M, SYUHADA PURNAMA (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PELAKSANAAN ZAKAT PERDAGANGAN OLEH PENGUSAHA DIMSUM (Studi Kasus di Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Salah satu jenis zakat yang perlu diperhatikan oleh pelaku usaha adalah zakat perdagangan. Rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini mencakup bagaimana pengusaha dimsum melaksanakan zakat perdagangan, hambatan yang mereka hadapi dalam pelaksanaannya, serta tingkat kesadaran mereka terhadap kewajiban zakat, pengusaha berasumsi bahwa zakat hanya berkaitan dengan sesuatu yang bernilai 2,5 %, bahkan melihat banyaknya yang dikeluarkan untuk berzakat mereka menggunakan sistem seikhlasnya yang penting sudah mengeluarkan zakat untuk mensucikan barang dagangannya, sehingga yang menjadi syarat-syarat keabsahanya sering terabaikan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pelaaksanaan zakat perdagangan oleh pengusaha produksi Dimsum di Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung. 2) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pelaksanaan zakat perdagangan oleh pengusaha produksi Dimsum di Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan zakat perdagangan oleh pengusaha produksi Dimsum di Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung dan untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap pelaksanaan zakat perdagangan oleh pengusaha produksi Dimsum di Mix Kitchen Bandar Lampung. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian lapangan (field reseach) data primer diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi. Pengelolaan data dilakukan dengan cara analisis deskriptif. Dari hasil observasi dan wawancara dengan pengusaha Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung penulis mendapatkan gambaran yang cukup jelas bagaimana pengusaha Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung melaksanakan zakat perdagangannya. Dapat disimpulkan bahwa motivasi atau alasan utama pengusaha Mix Kitchen mengeluarkan zakat yaitu karena adanya perintah agama yang mewajibkan untuk mengeluarkan zakat bagi yang mampu, selain itu juga dikarenakan mereka ingin membersihkan hartanya. Dengan mengeluarkan zakat mereka juga mengharapkan keberkahan dan terhindar dari marabahaya. Hal itu membuktikan bahwa mereka juga mengetahui hikmah dan manfaat zakat. Karena sesungguhnya sebagian dari harta kekayaan yang dimiliki memang ada haknya orang-orang yang membutuhkan (fakir-miskin). Pelaksanaan zakat perdagangan yang di lakukan oleh Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung ini telah melakukan hak dan kewajibannya untuk membayar zakat perdagangan, tetapi tidak memenuhi syarat yang sudah ada dalam perhitungan Islam sehingga zakat ini tidak sepenuhnya memenuhi ketentuan hukum Islam. Ada ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi dalam menunaikan zakat demi keabsahan zakat yang dikeluarkan, diantaranya cukup nisab dan haul. Kata Kunci : Hukum Islam, Zakat. ABSTRACT One type of zakat that needs to be considered by business actors is trade zakat. The formulation of the problem discussed in this study includes how dimsum entrepreneurs implement trade zakat, the obstacles they face in implementing it, and their level of awareness of the obligation of zakat, entrepreneurs assume that zakat is only related to something worth 2.5%, even seeing the amount spent on zakat they use the seikhlas system as long as they have paid zakat to purify their merchandise, so that the requirements for its validity are often ignored. The formulation of the problem in this research is: 1) How is trade zakat implemented by Dimsum production entrepreneurs in Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung. 2) What is the review of Islamic law regarding the implementation of trade zakat by Dimsum production entrepreneurs at Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung. The purpose of this research is to determine the implementation of trade zakat by Dimsum production entrepreneurs in Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung and to determine the Islamic law review of the implementation of trade zakat by Dimsum production entrepreneurs in Mix Kitchen Bandar Lampung. This research is included in field research. Primary data was obtained from interviews and documentation. Data management is carried out using descriptive analysis. From the results of observations and interviews with Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung entrepreneurs, the author got a fairly clear picture of how Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung entrepreneurs carry out their trading zakat. It can be concluded that the main motivation or reason for Mix Kitchen entrepreneurs to issue zakat is because there is a religious commandment which requires them to pay zakat to those who can afford it, apart from that it is also because they want to clean up their wealth. By giving zakat they also hope for blessings and avoid danger. This proves that they also know the wisdom and benefits of zakat. Because in fact, some of the assets owned are actually owned by people who are in need (the poor and poor). The implementation of trade zakat carried out by Mix Kitchen Kedaton Bandar Lampung has carried out its rights and obligations to pay trade zakat, but does not meet the existing requirements in Islamic calculations so this zakat does not fully meet the provisions of Islamic law. There are provisions that must be fulfilled in paying zakat for the validity of the zakat issued, including sufficient nisab and haul. Keywords: Islamic Law, Zakat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 26 Jun 2025 04:05 |
| Last Modified: | 26 Jun 2025 04:05 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38792 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


