DODY, ALFAYED (2025) ANALISIS FIQH SIYĀSAH TANFIDZIYAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 81 UNDANG UNDANG NOMOR 18 TAHUN 2014 TENTANG KESEHATAN JIWA (Studi Di Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Gangguan jiwa merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang ada di Kabupaten Tanggamus, dan juga merupakan salah satu permasalahan sosial. Maraknya orang dengan gangguan jiwa menggelandang yang banyak ditemukan di sekitar Kabupaten Tanggamus, perlu adanya upaya rehabilitasi oleh pemerintah, upaya rehabilitasi salah satu hal terpenting sebagai upaya yang di berikan kepada orang dengan gangguan jiwa, untuk memulihkan kejiwaan seseorang, upaya rehabiitasi sosial di laksanakan dipanti sosial milik pemerintah, pemerintah daerah atau suasta begitu pula dengan Dinas Sosial kabupaten Tanggamus, memiliki kewajiban untuk memberikan upaya rehabilitasi kepada orang dengan gangguan jiwa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana impelementasi Pasal 81 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang kesehatan jiwa di kabupaten tanggamus serta bagaimana tinjauan fiqih siyāsah tanfidziyah terhadap impelementasi Pasal 81 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang kesehatan jiwa di Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan penting yaitu pertama, bagaimana impelementasi Pasal 81 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang kesehatan jiwa di kabupaten tanggamus. kedua bagaimana tinjauan fiqih siyāsah terhadap impelementasi bagaimana Impelementasi Pasal 81 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang kesehatan jiwa di kabupaten tanggamus. Jenis penelitian ini adalah penelitian Lapangan (field research), metode yang dipakai adalah metode penelitian kualitatif dengan deskriptif analisis dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan dua kesimpulan yaitu, bahwa dinas sosial kabupaten tanggamus sudah melakukan upaya rehabilitasi yang sudah sesuai dengan isi Pasal 81 Undang Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang kesehatan jiwa. Usaha penanggulangan terhadap orang dengan gangguan jiwa dilakukan dengan cara razia, Sosialisasi, penjemputan dengan bekerja sama dengan yayasan Aulia Rahma bandar lampung untuk proses rehabilitasinya. Dalam pelaksanaannya Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus menghadapi kendala terutama di bidang fasilitas dan terbatasnya anggaran sehingga intensitas pelaksanaan sosialisasi dan razia sangat terbatas. Jika dianalisis menurut fiqh siyasah tanfidziyah yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus sudah sesuai menurut fiqh siyasah tanfidziyah,dengan tujuan Hukum Islam dalam teori maslahah yakni memelihara agama, jiwa, akal, keturunan dan harta yang mana upaya yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus memberikan manfaat dalam mengurangi orang dengan gangguan jiwa yang menggelandang di Kabupaten Tanggamus. Kata kunci : Fiqh Siyāsah jiwa,Undang Undang. ABSTRACT Mental disorders are one of the public health problems in Tanggamus Regency, and are also a social problem. The increasing number of homeless people with mental disorders which are found around Tanggamus Regency, requires rehabilitation efforts by the government. owned by the government, regional government or suasta as well as the Tanggamus district Social Service, have an obligation to provide rehabilitation efforts to people with mental disorders. the problem formulation in this research is How to Implement Article 81 of Law Number 18 of 2014 concerning Mental Health in Tanggamus Regency and How to Review Siyāsah Fiqh on Implementation How to Implement Article 81 of Law Number 18 of 2014 2014 About Mental Health in Tanggamus Regency. This research aims to answer two important questions, namely first, how to implement Article 81 of Law Number 18 of 2014 concerning Mental Health in Tanggamus Regency. Second, how is the Siyāsah Fiqh review of the implementation of Article 81 of Law Number 18 of 2014 concerning Mental Health in Tanggamus Regency. This type of research is field research, the method used is a qualitative research method with descriptive analysis using interview, observation and documentation methods. Data analysis was carried out using qualitative descriptive methods (describing), namely research that tells and describes existing data. The data that has been obtained becomes a reference to be taken as a reference for further systematic analysis in the discussion. This research produces two conclusions, namely, that the Tanggamus district social service has carried out rehabilitation efforts that are in accordance with the contents of article 81 of law number 18 of 2014 concerning mental health. Efforts to deal with people with mental disorders are carried out by means of raids, temporary protection, temporary shelter, and referrals based on selection. In its implementation, the Tanggamus Regency Social Service faces obstacles, especially in the field of facilities and limited budget. If analyzed according to the siyasah tanfidziyah fiqh carried out by the Tanggamus Regency Social Service, it is in accordance with the siyasah tanfidziyah fiqh, with the aim of Islamic Law in maslahah theory, namely preserving religion, soul, reason, lineage and property, where the efforts made by the Tanggamus Regency Social Service provide benefits in reducing people with mental disorders who are homeless in Tanggamus Regency. Keywords: Fiqh Siyāsah Tanfiẓiyah, Rehabilitation, Mental Health, Law.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 18 Jun 2025 04:48 |
| Last Modified: | 18 Jun 2025 04:48 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38677 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


