Istiqomah, Suyatno and Kiki, Muhamad Hakiki and Abuzar, Alghifari PIIL PESENGGIRI : INTERNALISASI UNSUR BUDAYA LOKAL LAMPUNG DALAM KONSEP MODERASI BERAGAMA PRESPEKTIF TAFSIR AL-MISHBAH. TA`WILUNA : Jurnal Ilmu Al-Quran Tafsir dan Pemikiran Islam.
|
PDF
Download (1MB) |
Abstract
Abstrak Penelitian ini mengkaji bagaimana budaya dapat berperan aktif dalam upaya moderasi beragama yaitu lewat piil pesenggiri yang merupakan salah satu budaya lokal masyarakat Lampung. Peran ini kemudian dianalisis berdasarkan perspektif al-Qur‘an melalui Tafsir Al-Misbah karya seorang mufassir Indonesia, Quraish Shihab. Hal ini dilakukan mengingat pentingnya integrasi nilai nilai budaya dalam konteks sosial dan keagamaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis bagaimana nilai-nilai budaya lokal dapat diinternalisasikan dalam praktik moderasi beragama. Metode yang digunakan adalah kualitatif yang menggabungkan dua model penelitian ini yaitu penelitian data lapangan (field research) dan kepustakaan (library research) deskripsi hasil wawancara sebagai data lapangan dan hasil dari library research. Hasil temuan utama menunjukkan bahwa masyarakat Lampung memiliki pemahaman yang baik tentang urgensi moderasi beragama. Namun, pelaksanaan nilai nilai moderasi tersebut pada tingkat praktik masih memerlukan penguatan lebih lanjut. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa nilai-nilai budaya lokal memiliki potensi besar dalam mendukung moderasi beragama di masyarakat. Selain itu, penelitian ini memberikan wawasan mengenai hubungan yang dinamis antara budaya dan agama, serta merekomendasikan sejumlah rekomendasi praktis yang dapat digunakan sebagai dasar untuk kebijakan yang mendukung harmonisasi antara keduanya. Kata Kunci: Al-Qur‟an, Moderasi Beragama, Piil Pesenggiri. Abstract This study examines how culture can play an active role in efforts to moderate religion, namely through piil pesenggiri which is one of the local cultures of the Lampung community. This role is then analyzed based on the perspective of the Qur'an through the Tafsir Al-Misbah by an Indonesian mufassir, Quraish Shihab. This is done considering the importance of integrating cultural values in social and religious contexts. The purpose of this study is to explore and analyze how local cultural values can be internalized in the practice of religious moderation. The method used is qualitative which combines two research models, namely field research and library research, descriptions of interview results as field data and results from library research. The main findings show that the Lampung community has a good understanding of the urgency of religious moderation. However, the implementation of these moderation values at the practical level still requires further strengthening. This study also identifies that local cultural values have great potential in supporting religious moderation in society. In addition, this study provides insight into the dynamic relationship between culture and religion, and recommends a number of practical recommendations that can be used as a basis for policies that support harmonization between the two. Keywords: Al-Qur'an, Religious Moderation, Piil Pesenggiri.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 28 May 2025 02:49 |
| Last Modified: | 28 May 2025 02:49 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38475 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


