IMPLEMENTASI PASAL 28 PERATURAN DAERAH KABUPATEN TULANG BAWANG NOMOR 2 TAHUN 2018 TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTRAMAN MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi di Pasar Putri Agung Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang)

ULIL, ALBAB (2025) IMPLEMENTASI PASAL 28 PERATURAN DAERAH KABUPATEN TULANG BAWANG NOMOR 2 TAHUN 2018 TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTRAMAN MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi di Pasar Putri Agung Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI_ULIL_135.pdf] PDF
Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI_ULILabstrak.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (92kB)

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan Pasal 28 Peraturan Daerah Kabupaten Tulang Bawang Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Ketertiban Umum Dan Ketentraman Masyarakat, dijelaskan bahwa setiap orang atau badan dilarang berjualan di jalan, bahu jalan, trotoar, jalur hijau, jembatan dan bantaran sungai. Namun masih tidak sesuai dengan peraturan yang dibuat, para pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya sehingga mengganggu ketertiban umum dan ketentraman, Lokasi berdagang yang sembarangan bahkan cenderung memakan bibir jalan sangat mengganggu lalu lintas baik pejalan kaki maupun pengendara motor dan mobil.Bagaimana pespektif Fiqh Siyasah terhadap implementasi Pasal 28 Peraturan Daerah Kabupaten Tulang Bawang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang?. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan data analisis kualitatif yang sifatnya hanya menggambarkan serta menjabarkan temuan dilapangan tanpa memerlukan hipotesis sifat penelitian ini adalah deskriptif analisis. Data primer diperoleh melalui interview terhadap informan yang mengetahui persoalan dipeneltian ini, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku dan jurnal yang relevan dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi Pasal 28 Peraturan Daerah Kabupaten Tulang Bawang Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Ketertiban Umum Dan Ketentraman Masyarakat di Pasar Putri Agung Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang telah melaksanakan tupoksinya sesuai aturan yang berlaku dan melakukan berbagai upaya dalam menerapkan peraturan tersebut. Sedangkan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat jika di tinjau dari teori Siyāsah Tanfidżiyah belum terlaksana secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya pemahaman Satuan Polisi Pamong Praja sebagai anggota pengamanan mengenai tupoksi tugas yang seharusnya dilaksanakanan. Maka dari itu diperlukan berbagai upaya yang bertujuan untuk kemaslahatan umat manusia sehingga mendatangkan kebaikan. Kata Kunci : Implementasi, Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, Fiqh Siyasah. ABSTRACK Based on Article 28 of the Tulang Bawang Regency Regional Regulation Number 2 of 2018 concerning Public Order and Public Peace, it is explained that every person or entity is prohibited from selling on roads, road shoulders, sidewalks, green lanes, bridges and riverbanks. However, it is still not in accordance with the regulations made, traders who sell are out of place so that they disturb public order and peace, Random trading locations that even tend to eat the roadside greatly interfere with traffic both pedestrians and motorcyclists and cars. What is Fiqh Siyasah perspective on the implementation of Article 28 of Tulang Bawang Regency Regional Regulation Number 2 of 2018 concerning Public Order and Public Peace in Menggala District, Tulang Bawang Regency? The method used in this study is (field research) using qualitative analysis data which only describes and describes the findings in the field without requiring hypotheses, the nature of this research is descriptive analysis. Primary data was obtained through interviews with informants who knew about the research problem, while secondary data was obtained from books and journals relevant to this research. Based on the results of the study, it can be concluded that the implementation of Article 28 of the Regional Regulation of Tulang Bawang Regency Number 2 of 2018 concerning Public Order and Public Peace in Pasar Putri Agung, Menggala District, Tulang Bawang Regency has carried out its duties in accordance with applicable rules and made various efforts in implementing these regulations. Meanwhile, Public Order and Public Tranquility when viewed from the theory of Siyāsah Tanfidżiyah has not been implemented optimally. This can be seen from the lack of understanding of the Pamong Praja Police Unit as a member of security regarding the duties that should be carried out. Therefore, various efforts are needed that aim for the benefit of mankind so as to bring good. Keywords: Implementation, Public Order and Public Order, Fiqh Siyasah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 16 Jul 2025 04:10
Last Modified: 16 Jul 2025 04:10
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39148

Actions (login required)

View Item View Item