardhul hasan contract). Distribution is carried out to mustahik who are included in eight groups (asnaf) as mentioned such as the poor, needy, amil, mualaf, riqab, gharim, fisabilillah, and ibnu sabil. The strategy implemented has been quite effective, but still faces challenges in monitoring efforts and building the independence and discipline of mustahik after assistance. With continuous improvement, this strategy is expected to be more optimal in empowering the community. Conclusion: The zakat management strategy implemented by BAZNAS Bandar Lampung City has been quite effective through the consumptive distribution and productive empowerment programs targeting eight groups of mustahik. However, its effectiveness still needs to be improved, especially in terms of monitoring, business assistance, and building the independence of mustahik so that zakat is not only temporary, but has a long-term impact. Keywords: strategic management, zakat management, distribution, empowerment, BAZNAS.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen Dakwah |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Manajemen Dakwah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 07 Aug 2025 03:33 |
| Last Modified: | 07 Aug 2025 03:33 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39520 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


