Yulin, Astika (2025) NILAI ETIKA DALAM SYAIR SENI REJUNG MASYARAKAT ETNIS SEMENDE LEMBAK. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (2MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Syair seni rejung selama ini sering kali dipandang hanya sebagai hiburan kesenian semata, tanpa mempertimbangkan dimensi penting dari nilai moral dan keagamaan yang terkandung di dalamnya. Penilaian semacam ini mengakibatkan pengabaian terhadap potensi syair seni rejung sebagai media pendidikan dan penyampaian ajaran agama, khususnya ajaran Islam. Ketidakpahaman ini berakar dari kurangnya penelitian mendalam mengenai bagaimana syair seni rejung dapat berfungsi sebagai sarana untuk mengajarkan dan menyebarluaskan nilai-nilai spiritual dan etika dalam masyarakat. Metode yang digunakan dalam keberlangsungan penelitian ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data dari berupa karya karya primer dari Teori Travelling Theory Marshall G.S. Hodgson dan Teori Semiotika Roland Barthes maupun karya sekunder dari buku buku yang membahas Syair seni rejung, pada teknik penggunaan data, penulis menggunakan sistem menganalisa dan membaca secara eksplisit dalam pengolahan data di dalam karya-karya buku yang dibutuhkan. Sehingga uraian hasil yang telah di telisik oleh penulis dalam mengkaji penelitian ini akan membuahkan hasil dan kesimpulan yang baik, khususnya analisis data yang digunakan oleh peneliti diantaranya yaitu, metode interpretasi, hermeneutika, dan induktif. Adapun metode penelitian secara umum yang tersaji dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif dan kajian pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Syair seni rejung masyarakat etnis Semende Lembak menggambarkan berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat, serta mengandung nilai-nilai etika Islam. Beberapa tema utama dalam seni rejung mencakup kehidupan sehari-hari, seperti bertani dan berburu; nasihat tentang etika dan budi pekerti, khususnya bagi generasi muda; serta adat istiadat dan tradisi seperti pernikahan dan ritual-ritual. Selain itu, rejung juga membahas hubungan sosial, kekeluargaan, keindahan alam, cinta, serta kritik sosial terhadap perilaku menyimpang. Tema keagamaan juga muncul, mengajak masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Rejung juga menyampaikan nilai-nilai etika Islam, seperti pentingnya keimanan kepada Allah, akhlak mulia, dan hubungan sosial yang harmonis. Selain itu, syair ini mendorong masyarakat untuk terus belajar, bersabar, dan mengikhlaskan setiap cobaan hidup. Pesan tentang mengingat kematian dan akhirat, serta pentingnya syukur dan tawakal kepada Allah, juga sering disampaikan. Secara keseluruhan, seni rejung tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik masyarakat untuk hidup sesuai dengan ajaran Islam. Kata Kunci: Nilai Etika, Syair Seni Rejung, Etnis Semende Lembak. ABSTRACT Rejung art poetry has often been viewed as mere artistic entertainment, without considering the important dimensions of the moral and religious values contained therein. This kind of assessment has resulted in ignoring the potential of rejung art poetry as a medium for education and conveying religious teachings, especially Islamic teachings. This lack of understanding stems from the lack of in-depth research on how rejung art poetry can function as a means to teach and disseminate spiritual and ethical values in society. The method used in the continuation of this research, the author uses data collection techniques from primary works from Marshall G.S. Hodgson's Traveling Theory and Roland Barthes' Semiotic Theory as well as secondary works from books discussing Rejung art poetry, in the data usage technique, the author uses a system of analyzing and reading explicitly in processing data in the required books. So that the description of the results that have been examined by the author in reviewing this research will produce good results and conclusions, especially the data analysis used by the researcher including the interpretation, hermeneutic, and inductive methods. As for the general research methods presented in this study, the author uses qualitative methods and literature reviews. The results of this study indicate that the Rejung art poems of the Semende Lembak ethnic community depict various aspects of the social, cultural, and spiritual life of the community, and contain Islamic ethical values. Some of the main themes in Rejung art include daily life, such as farming and hunting; advice on ethics and good character, especially for the younger generation; and customs and traditions such as marriage and rituals. In addition, Rejung also discusses social relationships, family, natural beauty, love, and social criticism of deviant behavior. Religious themes also appear, inviting people to get closer to God. Rejung also conveys Islamic ethical values, such as the importance of faith in Allah, noble morals, and harmonious social relationships. In addition, this poem encourages people to continue learning, be patient, and accept every trial in life. Messages about remembering death and the afterlife, as well as the importance of gratitude and surrender to Allah, are also often conveyed. Overall, Rejung art not only entertains, but also educates people to live according to Islamic teachings. Keywords: Ethical Values, Rejung Art Poetry, Semende Lembak Ethnic Group.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Aqidah Filsafat Aqidah Filsafat |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Aqidah Filsafat |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 16 Jul 2025 02:23 |
| Last Modified: | 16 Jul 2025 02:23 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39133 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


