STRATEGI PEMASARAN LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MINAT SISWA BARU DI SMP NEGERI 32 OGAN KOMERING ULU

VENI, VIONITA (2024) STRATEGI PEMASARAN LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MINAT SISWA BARU DI SMP NEGERI 32 OGAN KOMERING ULU. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI VENI BAB 1-2-LAMPIRAN.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI VENI FULL.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Pemasaran dalam kontek pendidikan merupakan pertukaran nilai yang dilakukan secara sistematis untuk mendukung misi sekolah melalui pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan maupun masyarakat umum, kegiatan pemasaran yang dilakukan haruslah memiliki strategi yang sesuai dengan kebutuhan para pengguna jasa pendidikan. Setelah melaksanakan kegitan pemasaran terdapat ketidak stabilan dari hasil pemasaran yang dilakukan pihak sekolah, terjadinya naik turun jumlah siswa yang mendaftar di sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan stategi pemasaran lembaga pendidikan dalam meningkatkan minat siswa baru di SMP Negeri 32 Ogan Komering Ulu. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini stategi pemasaran lembaga pendidikan dalam meningkatkan minat siswa baru di SMP Negeri 32 Ogan Komering Ulu dengan sumber penelitian, kepala sekolah, waka kesiswaan, waka sarana prasaran dan humas, orang tua siswa, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Obsevasi, Wawancara dan Dokumentasi. Uji keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan ruduksi data, penyajian data, verivikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil dair penelitian ini ditemukan bahwa strategi pemasaran pendidikan yang dilakukan dalam meningkatkan minat siswa baru SMP Negeri 32 Ogan Komering Ulu, telah memiliki strategi yang diperlukan atau digunakan dalam meningkatkan minat siswa yang dibuktikan dengan hasil penelitian yang menghasilkan bahwa dari keempat indikator yang digunakan pemasaran yang dalam meningkatkan minat siswa bau telah terealisasikan dengan baik.1) potensi (product) yang ditawarkan dalam kegiatan pemasaran berupa reputasi sekolah, prospek lulusan, kurikulum yang sudah di tetapkan oleh pemerintah yaitu kurikulum merdeka, fasilitas penunjang kegiatan belajar mengaja dan juga ektakulikuler yaitu: laboratorium computer, laboratorium IPA, perustakaan, mushola, dan lapangan basket, dan berbagai ekstrakulikuler berupa English club, BTQ, Hadroh, Esport, Hapkido, Kewirausahaan, Pencak Silat, Pramuka, Renang, Seni Rupa, dan Seni Tari; 2) promosi (promotion) sosialisasi langsung kesekolah zonasi dilakukan pada saat kegiatan pengantaran iii surat pemberitahuan atau surat undangan, fecebook, instagram, website, brosur, pamphlet, dan promosi tidak langsung oleh masyarakat dengan cara dari mulut-kemulut; 3) SDM (people) Kualifikasi tenaga pendiddik dan kependidikan sudah baik,tenaga pendidk telah memenuhi kreteria kepegawaian, tenaga pendidik juga telah menempuh S1 dan ada beberapa yang S2, untuk status tenaga pendidk sudah 90% PNS. Tenaga kependidikan juga sudah menempuh S1 tetapi masih ada yang belum karena masih dalam proses perkuliahan, dan untuk status tenaga kependidikan masih honorer; 4) Sarana prasarana (physical evidence) sudah memenuhi kebutuhan warga sekolah dan dalam kondisi baik untuk menunjang kegiatan pembelajaran akan tetapi sekolah masih kekurangan ruang kelas dan fasilitas tambahan yaitu proyektor. Kata kunci: Bauran pemasaran (makering product,promotion,people,physical evidence mix): iv ABSTRACT Marketing is the context of education is in exchange of value that is carried out systematically to support the school‟s mission through meeting thr needs of stakeholders in the general public, marketing activities carried out must have a strategy that is in accordance with the needs of users of educational services. After carrying out marketing activites, there is instability in the marketing results carried out by the school, ups and downs in the number of students enrolling in the school. This study aims to describe the marketing strategy of educational institutions in increasing new student interest in SMP Negeri 32 Ogan Komering Ulu. This research is descriptive qualitative, the subject of this research is the marketing strategy of educational institutions in increasing the interest of new students at SMP Negeri 32 Ogan Komering Ulu with research sources, principals, vice principal of student affairs, vice principal of infrastructure and public relations, parents of students, and students. The data collection techniques used are observation, interview and documentation. Test the validity of data in this study using source triangulation. Data analysis used data reduction, data presentation, data verification and conclusion drawing. The results of this study found that the educational marketing strategy carried out in increasing the interest of new students of SMP Negeri 32 Ogan Komering Ulu, has a strategy that is needed or used in increasing student interest as evidenced by the results of research that results in subordinate to the four indicators used by marketing in increasing student interest odor has been realized properly.1) the potential (product) offered in marketing activities in the form of school reputation, graduate prospects, curuculum that has been set by the government, namely the independent curriculum, supporting facilities for teaching and learning activities as well as extracurricular activities, namely: computer laboratories, science laboratories, libraries, prayer rooms, and basketball courts, and various extracurricular activities such as English club, BTQ, Hadroh, Esport, Hapkido, Entrepreneurship, Pencak Silat, Scouting, Swimming, Fine Arts, and Dance; 2) promotion (promotion) direct socialization to zoning schools during the delivery of v notification letters or invitation letters, Facebook, Instagram, websites, brochures, pamphlets, and indirect promotion by the community by word of mouth; 3) Human resources (people) The qualifications of teaching and education personnel are good, the teaching staff have met the staffing criteria, the teaching staff have also taken S1 and some have S2, for the status of teaching staff already 90% civil servants. Education personnel have also taken S1 but there are still some who have not because they are still in the process of lecturing, and for the status of education personnel is still honorary; 4) Infrastructure facilities (physical evidence) have met the needs of school residents and are in good condition to support learning activities. however, schools still lack classrooms and additional facilities, namely projectors. Keywords: Marketing mix: product, promotion, people, physical evidence.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Manajemen Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 11 Jun 2025 03:38
Last Modified: 11 Jun 2025 03:38
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38587

Actions (login required)

View Item View Item