METODE DAKWAH KYAI JAFAR SODIQ DALAM PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA PADA POJOK CENDIKIA DI LAMPUNG BARAT

NADIA, QOTRUN NADA (2025) METODE DAKWAH KYAI JAFAR SODIQ DALAM PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA PADA POJOK CENDIKIA DI LAMPUNG BARAT. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT BAB 1 DAN 2.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI NADIA QOTRUN NADA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Pemahaman moderasi beragama di kalangan pemuda menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam menyikapi perbedaan pemahaman keagamaan serta dinamika sosial yang berkembang di era modern. Pojok Cendikia Lampung Barat, di bawah bimbingan Kyai Jafar Sodiq, memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui metode dakwah yang tepat dan efektif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode dakwah yang diterapkan Kyai Jafar Sodiq dalam memberikan pemahaman moderasi beragama kepada para pemuda di Pojok Cendikia Lampung Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara dengan Kyai Jafar Sodiq, lima orang santri yang memenuhi syarat untuk di wawancarai yaitu merka yang usdah selesai mengikuti kegiatan di pojok cendika dan Kembali lagi ke daerahnya untuk menyebarkan dakwah tentang moderasi beragama, didukung dengan dokumentasi sebagai data sekunder. Analisis dilakukan melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan guna memahami bagaimana metode dakwah diterapkan dalam membangun pemahaman moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kyai Jafar Sodiq menerapkan tiga metode dakwah utama sebagaimana tercantum dalam Surah An-Nahl ayat 125, yaitu Bil-Hikmah, (1) Melalui Bil-Hikmah, Kyai Jafar menyesuaikan materi dakwah dengan kondisi dan tingkat pemahaman audiens agar lebih mudah diterima. (2) Pendekatan Mau’idzatul Hasanah diterapkan dengan memberikan nasihat yang baik melalui kisah-kisah inspiratif yang menggugah kesadaran santri akan pentingnya toleransi dan kehidupan harmonis. (3) Metode Al-Mujadalah Bi Alati Hiya Ahsan digunakan dalam bentuk diskusi terbuka dan dialog interaktif agar para pemuda dapat memahami perbedaan pandangan secara bijak dan tanpa konfrontasi. Pendekatan ini memastikan bahwa pemahaman moderasi beragama dapat menjangkau lebih luas dan lebih relevan dengan perkembangan zaman, sehingga nilai-nilai toleransi dan keseimbangan dalam beragama dapat tertanam secara kuat di kalangan pemuda. Kata Kunci: Metode Dakwah, Moderasi Beragama, Bil-Hikmah, Mau’idzatul Hasanah, Al-Mujadalah Bi Alati Hiya Ahsan, Pojok Cendikia, Kyai Jafar Sodiq. ABSTRACT The understanding of religious moderation among youth faces various challenges, particularly in addressing diverse religious interpretations and navigating the social dynamics of the modern era. Pojok Cendikia in West Lampung, under the guidance of Kyai Jafar Sodiq, plays a crucial role in instilling the values of religious moderation through appropriate and effective da'wah methods. Therefore, this study aims to analyze the da'wah strategies employed by Kyai Jafar Sodiq in fostering an understanding of religious moderation among the youth at Pojok Cendikia. This research uses a qualitative method with a field research approach. Data were collected through interviews with Kyai Jafar Sodiq and five santri (students) who had completed the program at Pojok Cendikia and returned to their regions to promote religious moderation. The data were supported by documentation as secondary sources. The analysis involved the stages of data collection, reduction, presentation, and drawing conclusions to comprehend how the da'wah methods were implemented in promoting religious moderation. The findings reveal that Kyai Jafar Sodiq applies three main da'wah methods as outlined in Surah An-Nahl verse 125: (1) Bil-Hikmah (with wisdom) – Kyai Jafar adapts his messages to the audience’s condition and level of understanding to ensure better receptiveness.(2) Mau’idzatul Hasanah (good counsel) – He delivers moral advice using inspiring stories that raise awareness about the importance of tolerance and harmonious living.(3) Al-Mujadalah Bi Alati Hiya Ahsan (dialogue in the best manner) – This is implemented through open discussions and interactive dialogues that allow youth to engage with differing perspectives wisely and without confrontation.These approaches enable the dissemination of religious moderation to become broader and more relevant in the context of contemporary society, thus embedding the values of tolerance and balance in religious practice among the youth. Keywords: Da'wah Methods, Religious Moderation, Bil-Hikmah, Mau’idzatul Hasanah, Al-Mujadalah Bi Alati Hiya Ahsan, Pojok Cendikia, Kyai Jafar Sodiq.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 28 May 2025 03:34
Last Modified: 28 May 2025 03:34
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38481

Actions (login required)

View Item View Item