PRAKTIK BAGI HASIL PADA SISTEM TABUNGAN PADI DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Pada Kelompok Tani Harapan Kita di Kelurahan Rajabasa Jaya Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung)

RIDHO, DWI PRASETIO (2025) PRAKTIK BAGI HASIL PADA SISTEM TABUNGAN PADI DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Pada Kelompok Tani Harapan Kita di Kelurahan Rajabasa Jaya Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI BAB I DAN II.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI RIDHO DWI PRASETIO.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Mudharabah adalah kerjasama antara kedua belah pihak atau lebih yang dimana pihak pertama sebagai pemilik modal dan pihak lainnya sebagai pengelola modal. Presentasi keuntungan dari kerjasama tersebut dibagi sesuai kesepakatan bersama. Sistem bagi hasil menjadi salah satu bentuk praktik yang digunakan kelompok tani Harapan Kita di Kelurahan Rajabasa Jaya Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung. Mengingat banyak anggota yang bingung dalam mengelola hasil panen padinya, maka dari itu kelompok tani ini ingin membantu anggota dalam mengelola hasil panen padinya. Kelompok mengadakan sistem bagi hasil dalam prinsip mudharabah dengan cara penabungan padi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana praktik bagi hasil pada sistem tabungan padi pada kelompok tani Harapan Kita di Kelurahan Rajabasa Jaya Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung? (2) Bagaimana perspektif Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik bagi hasil pada sistem tabungan padi pada kelompok tani Harapan Kita di Kelurahan Rajabasa Jaya Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui praktik bagi hasil pada sistem tabungan padi pada kelompok tani Harapan Kita di Kelurahan Rajabasa Jaya Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung. (2) Untuk mengetahui perspektif Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik bagi hasil pada sistem tabungan padi pada kelompok tani Harapan Kita di Kelurahan Rajabasa Jaya Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data yang diperoleh dari lapangan dan dianalisis secara deskriptif analisis yakni menganalisa apa yang terjadi atau gambaran mengenai realita yang terjadi dilapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu dengan melakukan kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa pelaksanaan akad bagi hasil pada sistem tabungan padi yang terjadi di kelompok tani Harapan Kita masih dilakukan secara lisan dengan pembagian sama rata adalah sebesar 50:50. Pembagian hasil dilakukan setiap padi yang ditabungkan terjual. Mengenai kerugian juga telah disepakati diawal perjanjian yang dimana kerugian hanya ditanggung oleh penabung, karena kelompok hanya bertanggung jawab menyimpan dan menjual tabungan padi tersebut kecuali kerugian tersebut diakibatkan oleh kelalaian pengelola maka pengelola harus ikut menanggung kerugian. Tetapi setelah berjalannya sistem bagi hasil antara anggota dan kelompok tani dirasa belum sesuai dengan konsep Mudharabah yaitu prinsip keadilan yang dimana seharusnya penabung memperoleh keuntungan sesuai kesepakatan diawal terkadang tidak mendapat keuntungan yang diharapkan. Kata kunci: Bagi hasil, Hukum Ekonomi Syariah, Kelompok tani. ABSTRACT Mudharabah is a cooperation between two or more parties where the first party is the capital owner and the other party is the capital manager. The profit percentage of the cooperation is divided according to mutual agreement. Profit sharing is one of the practices used by the Harapan Kita farmer group in Rajabasa Jaya Village, Rajabasa District, Bandar Lampung City. Given that many members are confused about managing their rice harvests, this farmer group wants to help members manage their rice harvests. The group holds a profitsharing system based on the muharabah principle by means of rice savings. The formulation of the problem in this study is (1) How is the practice of profit sharing in the rice savings system in the Harapan Kita farmer group in Rajabasa Jaya Village, Rajabasa District, Bandar Lampung City? (2) What is the perspective of Sharia Economic Law on the practice of profit sharing in the rice savings system in the Harapan Kita farmer group in Rajabasa Jaya Village, Rajabasa District, Bandar Lampung City?. Meanwhile, the objectives of this research are (1) To find out the practice of profit sharing in the rice savings system in the Harapan Kita farmer group in Rajabasa Jaya Village, Rajabasa District, Bandar Lampung City. (2) To find out the perspective of Sharia Economic Law on the practice of profit sharing in the rice savings system in the Harapan Kita farmer group in Rajabasa Jaya Village, Rajabasa District, Bandar Lampung City. This study uses field research, which is a study that aims to collect data obtained from the field and analyzed descriptively, namely analyzing what happens or a picture of the reality that occurs in the field. The data collection method used in this study is a qualitative method, namely by conducting observation, interviews, and documentation activities. The results of this study suggest that the implementation of the profit sharing agreement in the rice savings system that occurs in the Harapan Kita farmer group is still carried out verbally with an equal division of 50:50. The distribution of results is carried out every time the rice that is saved is sold. Regarding losses, it has also been agreed upon at the beginning of the agreement where the losses are only borne by the saver. because the group is only responsible for storing and selling the rice savings unless the loss is caused by the negligence of the manager, then the manager must bear the loss. However, after the profit sharing system between members and the harvest group was implemented, it was felt that it was not in accordance with the Mudharabah concept, namely: the principle of justice where savers should get profits according to the initial agreement, sometimes they don't get the expected benefits. Keywords: Farmer group, Profit sharing, Sharia Economic Law.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 25 Jun 2025 03:58
Last Modified: 25 Jun 2025 03:58
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38765

Actions (login required)

View Item View Item