Rahmadani, Puji Lestari (2025) PENYESUAIAN SOSIAL SISWA DITINJAU DARI REGULASI DIRI DAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (2MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Penyesuaian sosial merupakan kemampuan individu untuk beradaptasi dengan lingkungan sosialnya, baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat. Keberhasilan dalam menyesuaikan diri dalam lingkungan sosial perlu didukung oleh pengetahuan tentang bagaimana mengatur perilaku agar sesuai dengan standar pribadi dan kelompok. Kemampuan untuk menyadari tindakan yang dilakukan seorang individu, dipengaruhi oleh kemampuan yang berhubungan dengan regulasi diri. Penyesuaian sosial mula-mula dimulai dari lingkungan rumah sendiri kemudian berkembang lebih luas lagi, yaitu tempat berkumpulnya teman sebaya. Individu yang berhasil melakukan penyesuaian sosial dengan baik akan mampu mengembangkan interaksi sosial yang menyenangkan, seperti sedia membantu orang lain, baik teman maupun orang yang tidak dikenali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara regulasi diri dan interaksi teman sebaya dengan penyesuaian sosial siswa kelas 7. Penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Subjek yang berpartisipasi sebanyak 100 siswa kelas 7 SMPN 2 Prubolinggo, Lampung Timur. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala psikologi berbentuk likert; skala penyesuaian sosial sebanyak 21 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,936, skala regulasi diri sebanyak 20 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,922 dan skala interaksi teman sebaya sebanyak 14 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,840. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan software JASP versi 0.16.4.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang positif signifikan antara regulasi diri dengan penyesuaian sosial pada siswa SMP. Dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi (rx1-y) = 0.528 da nilai p = <0.01, yang artinya semakin tinggi regulasi diri, maka semakin tinggi penyesuaian sosial pada siswa SMP, begitupun sebaliknya. Sumbangan efektif (SE) yang diberikan oleh regulasi diri terhadap penyesuaian sosial pada siswa SMP adalah sebesar 22,80%. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara interaksi teman sebaya dengan penyesuaian sosial pada siswa SMP, dengan nilai koefisien korelasi (rx2-y) = 0.419 dan nilai p = < 0.01, yang artinya semakin tinggi interaksi teman sebaya, maka semakin tinggi penyesuaian sosial pada siswa SMP, begitupun sebaliknya. Sumbangan efektif yang diberikan oleh regulasi diri terhadap penyesuaian sosial pada siswa SMP adalah sebesar 10,89%. Terdapat hubungan positif signifikan antara regulasi diri dan interaksi teman sebaya dengan penyesuaian sosial, dengan nilai korelasi (R) = 0.580 dan nilai F sebesar 24.617 serta taraf signifikan p = < 0.01. Ini menyatakan bahwa regulasi diri dan interaksi teman sebaya bersama sama memberikan sumbangan efektif (SE) sebesar 33,7% terhadap penyesuaian sosial, dan sisanya 66,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel bebas dalam penelitian ini. Kata kunci : Penyesuaian sosial, regulasi diri, interaksi teman sebaya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Psikologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 23 Jun 2025 04:10 |
| Last Modified: | 23 Jun 2025 04:10 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38722 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


