MEI, SANDI (2025) TINJAUAN SIYASAH TANFIẒIYAH TERHADAP PERAN DINAS PERHUBUNGAN DALAM PEMELIHARAAN FASILITAS JALAN RAYA DI KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Permasalahan yang dikaji dalam skripsi ini adalah karena banyaknya fasilitas jalan Raya yang tidak berfungsi serta belum melalui proses perbaikan khususnya di daerah Kota Bandar Lampung sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Dinas Perhubungan Dalam Pemeliharaan Fasilitas Jalan Raya di Kota Bandar Lampung. Kerusakan fasilitas Jalan yang ada di Bandar Lampung dan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan Dinas Perhubungan karena sudah sangat jelas dalam peraturan undang-undang menyatakan bahwa perlengkapan jalan harus ada sehingga tanpa pengecualian semua hal itu harus diperhatikan dengan serius oleh pihak pemerintah. dalam Undang Undang Nomer. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 25 ayat (1) menjelaskan “setiap jalan yang digunakan untuk lalu lintas umum wajib dilengkapi dengan perlengkapan jalan berupa: rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, alat penerangan jalan, alat pengendali dan pengaman pengguna jalan”. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research). Teknik pengambilan data menggunakan sumber data primer yang di peroleh dari hasil wawancara, serta dokumentasi dan sumber data sekunder yang di peroleh dari beberapa buku, jurnal dan website yang relevan dengan judul penelitian ini. Analisa data yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa segala sesuatu yang memiliki manfaat harus segera disediakan. Dalam masalah perbaikan fasilitas jalan yang rusak tidak selalu berjalan lancar sesuai yang diharapkan, terkadang ada juga faktor yang menjadi penghambat untuk melakukan perbaikan lampu tersebut. di Kota Bandar Lampung terdapat banyak fasilitas jalan yang rusak dan belum melalui proses perbaikan, hal tersebut bukan karena Pihak Dinas Perhubungan dan pihak berwenang lainnya mengabaikan hal tersebut melainkan hambatan-hambatan yang terjadi diantaranya masalah anggaran dana, tenaga kerja, dan tidak selalu tersedianya bahan material. Namun hingga tahun 2024 target yang ingin dicapai sudah bisa dikatakan setengahnya tercapai. Dalam pandangan Hukum Islam memiliki pendapat yang sama mengenai masalah tekhnologi dan cara mengelolanya agar dapat dimanfaatkan bersama dalam jangka waktu yang lama. Oleh sebab itu bukan hanya pihak pemerintahan saja yang harus menjaga fasilitas dan teknologi yang ada melainkan harus ada campur tangan dari pihak masyarakat juga untuk menjaga kelangsungan fasilitas yang telah disediakan. Kata Kunci: Fiqh siyasah, Peran, fasilitas Jalan Raya, Dinas Perhubungan. ABSTRACT The problem studied in this thesis is because many highway facilities are not functioning and have not gone through the repair process, especially in the Bandar Lampung City area, so the purpose of this study is to determine the Role of the Transportation Agency in Maintaining Highway Facilities in Bandar Lampung City. Damage to existing road facilities in Bandar Lampung and to determine the effectiveness of the implementation of the Transportation Agency because it is very clear in the statutory regulations that road equipment must be available so that without exception all of these things must be considered seriously by the government. in Law Number. 22 of 2009 concerning Traffic and Road Transportation Article 25 paragraph (1) explains "every road used for public traffic must be equipped with road equipment in the form of: traffic signs, road markings, traffic signal devices, street lighting, road user control and safety devices". The method used in this research is a qualitative method. The type of research used is field research. The data collection technique uses primary data sources obtained from interviews, as well as documentation and secondary data sources obtained from several books, journals and websites that are relevant to the title of this research. The data analysis that will be used in this research is descriptive qualitative. From the results of the study it was concluded that everything that has benefits must be provided immediately. In the matter of repairing damaged road facilities, it does not always run smoothly as expected, sometimes there are also factors that inhibit the repair of the lights. In Bandar Lampung City, there are many damaged road facilities that have not gone through the repair process, this is not because the Transportation Agency and other authorities ignore this, but rather the obstacles that occur include budget problems, labor, and not always available materials. However, by 2024 the target to be achieved can be said to be half achieved. In the view of Islamic Law, it has the same opinion regarding the problem of technology and how to manage it so that it can be used together for a long time. Therefore, it is not only the government that must maintain the existing facilities and technology but there must be intervention from the community as well to maintain the continuity of the facilities that have been provided. Keywords: Fiqh siyasah, Role, Highway facilities, Transportation Department.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 20 May 2025 08:14 |
| Last Modified: | 20 May 2025 08:14 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38393 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


