Muhammad, Saputra Susilo (2025) PENYELESAIAN BAGI HASIL DALAM GAGAL PANEN PENGELOLAAN SAWAH PADA AKAD MUZARAAH (Studi di Dusun 4 Margamulya Desa Terbanggi Besar Kecamatan Terbanggi Besar Lampung Tengah). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
ABSTRAK Akad muzaraah adalah akad transaksi kerjasama pengolahan pertanian antara pemilik lahan dan penggarap, di mana pemilik lahan memberikan lahan pertanian dan bibit kepada si penggarap untuk menanami dan memelihara dengan imbalan pembagian tertentu (persentase) dari hasil panen. di desa Terbanggi Besar banyak terjadi permasalahan dalam proses akad muzaraah ini dikarenakan gagal panen yang terjadi. beberapa Tahun lalu banyak sekali mengalami gagal panen dalam penanaman padi yang harusnya padi di panen 100% akhirnya kebanyakan hanya bisa di panen sebesar 40-60% saja, gagal panen tersebut dikarenakan faktor alam yang tidak bisa di hindari seperti Kebanjiran, Kemarau hingga Hama tanaman. Sehingga itu semua menjadi permasalahan dalam pembagian hasil yang menggunakan Sistem muzaraah tersebut, hal itu banyak membuat masyarakat yang terlibat dalam akad muzaraah tersebut melanggar perjanjian yang disepakati terutama dalam bagi hasilnya, dan kurang nya pengetahuan masyarakat tentang dasar hukum, rukun syarat akad muzaraah membuat masyarakat seenaknya melanggar hal hal yang sudah menjadi syarat dalam akad muzaraah tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana praktik penyelesaian bagi hasil dalam pengelolaan sawah yang gagal panen di dusun 4 Margamulya Desa Terbanggi Besar kecamatan Terbanggi besar Lampung tengah? Bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap penyelesaian bagi hasil dalam gagal panen pengelolaan sawah di dusun 4 Margamulya Desa Terbanggi Besar kecamatan Terbanggi besar Lampung tengah? Teori yang digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut : bagi hasil, gagal panen, dan muzaraah. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dan sifat penelitian ini yaitu deskriptif analisis, Sumber data yang digunakan adalah jenis data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data meliputi, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode pengolahan data yaitu, editing dan reduksi data, kemudian data analisis dengan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan berfikir secara induktif. Dari penjelasan tersebut peneliti menyimpulkan bahwa Praktik penyelesaian bagi hasil akad muzaraah di Desa Terbanggi Besar Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah belum sesuai dengan teori hukum ekonomi syariah karena tidak terpenuhi syarat pada akad muzaraah yaitu dalam hal ketentuan bentuk atau presentase bagi hasil. Perjanjian ini dilakukan secara lisan berdasarkan asas kepercayaan, dalam praktiknya pembagian seharusnya sesuai dengan kesepakatan di awal yaitu paroan 70/30 tetapi seiring berjalan nya waktu terjadi gagal panen sehingga pihak pemilik lahan tidak mau di rugikan dan mengambil untung lebih. hal tersebut membuat akad muzaraah batal dan tidak sah karna melanggar syarat akad muzaraah. Kata kunci : Bagi hasil, Gagal panen, Muzaraah. ABSTRACT The muzara'ah contract is a transaction agreement for agricultural processing cooperation between the land owner and the cultivator, where the land owner gives agricultural land and seeds to the cultivator for planting and maintaining in exchange for a certain share (percentage) of the harvest. In Terbanggi Besar village there are many problems in the Muzara'ah contract process due to crop failures that occur. Several years ago, there were many harvest failures in rice planting which should have been harvested at 100%, in the end most of them could only be harvested at 40-60%, these harvest failures were due to natural factors that could not be avoided, such as floods, droughts and plant pests. So that all becomes a problem in the distribution of profits using the Muzara'ah system, this causes many people involved in the Muzara'ah contract to violate the agreed agreement, especially regarding profit sharing, and the lack of public knowledge about the legal basis, the terms and conditions of the Muzara'ah contract makes people arbitrarily violate things that have become conditions in the Muzara'ah contract. The formulation of the problem in this research is: What is the practice of resolving profit sharing in managing rice fields that fail to harvest in hamlet 4 Margamulya, Terbanggi Besar Village, Terbanggi Besar subdistrict, Central Lampung? What is the review of Sharia Economic Law regarding the settlement of profit sharing in failed harvests in the management of rice fields in hamlet 4 Margamulya, Terbanggi Besar Village, Terbanggi Besar subdistrict, Central Lampung? The theories used in this study are as follows: profit sharing, crop failure, and muzaraah. This type of research uses field research and the nature of this research is descriptive analysis. The data sources used are primary and secondary data types. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. Data processing methods are editing and data reduction, then data analysis with qualitative descriptive methods with an inductive thinking approach. From the explanation, the researcher concluded that the practice of profit sharing settlement of muzaraah contracts in Terbanggi Besar Village, Terbanggi Besar District, Central Lampung Regency is not in accordance with the theory of Islamic economic law because the requirements of the muzaraah contract are not met, namely in terms of the provisions of the form or percentage of profit sharing. This agreement is made verbally based on the principle of trust, in practice the distribution should be in accordance with the initial agreement, namely a 70/30 split, but over time there was a crop failure so that the landowner did not want to be disadvantaged and took more profit. This makes the muzaraah contract invalid or invalid because it violates the requirements of the muzaraah contract. Keywords: Profit sharing, failed harvest, Muzara'ah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 26 Jun 2025 02:38 |
| Last Modified: | 26 Jun 2025 02:38 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38775 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


