LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN CLIENT CANTER PADA NARAPIDANA YANG MENGALAMI HILANG HARAPAN HIDUP DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS IIA BANDAR LAMPUNG

RADIKA, IRAWAN (2025) LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN CLIENT CANTER PADA NARAPIDANA YANG MENGALAMI HILANG HARAPAN HIDUP DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS IIA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of radika skripsi BAB 1 2 DAPUS.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of radika skripsi full.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Manusia memiliki kesalahan terkadang akibat kelalaiannya baik disengaja atau tidak. Mereka bisa melanggar aturan hukum yang ditetapkan negara, akibatnya dari pelanggaran tersebut bisa mendapatkan sanksi pidana.. Menurut pra penelitian mengemukakan bawasanya terdapat kasus yang menurut saya sangat menarik untuk di teliti yaitu kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seoarang wanita dan wanita ini mengalami kekawatiran di dalam hidupnya dalam hal in Ibu R terlibat dalam sebuah kasus pembunuhan terhadap pria yang diduga merupakan selingkuhannya. Tindakan keji tersebut tidak dilakukannya sendiri, melainkan bersama dengan suaminya. Keduanya diduga telah merencanakan pembunuhan ini dengan matang, yang kemudian menimbulkan kehebohan di masyarakat. Namun kuat dugaan adanya unsur cemburu, dendam, atau konflik pribadi yang memicu tragedi ini. Setelah selesai melewati proses persidangan dipengadilan, seseorang kemudian akan di masukan kesatu tempat, dimana tempat itu untuk memperbaiki diri mereka agar kelak setelah mereka menjalani masa hukuman mereka dikembalikan masyarakat menjadi orang-orang yang baik tempat tersebut dinamakan lembaga permasyarakatan. Kekhawatiran itu selalu muncul baik saat menunggu waktu persidangan, saat menjalani pembinaan bahakan ia sudah memikirkan bagaimana nasipnya paska menjalani hukuman. Bentuk ke khawatiran itu seperti ketakutan tersendiri menghadapi kenyataan akan garis hidupnya. Belum lagi di benaknya memikirkan setelah menjalani hukuman pasti masyarakat akan menilai buruk akan dirinya. Harapan hidup ( Ideal Self ) merupakan “gambaran diri seperti yang diinginkan, bagaimana diri seharusnya, sebagai tujuan perkembangan dan prestasi. Dan disini terkadang seseorng bisa saja mengalami yang namanya hilang harapan hidup yang disebabkan permasahan atau kasus yang sedang ia jalani atau alami. Di dalam penelitian di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung ini termasuk penelitian lapangan (field research). Data primer didapatkan langsung dengan pendekatan studi kasus dari wawancara 1 orang narapidana, 1 orang konselor di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang telah penulis uraikan, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa narapidana yang hilang harapan akan hidupnya terkait narapidana yang menjalani atau memikirkan akan kasus ang ia alami, bahkan ada diantara mereka, sering malu dan ragu untuk mengemukakan pendapat padahal mereka membutuhkan support dan dukungan atau hal yang ia rasakan. Namun karena mereka merasa tidak enak, takut dan malu sehingga mereka memendam sendiri dan akhirnya mereka merasa dongkol dan akhirnya menjadi murung dan hingga mengalami hilang harapan hidup. Berdasarkan pengamatan yang penulis lakukan, layanan konseling individu dengan pendekatan client canter dilakukan selama 7 kali pertemuan dengan durasi waktu selama 60 menit setiap pertemuan dalam kurun waktu dari 28 Oktober - 11 Desember 2024. Setelah menjalani layanan konseling dengan pendekatan client canter yang dilakukan oleh konselor di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, terdapat banyak perubahan pada narapidana, bertindak mandiri dalam mengambil keputusan berdasarkan layanan dengan pendekatan client canter tesebut akan tetapi dalam penelitian ini konseli terus dalam pantauan hingga konseli merasa sembuh akan perasaan yang konseli rasakan. Kata kunci : Konseling Individu, Pendekatan Client Canter, Hilang Harapan Hidup Narapidana. ABSTRACT Humans sometimes make mistakes due to their negligence, whether intentional or not. They can violate the rules of law set by the state, as a result of the violation, they can get criminal sanctions. According to pre-research, it is stated that there is a case that I think is very interesting to study, namely a murder case committed by a woman and this woman experienced anxiety in her life in this case Mrs. R was involved in a murder case against a man who was suspected of being her lover. The heinous act was not carried out alone, but together with her husband. Both are suspected of having planned this murder carefully, which then caused a commotion in the community. However, it is strongly suspected that there was an element of jealousy, revenge, or personal conflict that triggered this tragedy. After completing the trial process in court, a person will then be put in one place, where the place is to improve themselves so that later after they serve their sentence they will be returned to society as good people, the place is called a correctional institution. This anxiety always arises both when waiting for the trial time, when undergoing guidance, and even she has thought about her fate after serving her sentence. The form of anxiety is like a fear of facing the reality of her life line. Not to mention in his mind the thought that after serving his sentence, society would definitely judge him badly. Life expectancy (Ideal Self) is "an image of oneself as desired, how oneself should be, as a goal of development and achievement. And here sometimes someone can experience what is called a loss of life hope due to problems or cases that they are currently living or experiencing. In this research at the Class IIA Women's Penitentiary in Bandar Lampung, this includes field research. Primary data was obtained directly with a case study approach from interviews with 1 inmate and 1 counselor at the Class IIA Women's Penitentiary in Bandar Lampung. Data collection techniques were by interview, observation, and documentation. Data analysis techniques were by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research that the author has described, can be concluded that there are several inmates who have lost hope in their lives related to inmates who are undergoing or thinking about the cases they experience, even some of them are often embarrassed and hesitant to express their opinions even though they need support and support or things they feel. However, because they feel uncomfortable, afraid and embarrassed, they keep it to themselves and finally they feel annoyed and finally become gloomy and even lose hope in life. Based on the author's observations, individual counseling services with a client canter approach were carried out for 7 meetings with a duration of 60 minutes each meeting within the period from October 28 to December 11, 2024. After undergoing counseling services with a client canter approach carried out by counselors at the Class IIA Women's Prison in Bandar Lampung, there were many changes in prisoners, acting independently in making decisions based on services with the client canter approach, but in this study, the client continued to be monitored until the client felt cured of the feelings the client felt. Keywords : Individual Counseling, Client Canter Approach, Loss Of Life Expectancy Of Prisoners.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 25 Jun 2025 02:33
Last Modified: 25 Jun 2025 02:33
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38750

Actions (login required)

View Item View Item