Gambaran Birrul walidain Pada Generasi Sandwich

MEYSA, HANNY MUFLIHUN and Nursalim, Malay and Nurul, Isnaini Gambaran Birrul walidain Pada Generasi Sandwich. IQRO : Journal Of Islamic Education.

[thumbnail of Artikel Ilmiah Meysa Hany.pdf] PDF
Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Generasi sandwich merupakan individu yang memiliki tanggung jawab ganda untuk merawat orang tua lanjut usia sekaligus membesarkan anak-anak mereka. Dalam Islam, birrul walidain atau berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban yang diperintahkan oleh Allah. Namun, dalam praktiknya, generasi sandwich seringkali menghadapi tekanan emosional, tuntutan finansial, dan konflik peran yang dapat memengaruhi pelaksanaan birrul walidain secara optimal. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk pelaksanaan birrul walidain dijalankan oleh individu generasi sandwich di tengah beban ganda yang mereka hadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan birrul walidain oleh generasi sandwich dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap lima partisipan yang dipilih secara purposive sampling dan dianalisis dengan bantuan perangkat lunak NVivo 12 Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa birrul walidain diwujudkan melalui aspek ihsan dan husn, pemberian nafkah, kebahagiaan, ungkapan syukur, dan kelekatan emosional dengan orang tua. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pemahaman mengenai dinamika birrul walidain dalam konteks generasi sandwich dari sudut pandang psikologi Islam dan psikologi perkembangan. Kata Kunci : Birrulwalidain, Generasi Sandwich, Kelekatan. ABSTRACT The sandwich generation refers to individuals who bear dual responsibilities: caring for their elderly parents while simultaneously raising their own children. In Islam, birrul walidain (filial piety) is a divine obligation. However, in practice, members of the sandwich generation often face emotional strain, financial demands, and role conflicts that may hinder the optimal fulfillment of birrul walidain . This study addresses the problem of how individuals within the sandwich generation carry out birrul walidain while coping with their dual caregiving roles. The objective of this research is to explore how birrul walidain is practiced in the daily lives of sandwich generation individuals. Employing a qualitative method with a phenomenological approach, data were collected through interviews and observations involving five purposively selected participants. Data analysis was assisted by NVivo 12 Plus software. The findings reveal that birrul walidain is manifested through several aspects, including Ihsan and husn, financial support, happiness, expressions of gratitude, and emotional attachment to parents. Religious values, emotional bonds, and a sense of social responsibility play a crucial role in fulfilling birrul walidain . This study contributes to a deeper understanding of the sandwich generation phenomenon from the perspectives of Islamic psychology and developmental psychology. Keywords : Birrulwalidain, Sandwich Generation, Attachment.

Item Type: Article
Subjects: Psikologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Psikologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 12 Jun 2025 03:48
Last Modified: 12 Jun 2025 03:48
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38606

Actions (login required)

View Item View Item