Laili, Aprida (2025) ANALISIS PENARAPAN MODERASI BERAGAMA MELALUI SIKAP TOLERANSI TERHADAP KEBERAGAMAN BERAGAMA DI LINGKUNGAN SEKOLAH SMAN 1 BANGKUNAT BELIMBING PESISIR BARAT. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Sebagai negara multikultural, Indonesia menghadapi tantangan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di tengah keragaman keyakinan. Masalah intoleransi dan kemungkinan konflik karena perbedaan agama menjadi tantangan di dunia pendidikan, terutama di lingkungan sekolah yang majemuk. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan sikap toleran sebagai wujud nyata moderasi beragama di lingkungan pendidikan. Karena sekolah sebagai miniatur masyarakat menjadi ruang penting untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, khususnya sikap toleransi terhadap keberagaman agama. Kajian dilakukan di SMAN 1 Bangkunat Belimbing Pesisir Barat karena keberagaman agama yang ada di sekolah mencerminkan realitas masyarakat plural dan berfungsi sebagai wadah strategis untuk menumbuhkan karakter inklusif dan harmonis di kalangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, yang mengumpulkan data melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara terstruktur. Subjek penelitian adalah guru yang mengajar agama Islam dan Hindu, serta peserta didik dari berbagai latar belakang agama. Untuk memilih informan yang relevan dengan fokus penelitian, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selain itu, teknik triangulasi sumber dan metode digunakan untuk pengujian validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan moderasi beragama melalui sikap toleransi telah diintegrasikan dalam berbagai aktivitas sekolah, baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Guru berperan sebagai fasilitator dalam membentuk karakter peserta didik menjadi orang yang toleran terhadap perbedaan agama. Sekolah memberikan kesempatan kepada semua orang untuk menunjukkan keyakinan keagamaannya, seperti memberikan izin kepada peserta didik yang non-muslim untuk merayakan hari besar keagamaan mereka. Visi dan misi sekolah yang inklusif, partisipasi aktif guru, dan kebijakan sekolah yang terbuka terhadap keberagaman adalah beberapa komponen yang membantu implementasi ini berhasil. Faktor yang menghambat termasuk pemahaman yang salah tentang moderasi beragama dan keterbatasan sarana untuk mendukung kegiatan lintas agama. Simpulan penelitian ini adalah sikap toleransi dapat membantu menerapkan moderasi beragama di lingkungan sekolah. Pada akhirnya, ini akan membentuk lingkungan pembelajaran yang aman, inklusif, dan menghargai perbedaan. Kata Kunci : Moderasi Beragama, Sikap Toleransi, Keberagaman Agama di Lingkungan Sekolah ii ABSTRACT As a multicultural country, Indonesia faces challenges in maintaining harmony between religious communities amidst the diversity of beliefs. The problem of intolerance and the possibility of conflict due to religious differences is a challenge in the world of education, especially in a pluralistic school environment. This research is motivated by the importance of implementing a tolerant attitude as a real manifestation of religious moderation in the educational environment. Because schools as a miniature of society are an important space for instilling the values of religious moderation, especially an attitude of tolerance towards religious diversity. The study was conducted at SMAN 1RiseBelimbing Pesisir Barat because the religious diversity in the school reflects the reality of a pluralistic society and functions as a strategic forum for fostering inclusive and harmonious characters among students. This study uses a descriptive qualitative methodology, which collects data through participant observation, documentation, and structured interviews. The subjects of the study were teachers who teach Islam and Hinduism, as well as students from various religious backgrounds. To select informants relevant to the focus of the study, the researcher used a purposive sampling technique. Data analysis was carried out in three stages, namely: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. In addition, source and method triangulation techniques were used to test data validity. The results of the study indicate that the implementation of religious moderation through an attitude of tolerance has been integrated into various school activities, both intracurricular and extracurricular. Teachers act as facilitators in shaping the character of students to be tolerant of religious differences. Schools provide opportunities for everyone to show their religious beliefs, such as giving permission to non-Muslim students to celebrate their religious holidays. An inclusive school vision and mission, active teacher participation, and school policies that are open to diversity are some of the components that help this implementation succeed. Inhibiting factors include a misconception about religious moderation and limited facilities to support interfaith activities. The conclusion of this study is that an attitude of tolerance can help implement religious moderation in the school environment. Ultimately, this will create a safe, inclusive, and diversity-appreciating learning environment. Keywords : Religious Moderation, Tolerance, Religious Diversity in School Environment
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Agama islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 31 Jul 2025 03:53 |
| Last Modified: | 31 Jul 2025 03:53 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39405 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


