Harija, Oktara (2025) METODE HIPNOTERAPI PADA PENANGANAN REMAJA PECANDU PORNOGRAFI DI GRIYA BAHAGIA SEHAT LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Dalam perkembangannya remaja mengalami perubahan emosional, kognitif, dan psikis, salah satu perubahan yang tidak bisa dihindari adalah motivasi dan rasa keingintahuan yang tinggi terhadap berbagai hal yang menimpa dirinya termasuk masalah-masalah yang berhubungan dengan seksualitas. Saat ini istilah pornografi digunakan untuk mengungkapkan segala sesuatu yang bersifat seksual . Hipnoterapi adalah salah satu dari berbagai terapi bicara yang dapat digunakan untuk membantu mereka yang berjuang melawan kecanduan pornografi. Fungsi dari metode hipnoterapi ini yaitu untuk menghilangkan kecanduan pornografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode hipnoterapi pada penanganan remaja pecandu pornografi di griya bahagia sehat lampung selatan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Berdasarkan kriteria purposive sampling maka sumber data primer dalam penelitian ini adalah 5 remaja pecandu pornografi, 1 orang hipnoterapis dan 4 informan tambahan. Jadi jumlah keseluruhan sumber data primer dalam penelitian ini adalah 10 informan. Sedangkan data sekunder penelitian ini diperoleh buku buku, website, artikel bahkan jurnal ilmiah, Al-Qur’an dan hadits. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Model interatif yang terdiri dari tiga hal utama, yaitu redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode hipnoterapi pada penanganan remaja pecandu pornografi dilaksanakan dalam 5 tahap yaitu: 1) pre-induction dimana terapis membangun rapport atau membangun kepercayaan dengan klien, mengidentifikasi permasalahan klien dan menentukan tujuan yang ingin dicapai dalam proses hipnoterapi. 2) induction dimana prosesnya remaja pecandu pornofgrafi dibuat rileks dari beta, alpha dan theta hingga masuk kedalam trance yang lebih dalam. 3) deepening yang membuat remaja pecandu pornografi lebih fokus dari sebelumnya dengan cara membuat dia sangat nyaman dengan keadaan yang sedang terjadi. 4) hypnotic suggestion untuk memberikan sugesti kepada remaja pecandu pornografi agar sembuh sesuai dengan yang diharapkan. 5) termination yakni menormalkan kembali keadaan klien (remaja pecandu pornografi) seperti sedia kala tanpa menghapus sugesti yang telah ditanamkan pada pikiran bawah sadar klien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan penggunaan hipnoterapi merupakan alternatif yang efektif dalam penanganan remaja pecandu pornorafi sehingga mampu secara perlahan sembuh dari kecanduan pornografi dan dapat menjalani kehidupan yang kembali normal. Kata kunci : Remaja pecandu pornografi, Pornografi, Hipnoterapi. ABSTRACT In their development, adolescents experience emotional, cognitive, and psychological changes, one of the changes that cannot be avoided is high motivation and curiosity about various things that happen to them, including problems related to sexuality. Currently, the term pornography is used to express everything that is sexual in nature. It's a good idea to have a look at a few of the many different kinds of talk therapy that can be used to help those who are struggling against pornography addiction. The function of this hypnotherapy method is to eliminate pornography addiction. This research aims to find out how the application of hypnotherapy methods in handling adolescent pornography addicts in griya bahagia sehat south Lampung.. This type of research is field research (field research) which is descriptive qualitative. The primary data sources in this study are 5 adolescent pornography addicts, 1 hypnotherapist and 4 additional informants. So the total number of primary data sources in this research is 10 informants. While the secondary data of this research is obtained from books, websites, articles and even scientific journals, Al-Qur'an and hadith. The data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used is the interactive model which consists of three main things, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the hypnotherapy method in handling adolescent pornography addicts was carried out in 5 stages, namely: 1) pre-induction where the therapist builds rapport or builds trust with the client, identifies the client's problems and determines the goals to be achieved in the hypnotherapy process. 2) induction where the process of teenage porn addicts is relaxed from beta, alpha and theta to enter into a deeper trance. 3) deepening which makes teenage porn addicts more focused than before by making him very comfortable with the situation that is happening. 4) hypnotic suggestion to give suggestions to teenage pornography addicts to heal as expected. 5) termination, which is to normalize the client's condition (teenage pornography addicts) as before without removing the suggestions that have been implanted in the client's subconscious mind. The conclusion of this research is the implementation of the use of hypnotherapy is an effective alternative in handling adolescent porn addicts so that they are able to slowly recover from pornography addiction and can live a normal life. Keywords: Teenage porn addicts, Pornography, Hypnotherapy.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 28 May 2025 04:10 |
| Last Modified: | 28 May 2025 04:10 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38487 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


