HAIKAL, BAHRI (2025) STRATEGI PIMPINAN PONDOK PESANTREN RIYADHUL MUBTADIIEN DESA TANJUNG AGUNG KEC. WAY LIMA KAB. PESAWARAN DALAM MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh Pesantren perlu beradaptasi dengan perubahan sosial dan teknologi yang kompleks tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai keagamaan yang telah lama dipegang. Selain itu, ada kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agar lulusan pesantren tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing di dunia modern yang semakin digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi integrasi teknologi dalam pendidikan dan manajemen pondok pesantren, serta untuk menghadapi tantangan yang muncul di era digital. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode kualitatif dipilih karena sesuai untuk memahami fenomena yang kompleks dan dinamis, serta untuk mengeksplorasi makna di balik data yang dikumpulkan. Pendekatan deskriptif digunakan untuk menggambarkan secara sistematis fakta-fakta dan karakteristik dari objek atau subjek yang diteliti secara faktual dan cermat. Desain penelitian ini adalah studi kasus, yang memungkinkan peneliti untuk melakukan eksplorasi mendalam terhadap suatu fenomena dalam konteks kehidupan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren memanfaatkan digitalisasi sebagai teknologi pendidikan dengan tujuan meningkatkan akses ke informasi dan meningkatkan interaktivitas dalam proses belajar mengajar. Selain itu, pondok pesantren membantu siswanya berkembang menjadi wirausaha digital dengan mengajarkan mereka keterampilan seperti pemasaran digital, e-commerce, dan pengembangan ide bisnis berbasis teknologi. Namun, masalah yang dihadapi termasuk keterbatasan infrastruktur, kekurangan pengetahuan teknologi, dan adaptasi terhadap teknologi baru. Pelatihan intensif dan pengembangan bisnis digital seperti toko online adalah cara untuk mengatasi masalah ini. Meskipun ada masalah dengan infrastruktur dan adaptasi teknologi, digitalisasi pembelajaran meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, dan aksesibilitas pendidikan. Peningkatan literasi digital sangat penting untuk membantu guru dan pendidik menggunakan teknologi dengan benar. Keterampilan digital ditingkatkan melalui pelatihan teknologi, dan pendidikan akhlak di dunia digital mengajarkan nilai-nilai moral dan etika dalam penggunaan teknologi. Kemandirian ekonomi melalui wirausaha digital berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi secara mandiri. Kata Kunci : strategi, Pimpinan, pondok pesantren, riyadhul mubtadiien ii ABSTRACT The research in this thesis is motivated by the need for Islamic boarding schools (Pesantren) to adapt to complex social and technological changes without losing their long-held identity and religious values. In addition, there is a need to improve the quality of education so that pesantren graduates not only master religious knowledge but also become competitive in the increasingly digital modern world. The purpose of this research is to explore the integration of technology in education and the management of Islamic boarding schools, as well as to address the challenges that arise in the digital era. The research method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach. The qualitative method was chosen because it is suitable for understanding complex and dynamic phenomena, as well as for exploring the meanings behind the collected data. The descriptive approach is used to systematically describe the facts and characteristics of the objects or subjects being studied in a factual and meticulous manner. The design of this research is a case study, which allows the researcher to conduct an in-depth exploration of a phenomenon in a real life context. The research results show that Islamic boarding schools utilize digitalization as an educational technology with the aim of improving access to information and enhancing interactivity in the teaching and learning process. In addition, Islamic boarding schools help their students develop into digital entrepreneurs by teaching them skills such as digital marketing, e-commerce, and technology-based business idea development. However, the challenges faced include limited infrastructure, lack of technological knowledge, and adaptation to new technologies. Intensive training and the development of digital businesses such as online stores are ways to address these issues. Although there are issues with infrastructure and technology adaptation, the digitalization of learning enhances the efficiency, flexibility, and accessibility of education. Improving digital literacy is crucial to help teachers and educators use technology correctly. Digital skills are enhanced through technology training, and moral education in the digital world teaches moral and ethical values in the use of technology. Economic independence through digital entrepreneurship focuses on utilizing technology to meet economic needs independently. Keywords: Strategy, Leadership, Islamic Boarding School, Riyadhul Mubtadiien.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Agama islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 27 May 2025 07:58 |
| Last Modified: | 27 May 2025 07:58 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38471 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


