Shilpa, Amanda (2025) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK PENGUPAHAN PENJAGA RUMAH KOSAN (Studi di Asrama Putri Mutie Kelurahan Kopri Jaya Kecamatan Sukarame Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Dalam memenuhi kebutuhannya manusia melakukan sebuah aktivitas yaitu bekerja, dengan melakukan pekerjaan manusia dapat memperoleh hasil yang di raih atau yang sering disebut gaji atau upah. Upah adalah harga yang harus dibayarkan kepada pekerja sebagai pembalas jasa atau pembayaran tenaga yang sudah di keluarkan. Termasuk pada praktik pengupahan penjaga rumah kosan di Asrama Putri Mutie upah kepada penjaga terjadi penundaan pengupahan selama waktu yang tidak pasti, sehingga pekerja merasa dirugikan. Dalam praktik pengupahan penjaga rumah kosan di Asrma Putri Mutie, Kelurahan Kopri Jaya, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, terjadi kesepakatan yang dilakukan secara lisan Antara pemilik kost dan penjaga kost melakukan kesepakatan mengenai besaran upah yang akan para penjaga terima setiap sebulan sekali dengan besaran upah Rp. 1,500,000, Namun diduga penjaga sering mengalami keterlambatan untuk menerima upah, dan juga para penjaga seringkali mengalami pencicilan upah yang dimana hal ini tidak sesuai dengan kesepakatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Praktik pengupahan penjaga rumah kosan di Asrama Putri Mutie Kelurahan Kopri Jaya, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung? dan bagaimana Pandangan Hukum ekonomi Islam Terhadap Praktik Pengupahan Penjaga Rumah Kosan, di Asrama Putrie Mutie, Kelurahan Kopri Jaya, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori akad dengan pendekatan akad ujrah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Praktik Pengupahan Penjaga Rumah Kosan Asrama Putri Mutie di Asrama Putrie Mutie, Kelurahan Kopri Jaya, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, dan untuk mengetahui Tinjauan Hukum Ekonomi Islam Terhadap Praktik Pengupahan Penjaga Rumah Kosan di Asrama Putri Mutie, Kelurahan Kopri Jaya, Kecamata sukarame, Bandar Lampung. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian disimpulakan bawah Praktik pengupahan penjaga di Asrama Putri Mutie Kelurahan Kopri Jaya Kecamatan Sukarame Bandar Lampung terjadinya penundaan pembayaran upah yang tidak sesuai dengan kesepakatan diawal, dan jika ditinjau dengan Hukum Ekonomi Syariah belum sesuai dengan syariat Islam yang dimana di dalam Al Qur’an dan Hadist pemberian upah kepada buruh harus secepatnya diberikan yang dimana di dalam Islam melarang menunda upah kepada pekerja tersebut agar tidak adanya kesalah pahaman antara kedua belah pihak. Kata Kunci : Upah, Akad,Hukum Ekonomi Syariah. ABSTRACT In fulfilling their needs, humans carry out an activity, namely working, by doing work humans can obtain the results achieved or what is often called salary or wages. Wages are the price that must be paid to workers as a reward for services or payment for the energy that has been expended. Including in the practice of paying the boarding house guards at the Asrama Putri Mutie, wages to the guards are delayed for an uncertain time, so that workers feel disadvantaged. In the practice of paying the boarding house guards at Asrama Putri Mutie, Kopri Jaya Village, Sukarame District, Bandar Lampung, there is an agreement made verbally between the boarding house owner and the boarding house guard to agree the amount of wages that the guards will receive once a month with a wage of Rp. 1,500,000, However, it is suspected that the guards often experience delays in receiving wages, and also the guards often experience installments of wages which are not by the agreement. The formulation of the problem in this study is how the practice of paying the boarding house guards at the Asrama Putri Mutie, Kopri Jaya Village, Sukarame District, Bandar Lampung? and how the Islamic Economic Law View on the Practice of Boarding House Guard Wages, at the Putrie Mutie Dormitory, Kopri Jaya Village, Sukarame District, Bandar Lampung. The theory used in this study uses the theory of contracts with the Ujrah contract approach. The purpose of this study is to determine the Practice of Boarding House Guard Wages at the Putrie Mutie Dormitory, Kopri Jaya Village, Sukarame District, Bandar Lampung, and to determine the Review of Islamic Economic Law on Boarding House Guard Wages Practices at the Putri Mutie Dormitory, Kopri Jaya Village, Sukarame District, Bandar Lampung. This type of research is field research. The nature of this research is descriptive analysis. Data collection techniques are interviews and documentation. The data analysis method is descriptive qualitative. The results of the study concluded that the practice of paying guards wages at the Mutie Girls' Dormitory, Kopri Jaya Village, Sukarame District, Bandar Lampung, resulted in delayed payment of wages that were not by the initial agreement. When reviewed with Sharia Economic Law, it was not by Islamic law, where in the Qur'an and Hadith wages to workers must be given as soon as possible, whereas in Islam it is forbidden to delay wages to workers so that there is no misunderstanding between the two parties. Keywords: Wages, Contract, Sharia Economic Law.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 07 May 2025 04:26 |
| Last Modified: | 07 May 2025 04:26 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38232 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


